Pengaruh Loneliness dan FoMO Terhadap Nomophobia Pada Mahasiswa di Universitas Swasta X
Abstract
Penggunaan smartphone utamanya sebagai media dalam berkomunikasi dan berkreasi. Namun, smartphone juga digunakan untuk mendapatkan banyak informasi terkait kehidupan sehari-hari dan kegiatan akademik. Sehingga hal tersebut menjadi faktor penyebab meningkatnya penggunaan smartphone di kalangan pelajar. Meningkatnya penggunaan smartphone dapat berdampak negatif salah satunya menderita nomophobia . Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesepian dan ketakutan ketinggalan terhadap nomofobia pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 375 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q), UCLA Loneliness Scale versi 3, dan FoMO Scale. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh secara positif yang signifikan antara kesepian dan rasa takut ketinggalan terhadap nomophobia siswa yang ditunjukkan dengan nilai F = 186,546, nilai probabilitas sig (p) 0,000 (p < 0,05), dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,501. Hal ini menunjukkan bahwa kesepian dan ketakutan akan kehilangan mempunyai pengaruh sebesar 50,1% terhadap nomophobia pada siswa. Hasil penelitian memberikan pentingnya pentingnya pengetahuan secara bijak dalam menggunakan smartphone dengan kegiatan positif sehingga dapat mengatasi dampak negatif penggunaan smartphone secara berlebihan.
Kata kunci : Nomophobia, Kesepian, Takut ketinggalan
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jp.v21i2.31944
Refbacks
- There are currently no refbacks.
REDAKSI : JURNAL PSIKOLOGI
Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155,
Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Kel. Tuahmadani, Kec. Tampan, Pekanbaru – Riau 28293
.jpg)


