Pengembangan Bahan Ajar IPAS berbasis SETS untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa pada Pembelajaran Diferensisasi Sekolah Dasar
Abstract
Penelitain ini tujuannya guna mengembangkan bahan ajar IPAS berbasis SETS (Science, Environment, Technology, and Society) dengan dipadukan pembelajaran diferensiasi, supaya meningkatkan keterampilan kolaborasi di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan pada penelitaian ini yakni R&D (Research and Development) dengan desain ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) Subjek pada penelitaian ini yakni 16 siswa kelas IV Sekolah Dasar di Kota Sukabumi. Instrumen yang digunakan yaitu wawancara, angket, juga lembar observasi. Analisis data menggunakan uji kevalidan, kelayakan, juga keefektifan bahan ajar. Validasi melibatkan tiga pihak, yakni ahli materi, media, dan praktisi (guru). hasil validasi memerlihatkan bahwasanya bahan ajar dikatakan “layak”, dengan nilai rata-rata 92,5% dari ahli materi sedangkan ahli media 93,2% dan 78,5% dari praktisi. Efektivitas bahan ajar diukur menggunakan analisis N-Gain, yang menunjukkan adanya peningkatan keterampilan kolaborasi siswa dengan skor rata-rata 0,58 kategoro “sedang”. Temuan ini membuktikan bahwa bahan ajar IPAS berbasis SETS yang dikembangkan efektif, relevan, dan inovatif, serta mampu menaikan mutu belajar di tingkat Sekolah Dasar. Kontribusi dari penelitian ini meliputi: tersedianya model bahan ajar yang bisa diterapkan pada guru, adanya panduan pembelajaran yang sistematis, serta peningkatan keterampilan kolaborasi siswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan adaptif.
TRANSLATE with xEnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian TRANSLATE with COPY THE URL BELOW BackEMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack This page is in English Translate to Indonesian- Abkhazian
- Acehnese
- Acholi
- Afar
- Afrikaans
- Albanian
- Alur
- Amharic
- Arabic
- Armenian
- Assamese
- Avaric
- Awadhi
- Aymara
- Azerbaijani
- Balinese
- Baluchi
- Bambara
- Baoulé
- Bashkir
- Basque
- Batak
- Batak Simalungun
- Batak Toba
- Belarusian
- Bemba
- Bengali
- Betawi
- Bhojpuri
- Bikol
- Bosnian
- Breton
- Bulgarian
- Buryat
- Cantonese
- Catalan
- Cebuano
- Chamorro
- Chechen
- Chichewa
- Chuukese
- Chuvash
- Corsican
- Crimean Tatar
- Crimean Tatar (Latin)
- Croatian
- Czech
- Danish
- Dari
- Dinka
- Divehi
- Dogri
- Dombe
- Dutch
- Dyula
- Dzongkha
- English
- English (USA)
- Esperanto
- Estonian
- Ewe
- Faroese
- Fijian
- Filipino
- Finnish
- Fon
- French
- French (Canadian)
- Frisian
- Friulian
- Fulah
- Ga
- Galician
- Georgian
- German
- Greek
- Guarani
- Gujarati
- Haitian Creole
- Hakha Falam
- Hausa
- Hawaiian
- Hebrew
- Hiligaynon
- Hindi
- Hmong
- Hungarian
- Hunsrik
- Iban
- Icelandic
- Igbo
- Ilocano
- Indonesian
- Inuktitut
- Inuktitut (Latin)
- Irish
- Italian
- Jamaican Patois
- Japanese
- Javanese
- Jingpho
- Kalaallisut
- Kannada
- Kanuri
- Kapampangan
- Kazakh
- Khasi
- Khmer
- Kiga
- Kikongo
- Kinyarwanda
- Kokborok
- Komi
- Konkani (Latin)
- Korean
- Krio
- Kurdish (Kurmanji)
- Kurdish (Sorani)
- Kyrgyz
- Lao
- Latgalian
- Latin
- Latvian
- Ligurian
- Limburgish
- Lingala
- Lithuanian
- Lombard
- Luganda
- Luo
- Luxembourgish
- Macedonian
- Madurese
- Maithili
- Makassarese
- Malagasy
- Malay
- Malay (Arabic)
- Malayalam
- Maltese
- Mam
- Manx
- Maori
- Marathi
- Mari
- Marshallese
- Marwari
- Mauritian Creole
- Meitei/Meetei (Mayek)
- Minangkabau
- Mizo
- Mongolian
- Myanmar (Burmese)
- N'Ko Bambara
- Nahuatl
- Ndau (Zimbabwe)
- Ndebele
- Nepali
- Newari
- Northern Sami
- Norwegian
- Nuer
- Occitan
- Odia
- Oromo
- Ossetian
- Pangasinan
- Papiamento
- Pashto
- Persian
- Polish
- Portuguese
- Portuguese (Portugal)
- Punjabi
- Punjabi (Arabic)
- Q'eqchi'
- Quechua
- Romani
- Romanian
- Rundi
- Russian
- Samoan
- Sango
- Sanskrit
- Santali
- Santali (Latin)
- Scots Gaelic
- Sepedi
- Serbian
- Sesotho
- Seychellois Creole
- Shan
- Shona
- Sicilian
- Silesian
- Simplified Chinese
- Sindhi
- Sinhala
- Slovak
- Slovenian
- Somali
- Spanish
- Sundanese
- Susu
- Swahili
- Swati
- Swedish
- Tahitian
- Tajik
- Tamazight
- Tamazight (Latin)
- Tamil
- Tatar
- Telugu
- Tetum
- Thai
- Tibetan
- Tigrinya
- Tiv
- Tok Pisin
- Tongan
- Traditional Chinese
- Tshiluba
- Tsonga
- Tswana
- Tulu
- Tumbuka
- Turkish
- Turkmen
- Tuvan
- Twi
- Udmurt
- Ukrainian
- Urdu
- Uyghur
- Uzbek
- Venda
- Venetian
- Vietnamese
- Waray
- Welsh
- Wolof
- Xhosa
- Yakut
- Yiddish
- Yoruba
- Yucatec Maya
- Zapotec
- Zulu
Never translate English
Never translate ejournal.uin-suska.ac.id
Keywords
References
Andreani, D., & Gunansyah, G. (2023). Persepsi Guru Sekolah Dasar Tentang Mata Pelajaran IPAS Pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(9).
Bujuri, D. A., & Baiti, M. (2018). Pengembangan bahan ajar IPA integratif berbasis pendekatan kontekstual. Terampil: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 5(2), 184–197.
Dewi, R. M., & Mailasari, D. U. (2020). Pengembangan Keterampilan Kolaborasi pada Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 8(2), 220–235.
Farid, I., Yulianti, R., Hasan, A., & Hilaiyah, T. (2022). Strategi Pembelajaran Diferensiasi Dalam Memenuhi Kebutuhan Belajar diferensiasi di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 11177-11182.
Handayani, F., Nursalam, R., & Dewi, A. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Kontekstual untuk Meningkatkan Kolaborasi Siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 134–142.
Hardianti, F., Setiadi, D., Syukur, A., & Merta, I. W. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Science, Technology, Environment, Society (SETS) Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik. Jurnal Pijar Mipa, 15(5), 521–527.
Hilman, I., Akmal, R., & Nugraha, F. (2023). Analisis gaya belajar peserta didik melalui assessment diagnostik non kognitif pada pembelajaran diferensiasi di sekolah dasar. Naturalistic: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(1), 161–167.
Juliani, R. P., & Erita, S. (2023). Analisis validitas dan reliabilitas instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dalam konteks sekolah menengah. JEID: Journal of Educational Integration and Development, 3(3), 169–179.
Khanifah, L. N. (2019). Pengaruh penggunaan model project based learning dan keterampilan kolaborasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar pada tema cita-citaku. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 5(1), 900-908.
Kosasih, E. (2021). Pengembangan bahan ajar. Karakter Bumi.
Kusjuriansah, K., & Yulianto, A. (2019). Pengembangan bahan ajar fisika berbasis i-sets terkomplementasi karakter pada materi hukum gravitasi newton. UPEJ Unnes Physics Education Journal, 8(2), 120–132.
Magnalena, I., Khofifah, A., & Auliyah, F. (2023). Bahan Ajar. Cendekia Pendidikan, 2 (5), 10–20.
Marwa, N. W. S., Usman, H., & Qodriani, B. (2023). Persepsi Guru Sekolah Dasar Terhadap Mata Pelajaran Ipas Pada Kurukulum Merdeka. METODIK DIDAKTIK: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 18(2), 54–65.
Mawaddah, R., Triwoelandari, R., & Irfani, F. (2022). Kelayakan LKS pembelajaran IPA berbasis STEM untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa SD/MI. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(1), 1–14.
Murtafiah, W., Krisdiana, I., Fitria, R. N., Ningrum, P. P., & Subeqi, E. F. (2023). Pendampingan guru sekolah dasar untuk penguatan literasi numerasi siswa melalui proyek kolaborasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala, 2(3), 694-703.
Okpatrioka, O. (2023). Research and development (R&D) penelitian yang inovatif dalam pendidikan. Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1(1), 86–100.
Pramesti, L., Yulianti, N., & Kurniawan, A. (2024). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Modul Berbasis Masalah. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 12(1), 44–55.
Permatasari, I., Ramdani, A., & Syukur, A. (2019). Pengembangan bahan ajar ipa berbasis inkuiri terintegrasi sets (science, environment, technology and society) pada materi sistem reproduksi manusia. Jurnal Pijar Mipa, 14(2), 74–78.
Pitaloka, H., & Arsanti, M. (2022). Pembelajaran diferensiasi dalam kurikulum merdeka. Seminar Nasional Pendidikan Sultan Agung IV, 4(1).
Purwanto, P., Bachri, S., & Handoyo, B. (2022). Model pembelajaran Science, Environment, Technology, Society (SETS) terintegrasi google earth untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa SMA. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 2(7), 633–645.
Ratri, Y. E., Permatasari, T., & Maulidah, S. (2024). Integrasi SETS dan Proyek Berbasis Kolaborasi dalam Pembelajaran IPAS. Jurnal Sains dan Pendidikan, 10(1), 77–86.
Ritonga, A. P., Andini, N. P., & Iklmah, L. (2022). Pengembangan bahan ajaran media. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 1(3), 343–348.
Santuti, R., Astuti, L., & Hidayat, M. (2025). Efektivitas e-Modul Berbasis Digital Interaktif dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 18(2), 123–135.
Sarah, T., & Witarsa, R. (2023). Pengaruh pembelajaran kolaborasi terhadap keterampilan menirukan gerak hewan pada siswa sekolah dasar. Journal of Education Research, 4(1), 226–233.
Sunbanu, H. F., Mawardi, M., & Wardani, K. W. (2019). Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 3(4), 2037-2041.
Yani, D., Muhanal, S., & Mashfufah, A. (2023). Implementasi assemen diagnostic untuk menentukan profil gaya belajar siswa dalam pembelajaran diferensiasi di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pendidikan, 1(3), 241–250.
Zahra, M., Wati, W., & Makbuloh, D. (2019). Pembelajaran SETS (Science, Environment, Technology, Society): Pengaruhnya terhadap Keterampilan Kolaborasi. Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika Indonesia, 2 (3), 320-327.
DOI: http://dx.doi.org/10.24014/idj.v8i3.38046
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Dipublikasikan oleh:

Instructional Development Journal disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.




