Apakah Kamu Teman yang Amanah? Psikologi Indijinus: Teman yang Amanah pada Masyarakat Melayu

Dede Fitriana Anatassia

Abstract


Amanah sebagai sifat dapat dilihat sebagai perilaku dalam konteks relasi. Amanah erat kaitannya dengan keterpercayaan. Amanah menjadi hal yang relevan dalam masyarakat melayu disebabkan masyarakat melayu memegang teguh nilai-nilai keislaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali konsep amanah yang hidup pada mahasiswa dalam konteks pertemanan. Penelitian menggunakan pendekatan Psikologi indijinus dengan memberikan pertanyaan terbuka. Responden dalam penelitian adalah 288 orang mahasiswa UIN Suska Riau. Data diolah dengan menggunakan Nvivo 8 secara multirespon. Hasil analisis menunjukkan konsep amanah yang muncul berada pada hubungan sesama manusia. Teman yang amanah ditentukan oleh tiga hal, yaitu karakter (41%), pelaksanaan tugas (39%), dan kualitas pertemanan (20%). Hal ini menunjukkan bahwa relasi antar individu tidak menjadi faktor utama seseorang dianggap amanah. Amanah menjadi karakter yang melekat dalam diri individu dan kemudian dievaluasi ketika individu menjalankan perannya.


Kata Kunci: amanah, pertemanan, psikologi indijinus


Full Text:

PDF

References


Agung, I. M., Husni, D. (2016). Pengukuran

Konsep Amanah dalam Pendekatan

Kualitatif dan Kuantitatif. Jurnal

Psikologi, Vol. 43, No. 3, Hal. 194-206.

Anatassia, D.F., Milla, M.N., & Hafiz, S.E.

(2015). Nilai-Nilai Kebajikan:

Kebaikan Hati, Loyalitas, dan

Kesalihan dalam Konteks Budaya

Melayu. Jurnal Psikologi Ulayat, Vol.

, No.1. Hal. 335-347.

Betts, L. R., & Rotenberg, K. J. (2008). A

social relations analysis of children’s

trust in their peers across the early

years of school. Social Development,

Vol. 17, No. 4. Hal. 1-32.

Demir, M., & Urberg, K. A. (2004). Friendship

and adjustment among adolescents.

Experimental Child Psychology, Vol.

, Hal. 68-82.

Dhaif, Syauqi. (2011). Al-Mu’jam Al-Wasith.

Mesir. Maktabah Shurouq ad-

Dauliyyah.

Fitri, A.R., & Widyastuti, A. (2017). Orang Tua

yang Amanah: Tinjauan Psikologi

Indijinus. Jurnal Psikologi Sosial,

Vol. 15, No. 01, Hal. 12-24.

Franco, N., & Levitt, M. J. (1998). The social

ecology of middle childhood: Family

support, friendship quality, and self-

esteem. Family Relations, Vol. 47, No.

, 315-321.

Hartup, W. W., & Stevens, N. (1999). Friend-

ships and adaptation across the life

span. Current Directions in

Psychological Science, Vol. 8, No.

, 76-79.

Lewicki, R. J., & Tomlinson, E. C. (2003).

Trust and trust building. Dipetik Juli 2,

, dari Beyond Intractability: http://

www.beyondintractability.org/

bi-essay/trust-building

Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D.

(1995). An integrative model of

organizational trust. Academy of

Management Review, Vol. 20. No. 3 ,

-734.

Mujib, Abdul. (2006). Kepribadian dalam

Psikologi Islam. Jakarta: RajaGrafino.

Munthe, R. A., & Widyastuti, A. (2017).

Saudara yang Amanah: Tinjauan

Psikologi Indijinus. Jurnal Psikologi

Sosial, Vol. 15, No. 01, 25-34

Osman, A. (2015). “Amānah.” In The Oxford

Encyclopedia of Islam and Politics.

Oxford Islamic Studies Online,

http://www.oxfordislamicstudies.com/

article/opr/t342/e0032 (accessed 11-

Aug-2015).

Sayyid, S. (2015). Islamuna. Beirut: Daar

Al-Kitab Al-Arabi, page. 166-167.

Santrock, J. W. (2002). Life-span

development. New York: McGraw-Hill.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


REDAKSI : JURNAL PSIKOLOGI

Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Simpang Baru Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293 HP. 081378063164

E-mail : jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id/jurnalpsikologi@yahoo.com

Lisensi Creative Commons

Jurnal Psikologi oleh Fakultas Psikologi disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.