Focus and Scope

Toleransi, merupakan Media komunikasi Umat Beragama, yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri, Sultan Syarif Kasim Riau, semenjak tahun 2009. Jurnal Toleransi terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juli dan Desember. Jurnal Toleransi dalam kajiannya memuat berbagai tulisan yang membahas masalah keagamaan,  yang ditulis oleh para ahli, dalam bidangnya masing-masing. Artikel-artikel yang diterbitkan di Jurnal Toleransi diformat sebagai sebuah karya ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan keilmiahannya.    

 Jurnal Tolerasi juga mempublikasikan berbagai hasil penelitian dan Temuan yang berkaitan  dengan  masalah kerukunan dan konflik interen umat beragama maupun antar umat beragama, problematika umat beragama, hubungan antar etnik, pluralisme dan multikuturalisme. Jurnal Toleransi diterbitkan sebagai upaya untuk merespon berbagai problemetika yang muncul di dalam kehidupan masyarakat beragama pada masa lalu dan sekarang dan bahkan masa yang akan datang.

Masalah  Agama, menjadi berita yang tidak pernah kering, setiap saat ada saja berita-berita tentang Agama. Semua itu dapat diangkat dalam jurnal Toleransi dengan kemasan ilmiah, yang ditulis oleh para pakar dan ahli dalam masalah Agama. Jurnal Toleransi yang merupakan media komunikasi umat beragama, yang disediakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri  Sultan Syarif Kasim Riau, untuk menerbitkan artikel dan hasil-hasil penelitian siapa saja yang dapat menyampaikan berbagai masalah Agama, yang dikemas dalam bentuk sebuah artikel ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan ke Ilmiahannya.

             Tulisan-tulisan yang dimasukan kedalam Jurnal Toleransi  sebelumnya melalui seleksi oleh Tim Reviwer yang menilai layak atau tidak  artikel tersebut dimuat di jurnal Toleransi. Jika Tim Reviwer memberikan catatan  tidak layak atau layak atau layak dengan beberapa catatat atau ditolak sama sekali. Artinya semua artikel yang diterbitkan di Jurnal Toleransi benar-benar telah dilakukan penyeleksian oleh Reviwer yang ditunjuk sesuai dengan keahliannya. Jurnal Toleransi dengan tampilannya yang sekarang diharapkan mampu memberikan nilai tambah  dalam percaturan dunia global dengan tetap mempertahankan kaidah-kaidah ilmiah yang berlaku.