KUALITAS SPERMATOZOA CAUDA EPIDIDIMIS SAPI PERANAKAN SIMMENTAL PADA SUHU 5ºC DENGAN PENAMBAHAN CAIRAN OVIDUCT

Haris Satria, Jhon Hendri, Jaswandi Jaswandi, Fajar Hidayat

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penamban cairan oviduct terhadap kualitas spermatozoa cauda epididimis sapi peranakan simmental sesudah ekuilibrasi pada suhu 5°C meliputi  persentase hidup, motilitas dan abnormalitas. Cauda epididymis sapi peranakan simmental diperoleh dari Rumah Potong Hewan Kota Solok dengan umur berkisar 3-4 tahun yang dikoleksi menggunakan metode slicing dan dievaluasi secara mikroskopis. Semen diberi perlakuan cairan oviduct P1 (0%), P2 (10%)  dan P3 (20%) dengan waktu ekuilibrasi 4 jam. Setelah diekuilibrasi, dilakukan evaluasi persentase hidup, motilitas dan abnormalitas spermatozoa. Hasil penelitian persentase hidup spermatozoa pada masing-masing perlakuan adalah P1 (60,16±2,71%), P2 (78,83±6,83%) dan P3 (71,33±13,42%). Motilitas spermatozoa masing-masing  perlakuan P1 (58,33±3,38%), P2 (72,25±9,11%),  dan P3 (67,25±9,47%). Abnormalitas spermatozoa pada masing-masing perlakuan adalah P1 (11,91±0,91%), P2 (11±1,26%) dan P3 (11,66±0,93%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan cairan oviduct 10% berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap persentase hidup dan motilitas spermatozoa cauda epididimis sapi peranakan Simmental.


Keywords


spermatozoa; epididmis; oviduct; peranakan; simmental

References


Aguilar. J and M. Reyley. 2005. The uterine tubal fluid: secretion, composition and biological effects. Anim. Reprod., v.2, n.2, p.91-105.

Alawiyah, D., dan Hartono, M. 2006. Pengaruh Penambahan Vitamin E dalam Bahan Pengencer Sitrat Kuning Telur terhadap Kualitas Semen Beku Kambing Boer. Journal.Indonesia.Tropical.Animal.Agriculture. 31[1].

Anonimus. 2002. Proyek Pembibitan Ternak Sapi Perah, Sapi Potong, Domba, Unggas, dan Hewan Kesayangan di Masyarakat Jawa Barat. 2002.

Bearden, H.J. and John W. Fuguay. 1980. Applied Animal Reproduction Reston Publishing Company. Inc. A. Printice Hall Company, Reston Virginia.

Hafez ESE, Hafez B. 2000. Reproduction in Farm Animals.7th Edition. Baltimore: Lippicott Williams & Wilkins.

Hafez, E. S. E. 1987. Reproduction in Farm Animal, 4th Edition, Lea and Fibiger. Philadelfia, USA.

Harissatria, Jaswandi and Hendri. 2016. Acceleration Time Equilibration Cauda Epididymis Spermatozoa Buffalo With Addition Of Antioxidant Gluthatione. The First International Conference. Andalas University. Padang.

Partodihardjo. R. 1987. Ilmu Reproduksi Hewan. Fakultas Kedokteran Veteriner Jurusan Reproduksi Institut Pertanian Bogor.

Rizal, M. 2005. Efektivitas Berbagai Konsentrasi β-Karoten Terhadap Kualitas Semen Beku Domba Garut. Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon. 7(1):8-9.

Rizal. M, Herdis, A. Budiono, A.S. Aku dan Yulnawati. 2006. Peranan Beberapa Jenis Gula dalam Meningkatkan Kualitas Sperma Beku Domba Garut. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. Puslitbang Peternakan. Balitbang Pertanian Departemen Pertanian. 11(2):123- 130.

Rizal M, Herdis. 2008. Inseminasi Buatan pada Domba. Jakarta: Rineka Cipta. Hlm 1-6.

Salisbury, G.W. dan H.L. VanDenmark. 1985. Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan Pada Sapi. Penterjemah Prof. Drs. R. Djanuar. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Solihati, N., E.W. Adikarta., R. Setiawan., dian., A. Yani dan M. Rizal. 2007. Kualitas spermatozoa cauda epididimidis sapi Peranakan ongole (PO) setelah penyimpanan Epididimis pada 5°C. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.

Toelihere, M.R. 1993. Inseminasi Buatan Pada Ternak. Penerbit Angkasa, cetakan ke-3, Bandung.

Toelihere, M.R. (1985), Inseminasi Buatan pada Ternak, Penerbit Angkasa, Bandung.

Toelihere, M.R. 1993. Inseminasi Buatan pada Ternak. Angkasa, Bandung.

Woelders H, Matthij A, Engel B. 1997. Effects of trehalose and sucrose, osmolality of the freezing medium, and cooling rate on viability and intactness of bull sperm after freezing and thawing. Cryobiology 35:93- 105




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jupet.v15i2.5635

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Peternakan has been accredited by Sinta 3 : Number 10/E/KPT/2019

Starting from Vol. 14 No. 1 Year 2017 to Vol. 18 No. 2 of 2021

 

Jurnal Peternakan Indexed By:

       
 

Editorial Office:

Jurnal Peternakan

Faculty of Agriculture and Animal Science, State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau.

H.R. Soebrantas street KM. 15,5 Panam – Pekanbaru city.

E-mail: jurnal.peternakan@uin-suska.ac.id/ jpeternakan.uin-suska@yahoo.com

ejournal: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/peternakan

e-ISSN: 2355-9470   p-ISSN: 1829-8729

Lisensi Creative Commons
Creation is distributed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License. View Mystats