Analisis Usaha Ternak dan Faktor Dominan yang Mempengaruhi Produksi Sapi Potong di Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau

Wiji Sulansih, Elinur Elinur

Abstract


ABSTRAK. Usaha ternak sapi potong merupakan usaha ekonomi yang memproduksi daging sapi dan sebagai sumber pendapatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik peternak dan profil peternak sapi potong; (2) menganalisis usahatani sapi potong dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sapi potong. Metode penelitian adalah survei di Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 peternak sapi potong berasal dari 6 Desa, yaitu Desa Air Putih, Pontian Mekar, Rimpian, Kulim Jaya, Pondok Gelugur, dan Desa Sei Beras Beras. Metode analisis yang digunakan adalah statistika deskriptif dan statistic inferensial dengan regresi non linier fungsi Cobb-douglas. Hasil penelitian menunjukkan Pertama, umur peternak berusia produktif dengan tingkat pendidikan mayoritas SMA dan pengalaman beternak mereka adalah 8-10 tahun. Rata-rata jumlah anggota keluarga peternak 2 orang. Profil usaha ternak sapi potong memiliki rata-rata luas kandang 63 m2 dan sapi rata-rata 8 ekor. Modal usaha bersumber modal sendiri. Rata-rata tenaga kerja sebanyak 2 orang berasal dari tenaga dalam keluarga. Kedua, biaya produksi terbesar berasal dari biaya bakalan sapi potong, pakan dan tenaga kerja. Usahatani sapi potong menguntungkan sehingga usaha ini dapat dilanjutkan dan dikembangkan. Ketiga, faktor dominan yang signifikan mempengaruhi produksi sapi potong adalah tenaga kerja, jumlah bakalan sapi, dan pakan. Luas kandang, obat-obatan dan vitamin tidak signifikan mempengaruhi produksi daging sapi. Respon input terhadap output inelastis. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peran pemerintah dalam penyediaan skema kredit bakalan sapi dalam meningkatkan produksi daging sapi dan keuntungan peternak sapi potong.
Kata kunci: Usaha sapi potong, karakteristik peternak, profil usaha, dan faktor dominan

Analysis of Beef Cattle Farming and Dominant Factors Affecting Beef Cattle Production in Lubuk Batu Jaya District, Indragiri Hulu Regency, Riau Province

ABSTRACT. Beef cattle farming is an economic business that produces beef and is a source of community income. This study aims to describe the characteristics of farmers and the profile of beef cattle farmers; analyze beef cattle farming and the factors affecting beef cattle production. The research method is a survey in Lubuk Batu Jaya District, Indragiri Hulu Regency, Riau. The sampling technique used simple random sampling with a total sample of 60 beef cattle farmers from 6 villages, namely Air Putih Village, Pontian Mekar, Rimpian, Kulim Jaya, Pondok Gelugur, and Sei Beras Beras Village. The analysis method used was descriptive statistics and non-linear regression of Cobb-douglas function. The results showed that, First, the age of farmers were productive with the majority having a high school education level and 8-10 years of livestock farming experience. The average number of families have 2 people. The profile of the beef cattle farming business has an average cage area of 63 m2 and an average of 8 cows. Business capital is generally self-sourced. The average of 2 people comes from within the family . Second, the largest production costs in this beef cattle farming are the cost of beef cattle, feed and labor. Beef cattle farming is profitable so that this business can be continued and developed. Third, dominant factors significantly influencing beef cattle production are labor, number of beef cattle, and feed. Cage area, medicine and vitamins do not significantly affect beef production. The response of input to output is inelastic. This study recommends the importance of the government's role in providing a credit scheme to increase beef production and profitability of beef cattle farmers.

Keywords


Beef cattle farming, characteristics of farmers, farm profile, and factors affecting

References


Abubakar, N., Wathoni, & Asnah. (2021). Ekonomi produksi: Teori dan aplikasi fungsi produksi Cobb Douglas dalam bidang pertanian. Gaung Persada.

Andaruisworo, S. (2022). Karakteristik peternak sapi potong di Kecamatan Badas Kabupaten Kediri pasca pandemi. Seminar Nasional Sains, Kesehatan, dan Pembelajaran.

Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Aziz, A. F., & Febrianto, N. (2025). Study of socioeconomic profile of smallholder beef cattle farming business (Case study of Kelompok Tani Ternak Ustan Mandiri). In I. Subagiyo et al. (Eds.), Proceedings of the 11th International Conference of Innovation in Animal Science (ICIAS 2024) (Advances in Biological Sciences Research, Vol. 49). https://doi.org/10.2991/978-94-6463-880-6_18

Badan Pusat Statistik Indragiri Hulu. (2024). Kabupaten Indragiri Hulu dalam angka. Badan Pusat Statistik.

Datuela, F., Salendu, A. H. S., Kalangi, L. S., & Watasen, E. (2021). Analisis produksi dan keuntungan usaha peternak sapi potong di Desa Sidodadi Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongodow Utara (Studi kasus Kelompok Ternak Beringin Jaya). Zootec, 41(2), 489–499.

Ekowati, T., Prasetyo, E., & Handayani, M. (2018). The factors influencing production and economic efficiency of beef cattle farm in Grobogan Region, Central Java. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture, 43(1), 76–84.

Febrianto, J., Paman, U., & Elinur. (2024). Analisis keuntungan dan strategi pengembangan usaha ternak sapi potong program community development PT Riau Andalan Pulp and Paper Provinsi Riau. Science, Technology and Agriculture Journal, 5(2), 161–174.

Haloho, R. D., Azhimah, F., & Sinulingga, N. (2021). Analisis efisiensi usaha peternakan sapi potong rakyat di tengah pandemi Covid-19 di Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Jurnal Agrista, 5(1), 797–804.

Indrayani, I., & Andri. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak sapi potong di Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya.

Ibrahim, & Hadiana, M. H. (2023). Resource utilization in integrated oil palm–Bali cattle farms in Paser Regency East Kalimantan. Jurnal Ilmu Ternak, 23(1), 42–51.

Jelita, A., Herlina, L., & Firman, A. (2024). Analysis of efficiency and break even point of sheep farming at Sukawangi Village Sumedang Regency. Jurnal Peternakan, 21(1), 98–104.

Juniardy, R., Nurdin, & Akbar. (2024). Pendapatan usaha ternak sapi potong dan kontribusinya pada rumah tangga petani di Kelurahan Tanete Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Jurnal Peternakan, 21(1), 58–65.

Maimunah, E., Sirait, M., & Pratiwi, D. M. (2021). Efisiensi alokasi faktor produksi usaha ternak sapi potong (Studi kasus Desa Astomulyo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah). Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 9(1), 74–84.

Marpaung, P., Hasnudi, & Rahmanta. (2020). Analysis of factors influencing beef cattle productivities and their development strategies in Dairi Regency, Sumatera Utara Province, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 454, 012054. https://doi.org/10.1088/1755-1315/454/1/012054

Mubarak, R. (2021). Pengantar ekonometrika (Edisi pertama). Duta Media Publishing.

Mujiantoro, Ibrahim, & Mursida. (2022). Analisis pendapatan peternakan sapi potong di Desa Sukaraja Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara. Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 5(1), 21–27.

Najiah, I., Supriyono, & Daroini, A. (2023). Analisis pendapatan peternak sapi potong di Kabupaten Kediri. Jurnal Agribisnis, 23(2), 148–154.

Otse, E. J., Obunadike, G. N., & Abubakar, A. (2025). Linear regression approach to solving multicollinearity and overfitting in predictive analysis. Journal of Science Research and Reviews, 2(1), 108–117.

Pertiwi, R., Yuzaria, D., & Sartika, W. (2025). Dinamika impor daging sapi Indonesia pada tiga dasawarsa terakhir dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 13(3), 929–941.

Putri, G. N., Sumarjono, D., & Roessali, W. (2019). Analisis pendapatan usaha sapi potong pola penggemukan pada anggota Kelompok Tani Ternak Bangunrejo II di Desa Polosiri Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Jurnal Agri Socionomics, 3(1), 39–49.

Serandoma, S. E., Kembauw, E., & Welerubun, I. (2024). Analisis pendapatan usaha ternak sapi potong di Pulau Leti Kabupaten Maluku Barat Daya. Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah, 7(2), 1947–1957.

Sengkey, M. P., Elly, F., Watasen, E., & Poli, Z. (2023). Analisis keuntungan usaha ternak sapi potong di Kecamatan Tompaso Barat. Prosiding Seminar Nasional dan Agribisnis Peternakan X. Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman.

Sirappa, I. P., Sudarma, I. M. A., & Sulkarnain. (2023). Analisis pendapatan peternak sapi potong di Desa Kadumbul Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6(1), 102–108.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Suniah, Usman, A., & Syarifuddin. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi pada usaha penggemukan sapi potong di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Angry Mansion, 24(1), 1–10.

Thamrin, A. M., Elly, F. H., Santa, N., & Manese, M. A. V. (2019). Analisis fungsi produksi usaha ternak sapi di Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa. Zootec, 29(2), 266–275.

Wutwensa, H., Matatula, M. J., Ririmase, P. M., & Rajab. (2022). Pendapatan usaha sapi potong pola integrasi dengan tanaman kelapa di Kecamatan Teon Nila Serua Kabupaten Maluku Tengah. Agrinimal: Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman, 10(2), 96–105.

Yaemkong, S., Ngoc, T. N., & Yaemkong, S. Y. (2018). Factors affecting problems and obstacles of beef cattle production in Phitsanulok Province, Thailand. Journal of Applied Animal Science, 11(1), 31–38.

Yusuf, M., Supriyono, & Nora, D. (2021). Analisis pendapatan usaha peternakan sapi potong di Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo. Stock Peternakan, 3(1), 1–13.

Yüzbaşioğlu, R. (2021). Analysis of factors affecting the beef cattle production cost: Case study Sivas Central District. Custos e @gronegocio Online, 17(4), 57–71.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jupet.v23i1.38077

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Peternakan has been accredited by Sinta 2: Number 295/C/C3/KPT/2026

Starting from Vol. 22 No. 1 Year 2025 to Vol. 26 No. 2 Year 2029

Jurnal Peternakan Indexed By:

          
 

Editorial Office:

Jurnal Peternakan

Faculty of Agriculture and Animal Science, State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau.

H.R. Soebrantas street KM. 15,5 Panam – Pekanbaru city.

E-mail: jurnal.peternakan@uin-suska.ac.id

ejournal: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/peternakan

e-ISSN: 2355-9470   p-ISSN: 1829-8729

Lisensi Creative Commons
Creation is distributed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License. View Mystats