KRITIK KUALITAS MATAN HADIS PEREMPUAN LEMAH AKALNYA PERSPEKTIF SALAHUDIN IBN AHMAD AL-ADLABI

Atiyatul Ulya

Abstract


Islam sangat memuliakan perempuan, bahkan terdapat banyak ayat al-Qur’an dan hadis yang menyatakan bahwa perempuan adalah makhluk mulia dan sama seperti laki-laki. Namun, terdapat sebuah hadis yang menjustifikasi bahwa kaum perempuan adalah makhluk yang lemah akalnya, kurang agamanya dan penghuni neraka terbanyak. Stigma atau justifikasi terhadap perempuan tersebut sangat bertolak belakang dengan gambaran umum tentang perempuan pada masa Rasulullah SAW yang cerdas dan berakal. Untuk mengetahui keotentikan hadis tersebut, maka perlu sekali dilakukan pengkajian hadis terutama dari segi matan. Dari beberapa metode kritik matan yang ada, teori tentang ke-sahîh-an matan yang relatif memadai adalah metodologi Salahudin ibn Ahmad al-Adlabi. Setelah melakukan pengkajian hadis berdasarkan metodologi tersebut, maka disimpulkan bahwa kualitas matan hadis tersebut tidak memenuhi kriteria ke-sahîh-an matan hadis

Keywords


Hadis; Perempuan; Akal

Full Text:

PDF

References


al-Adabî, Salâh al-Dîn ibn Ahmad. Manhaj Naqd al-Matn ‘inda ‘Ulamâ al-Hadîts al-Nabawî. Beirut: Dâr al-Ifaq al-Jadîdah, 1983.

-------. Metodologi Kritik Matan Hadis Terj. dari bahasa Arab oleh Qodirun Nur dan Ahmad Musyafiq. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2004.

Agung Danarta. Perempuan Periwayat Hadis. Yogyakarta: Pustaka Pelakar, 2013.

al-Albânî, Muhammad Nâsir al-Dîn. Riyâdh: Maktabah al-Ma’ârif, 1997 M/1417 H.

al-Bukhârî, Abî ‘Abdillâh Muhammad bin Ismâ’îl bin Ibrâhîm bin al-Mughîrah al-Ju’fî. Sahîh al-Bukhârî. Riyâd: Maktabah al-Rasyid, 2006.

al-Bukhârî, Abû Nasr. Rijâl Sahîh al-Bukhârâ.

al-Dzahabî, al-Imâm Syams al-Dîn Muhammad bin Ahmad bin ‘Utsmân. Siyâr A’lâm al-Nubalâ’. Mesir: Al-Maktabah al-Tawfiqiyyah, t.t.

al-Dzahabî, Syamsuddîn. Târikh al-Islâm wa Wafayât al-Masyâhir al-‘A’lâm. T.tp: Dâr al-Gharb al-Islâmî, t.t.

al-Hasyimy, Muhammad Ali. Jatidiri Wanita Muslimah. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2003.

Ibrahim Hosen Suratmaputra dan Ahmad Munif. Al-Qur’an dan Peranan Perempuan dalam Islam. Jakarta: IIQ Jakarta, 2007.

Lia Aliyah al-Himmah. “Kesaksian Perempuan, Benarkah Separuh Laki-laki?,” SUPLEMEN Edisi 06, Swara Rahima VIII, no. 25 (2008): 19-20.

M. Hadi Masruri. “Peran Sosial Perempuan dalam Islam Kajian Historis-Normatif.” Egalita Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender VII, no. 1 (2012): 22-42.

al-Mizî, Jamâl al-Dîn Abî al-Hajjâj Yûsuf. Tahdzîb al-Kamâl fî Asmâ’ al-Rijâl. Beirut: Muassasah al-Risalah, 1983.

al-Naisâbûrî, Muslim bin al-Hajjâj Abû al-Husain al-Qasyîrî. Sahîh Muslim. Beirut: Dâr Ihyâ’ al-Turâts al-‘Arabî, t.t.

Nelsi Arisandy. “Pendidikan dan Karir Perempuan dalam Perspektif Islam.” Marwah XV, no. 2 (2016): 126.

al-Qurrâb, Abû Ya’qûb Ishâq bin Abî Ishâq Ibrâhîm bin Muhammad ibn ‘Abd al-Rahmâ al-Sarkhosî al-Hurwî. Fadâilu al-Rumî fî Sabîlillâh. al-Ardan: Maktabah al-Manâr, 1989.

Roded, Ruth. Kembang Peradaban Citra Wanita di Mata Para Penulis Biografi Muslim. Bandung: Mizan, 1995.

Salâh, Ibn. Muqaddimah Ibn Salâh fî 'Ulum al-Hadîts. Beirut: Dâr al-Kutub al-'Ilmiyyah, t.t.

Al-Sallabî, Ali Muhammad. Sirâh Nabawiyyah. Terj. dari bahasa Arab oleh Imam Fauji. Jakarta: Beirut Publishing, 2014.

al-Sanadî, Muhammad ‘Abid. Tartîb Musnad al-Imâm al-Syâfi'î. Beirut: Dâr al-Fikr, 1997.

Winsink. Al-Mu’jam al-Mufahras Li Alfāz al-Hâdîts al-Nabawiyyah. Leiden: Maktabah Baril, 1936.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jush.v26i1.4269

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  Jurnal Ushuluddin Indexed By:

     

Alamat Redaksi:

 Whatsapp (Direct Chat)

Fakultas Ushuluddin UIN SUSKA Riau Jl. H.R. Soebrantas KM. 15,5 Panam – Pekanbaru

 E-mail: jurnal.ushuluddin@uin-suska.ac.id

ejournal: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/ushuludin



Lisensi Creative Commons
Jurnal Ushuluddin is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

View My Stats