Persepsi dan Adopsi Peternak terhadap Praktik Usahatani Baik (Good Farming Practices) Budidaya Sapi Potong di Kabupaten Minahasa
Abstract
ABSTRAK. Penerapan praktik usahatani yang baik (good farming practices) pada budidaya ternak sapi potong dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas, jaminan dan keamanan produk budi daya sapi potong, serta mewujudkan budi daya ternak sapi potong untuk keamanan pangan yang sehat, berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penelitian bertujuan mengidentifikasi persepsi dan adopsi pada penerapan usahatani yang baik pada budidaya sapi potong di Kabupaten Minahasa. Penelitian menggunakan metode survai untuk mengumpulkan data pada 60 peternak sampel responden yang dipilih secara purposive sampling masing-masing 15 sampel pada 4 kecamatan sentra sapi potong. Analisis data menggunakan pendekatan penelitian asosisatif yang besifat analisis hubungan antara dua variabel atau lebih dengan pendekatan statistik non parametric Chi-square. Variabel tidak bebas tingkat penerapan inovasi (Y) dan variabel bebas karakeristik responden (X3) diukur melalui skor skala nominal. Sedangkan variabel persepsi (X1) dan adopsi (X2) diukur melalui skala ordinal Likert terkait inovasi praktik usahatani baik atau good farming practices (GFP) budidaya ternak potong. Analisis data menggunakan Chi-Square test dengan alat pengolahan data menggunakan software SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi (X1) dan adopsi (X2) praktik usahatani baik melalui pemerintah, penyuluh ataupun sumber dan media sosial, akan meningkatkan penerapan oleh peternak terhadap inovasi budidaya ternak sapi potong. Sedangkan karakteristik peternak (X3) baik umur, pendidikan, lama beternak, jumlah kepemilikan ternak, serta intensitas penyuluhan dan media komunikasi tentang inovasi praktik usahatani baik (good farming practices) budidaya ternak sapi potong tidak mempengaruhi tingkat penerapan inovasi praktik usahatani baik (good farming practices) budidaya ternak sapi potong.
Kata kunci: Persepsi, adopsi, GFP, usahatani, sapi
Farmers' Perception and Adoption of Good Farming Practices for Beef Cattle Farming in Minahasa Regency
ABSTRACT. The implementation of good agricultural practices in cattle farming is intended to improve the quality, assurance and and safety of cattle farming products, as well as realizing healthy, sustainable and environmentally friendly beef cattle farming. The research aims to identify perceptions and adoption of good farming practices for beef cattle cultivation in Minahasa Regency. The research uses survey methods to collect data. Data analysis uses an associative research approach which is an examination of the relationship between two or more factors or variables with a non-parametric Chi-square statistical approach. The level of innovation implementation as the dependent variable (Y) and the respondent's characteristics (X3) as one of the independent variables are measured through nominal scale scores. Meanwhile, the variables perception (X1) and adoption (X2) are measured using an ordinal Likert scale related to innovation in good farming practices (GFP) for beef livestock farming. Data analysis used the Chi-Square test with data processing tools using the application SPSS 21 software. This research provides results that the perception (X1) and adoption (X2) of farming practices either through the government, extension workers or certain sources and communications, will increase the application by farmers of good farming practice innovations beef livestock farming. Meanwhile, the characteristics of farmers (X3), including age, education, length of breeding, number of livestock ownership, as well as the intensity of counseling and communication media regarding good farming practice innovations in beef cattle farming, do not influence the level of implementation by breeders of good farming practice innovations of beef cattle farming.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Barroso, C. 2013. Context, information’s meaning, and perception. Prosidings. The 8th Conference of the European Society for Fuzzy Logic and Technology (EUSFLAT 2013) pp.509-513.
Brihandhono, A, T.I.W. Kustiyorini, S. Arifin. 2024. Persepsi peternak terhadap kinerja penyuluh dalam pengembangan teknologi pengolahan limbah sapi potong di desa kaligondo. JIPHO (Jurnal Ilmiah Perternakan Halu Oleo): 6(3): 267-272. DOI: 10.56625/jipho.v6i3.29
BPS. 2022. Kabupaten Minahasa dalam Angka. Badan Pusat Statistika Kabupaten Minahasa, Tondano.
Chen, X, & T. Li. 2022. Diffusion of Agricultural Technology Innovation: Research Progress of Innovation Diffusion in Chinese Agricultural Science and Technology Parks. Sustainability, 14(15008):1-23.
Faradiba, 2020. Penggunaan aplikasi SPSS untuk analisis statistika. UKI, Jakarta.
Hardani, N.H., H. Auliya., R. A. Andriani., J. Fardani., E. F. Ustiawaty., D. J. Utami., Sukmana, & R.R. Istiqomah, 2020. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Pustaka Ilmu, Yogyakarta.
Harta, L., S.P. Utama, & M.Z. Yuliarso, 2021. Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi inovasi SITT Sapi Potong di Kabupaten Bengkulu Selatan. Jurnal Penyuluhan. 17(02):145-155.
Karmini, 2020. Statistika Non Parametrik. Mulawarman University Press. Samarinda.
Kementan RI., 2015. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 46/Permentan/ PK.210/8/2015 tentang Pedoman Budidaya Sapi Potong yang Baik. Kementerian Pertanian, Jakarta.
Mulatmi, S.N.W., B. Guntoro, B.P. Widyobroto, S. Nurtini, & A. Pertiwiningrum, 2016. Strategi peningkatan adopsi inovasi pada peternakan sapi perah rakyat di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Buletin Peternakan. 40(3):219-227.
Mumfiza, T. H., Y. Armia, & E. Mariana, 2022. Penerapan good farming practices pada peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 7(1):326-336.
Radjab, A.I.Z., J. Lainawa dan G.D. Lenzun, 2021. Peran penyuluh dalam meningkatkan adopsi inovasi teknologi pakan ternak sapi di Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan. Zootec. 41(1):246-255.
Razak, N.R , Herianto, A.K. Armayanti, dan M.E. Kurniawan. 2021. Pengaruh karakteristik peternak dan adopsi teknologi terhadap keberhasilan inseminasi buatan di kecamatan sinjai barat kabupaten sinjai. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan. 17 (2):111-118
Saputro, E.C., N.D. Kristanti, & L.A. Hendrawati, 2018. Pengetahuan peternak tentang Good Farming Practice (GFP) Sapi Potong di Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur. Jurnal Agriekstensia. 17(1):63-69.
Sugiyono, 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Edisi ke 2. Afabeta, Bandung.
Takanjanji, K dan A. Kaka. 2022. Pengaruh karakteristik peternak terhadap adopsi teknologi inseminasi buatan pada ternak babi di kelurahan matawai kecamatan kota waingapu. Jurnal Peternakan Sabana. 1(2):61-69
DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jupet.v22i1.26721
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Peternakan has been accredited by Sinta 3 : Number 158/E/KPT/2021
Starting from Vol. 18 No. 1 Year 2021 to Vol. 22 No. 2 Year 2025
Jurnal Peternakan Indexed By:
Editorial Office:
Jurnal Peternakan
Faculty of Agriculture and Animal Science, State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau.
H.R. Soebrantas street KM. 15,5 Panam – Pekanbaru city.
E-mail: jurnal.peternakan@uin-suska.ac.id
ejournal: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/peternakan

Creation is distributed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License. View Mystats