Pengembangan Media Pendidikan Agama Islam Berbasis Neurosains Dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Skill (HOTS)
DOI:
https://doi.org/10.24014/potensia.v8i1.16027Keywords:
, Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Neurosains, Higher Order Thinking SkillAbstract
Minimnya pengembangan media pembelajaran dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi topik yang diangkat dalam penelitian ini. Dalam proses belajar mengajar, guru tetap menggunakan pendekatan tradisional seperti metode ceramah. Akibatnya, fungsi otak tidak sebaik yang diharapkan. Hanya otak kiri yang digunakan dalam pembelajaran gaya ceramah, sedangkan otak kanan tetap tidak aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menilai hubungan antara media pembelajaran berbasis neuroscience dengan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada anak berdasarkan pemikiran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan perpustakaan, yaitu mengkaji dan menganalisis dokumen, buku, dan artikel tentang media pembelajaran, neurologi, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis neuroscience sangat penting dalam kegiatan pembelajaran pendidikan agama Islam, menurut temuan penelitian ini. Hal ini karena otak manusia akan berfungsi secara maksimal jika neuroscience diintegrasikan ke dalam media pembelajaran. Media audio yang diolah oleh lobus temporal otak, media visual yang diolah oleh lobus oksipital otak, dan materi audiovisual yang diolah oleh lobus temporal merupakan contoh media pembelajaran dalam pendidikan agama Islam yang dapat meningkatkan fungsi otak. serta lobus oksipital otak.
References
Abidin, Zainul. “Penerapan Pemilihan Media Pembelajaran.” Edcomtech 1, no. 1 (2016): 10.
Chamidiyah. “Pembelajaran Melalui Brain Based Learning Dalam Pendidikan Anak Usia Dini.” Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 10, no. 2 (2015): 290.
Dewi1, Citra Trisna, Nur Fitri Wulandari, and Ovi Soviya. “Neurosains Dalam Pembelajaran Agama Islam.” TA’ALLUM 6, no. 2 (2018): 260–61.
Dzakiyyah, Fithri. “Jenis Penelitian.” dihttps://hidrosita.wordpress.com, 2017.
Ernanida. “Media Audio Visual Dalam Pembelajaran PAI.” Jurnal Pendidikan Islam – Murabby 2, no. 1 (2019): 106–7.
Hamid, Mustofa Abi, Rahmi Ramadhani, and et al. Media Pembelajaran. Yayasan Kita Menulis, 2020.
Hasan, Muhammad, and Et.al. Media Pembelajaran. Tahta Media Group, 2021.
Hayati, Najmi, M. Yusuf Ahmad, and Febri Harianto. “Hubungan Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Dengan Minat Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMAN 1 Bangkinang Kota.” Jurnal Al-Hikmah 14, no. 2 (2017): 165.
Hrp, Abdi Paimaon. “Teknik Mengfungsikan Otak Secara Seimbang Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan, 2014.
Jalinus, Nizwardi, and Ambiyar. Media Dan Sumber Pembelajaran. Jakarta: Kencana, 2016.
Jazeel, Abdul Majeed, A.C. Fathima Fazmina, and AR. Saravanakumar. “BraBrain-Bas Learning Strategy: A New Paradigmned in Learning Teaching Process.” Alagappa University 11 (2016).
Kahfi, Muhammad Ash Habul. “Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Prestasi Belajar PAI Siswa Kelas VIII A Di SMP Plus Sabilurrosyad Sidoarjo.” Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, 2020.
Kemenkes. “Pedoman Optimsi Fungsi Otak Pada Pembelajaran Anak Usia Sekolah Di Tingkat Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI).” Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016, 2016.
Khalimah, Siti. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Musik Pada Sekolah Dasar.” Didaktika 3, no. 1 (2015).
Kuo, Li-Li, Yu-Shia Lin, and Yu-Kuang Cheng. “A Study of Brain-Based Learning Theory Applied to English Language Learning.” SPECTRUM : NCUE Studies in Language, 2014.
Kurniawan, Shahdevi Nandar. “Sindroma Lobus Oksipital Occipital Lobe Syndrome.” MNJ 2, no. 1 (2016): 32–33.
Kushartanti, BM Wara. “Optimalisasi Otak Dalam Sistem Pendidikan Berperadaban,” n.d., 19.
Kutsiyyah. Pembelajaran Akidah Akhlak. Pamekasan: Duta Media Publishing, 2019.
Lestari, Rani, and Suyadi. “Higher Order Thinking Skill (HOTS) Dalam Pendidikan Agama Islam Berbasis Neurosains.” Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 1 (2021): 62–68.
Lusiawati, Ira. “Pengembangan Otak Dan Optimalisasi Sumber Daya Manusia.” TEDC 11, no. 2 (2017): 165.
Musi, Muhammad Akil, and Nurjannah. Neurosains Menjiwai Sistem Saraf Dan Otak. Jakarta: Prenadamedia Grup, 2021.
Nursa, Ruri Afria, Suyadi, Wantini, and Asni Mufnizar. “The Development of Al-Islam’s Learn Oriented Higher Order Thinking Skills (HOTS) Is Based on Neurosains.” Islam in World Perspectives Symposium 1 (2020): 118–19.
Pintar Pandai. “Otak Kiri Dan Kanan,” 2021. https://www.pinterpandai.com/otak-kiri-berhubungan-dengan-memori-jangka-pendek/.
Pakpahan, Andrew Fernando, and et al. Pengembangan Media Pembelajaran. Yayasan Kita Menulis, 2020.
Pujol, Jesus, Laura Blanco Hinojo, Gerard Martínez Vilavella, Lucila Canu Martín, Anna Pujol, Víctor Pérez Sola, and Joan Deus. “Brain Activity during Traditional Textbook and Audiovisual-3D Learning.” Braind and Behavior 9, no. 10 (2019).
Purba, Ramen A, and Et Al. Pengantar Media Pembelajaran. Yayasan Kita Menulis, 2020.
Putra, Darma. Kunci Melatih Otak Super. Yogyakarta: Laksana DIVA Press, 2018.
Saifurrahman, and Suyadi. “Desain Pembelajaran Keagamaan Islam Berbasis Neurosains.” Al Murabbi: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman 6, no. 1 (2019): 55–56.
Sani, Ridwan Abdullah. Pembelajaran Berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill). Tangerang: Tira Smart, 2019.
Simarmata, Janner, Lidia Simanihuruk, Rahmi Ramadhani, Meilani Safitri, Dewi Wahyuni, and Akbar Iskandar. Pembelajaran STEM Berbasis HOTS. Yayasan Kita Menulis, 2020.
Siregar, Saut Dohot, Nurul Khairina, and Robin. “Pembelajaran Media Pembelajaran Fisikan Berbasis HOTS Untuk Tingkat SMP.” Jurnal Pendidikan Fisika 9, no. 1 (2020): 64.
Sukardi. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi Dan Praktiknya. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2013.
Sumiharsono, M. Rudy, and Hisbiyatul Hasanah. Media Pembelajaran. Jember Jawa Timur: CV. Pustaka Abadi, 2017.
Suryani, Nunuk. “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis IT.” In Prosiding WORKSHOP Nasional, 2. Solo: Universitas Sebelas Maret, 2015.
Suyadi. Pendidikan Islam Dan Neurosains: Menelusuri Jejak Akal Dan Otak Dalam Al-Qur’an Hingga Pengembangan Neurosains Dalam Pendidikan Islam. Jakarta: Prenadamedia Grup, 2020.
———. Teori Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Kajian Neurosains. Bandung: rosdakarya, 2017.
Wahyudi, Nanang, Ranu Suntoro, and Auhinarto. “Pengembangan Higher Order Thinking Skill Dalam Pendidikan Islam Berbasis Neurosains.” At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah 9, no. 2 (2020): 114–15.
Waluyo, M. Edy. “Revolusi Gaya Belajar Untuk Fungsi Otak.” Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 2 (2014): 212–13.
Wathon, Aminul. “Neurosains Dalam Pendidikan.” Jurnal Lentera: Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, n.d., 137–38.
Wijaya, Hengki. “Pendidikan Neurosains Dan Implikasinya Dalam Pendidikan Masa Kini.” Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2018, 10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam operates an Open Access policy under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.