Aktivitas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Membentuk Toleransi antar Agama pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islamdi SMKN 1 Kuala Cenaku
DOI:
https://doi.org/10.24014/af.v23i2.35115Abstract
Penerapan kurikulum merdeka dalam kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila sangat penting dalam membentuk toleransi antar agama. Seperti di sekolah SMKN 1 Kuala Cenaku, guru pendidikan agama Islam menerapkan projek penguatan profil pelajar Pancasiladengan menggunakan elemen pertama: beriman, bertakwa, kepada Tuhan Yang Mahsa Esa, dan berakhlak mulia, dengan elemen kuncinya: akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia. Melalui kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila peserta melaksanakan projek poster anti bullying dan anti tindakan intoleransi. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di SMKN 1 Kuala Cenaku. 2) Mendeskripsikan aktivitas Projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam membentuk toleransi antar agama pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMKN 1 Kuala Cenaku. Metode penelitian yang digunakandalam penulisan ini adalah metode kualitatif, dengan jenis kualitatif deskriptif. Tempat penelitian dilakukan di SMKN 1 Kuala Cenaku. Informan penulisan ini adalah guru pendidikan agama Islam, wakil kurikulu guru dan kepala sekolah SMKN 1 Kuala Cenaku.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan ini adalah data observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (Conclusion drawing/verification). Hasil dari penelitian ini, diantaranya: 1)Projek penguatan profil pelajar Pancasila di SMKN 1 Kuala Cenaku berjalan dengan baik dan sangat efektif. Tindakan peserta didik yang sudah mencerminkan sebagai pelajar pancasila seperti. 2) Aktivitas yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam dalam membentuk toleransi antar agama sudah sangat menunjang terwujudnya toleransi antar agama di SMKN 1 Kuala Cenaku, dengan cara: a) Memberikan contoh kepada peserta didik b) Memberikan memberikan teladan. c) menegaskan agar peserta didik tidak mengganggu teman yang sedang beribadah. d) menanamkan nilai-nilai keagamaan melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan kegiatan pembuatan poster dan kuliah umum anti tindakan bullying dan anti tindakan intoleransiReferences
Abror, M. (2020). Moderasi Beragama Dalam Bingkai Toleransi: Kajian Islam dan Keberagaman. Jurnal Pemikiran Islam, 145.
Ardanari, C. B., Tri, S., Revita, S., & Kania, F. (2020). Profil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Kemendikbud Ristek.
Asir, A. (2014). Agama dan Fungsinya dalam Kehidupan Umat Manusia. Jurnal Penelitian dan Pemikiran KeIslaman, 52.
Besare, S. D. (2020). Hubungan Minat dengan Aktivitas Belajar Siswa. Jurnal Inovasi Teknologi Pembelajaran, 19.
Dewi, A., & Siti, S. (2018). Toleransi antar umat beragama prespektif KH. Ali Mustafa Yaqub. Jurnal Studi Al-Quran.
Digdoyo, E. (2018). Kajian Isu Toleransi Beragama, Budaya, dan Tanggung Jawab Sosial Media. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 46-47.
Esra. (2022, Oktober 15). Dipetik Maret 2, 2024, dari https://www.riaumerdeka.com/read-10419-2022-10-15-oknum-guru-smk-negeri-1-tandun-dituding-intoleransi-.html
Fanreza, R. (2017). Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Dosen Tetap Al-Islam Kemuhammadiyahan Di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam, 118.
Hardani, d. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Grub.
Indriani. (2021, Januari 26). Dipetik Maret 1, 2024, dari https://www.antaranews.com/berita/1968824/kasus-intoleransi-di-sekolah-disemai-oleh-peraturan-daerah
Ishak, N. (2022). Toleransi Beragama dalam Konstitusi dan Jaminan Perlindungan Hak Asasi Manusia. Jurnal Scientia Indonesia, 63-64.
Naufal, M. (2022, Agustus 10). Dipetik Maret 1, 2024, dari https://megapolitan.kompas.com/read/2022/08/10/16092341/larang-siswa-pilih-ketua-osis-nonmuslim-guru-sman-58-jakarta-dimutasi
Nazmudin. (2017). Kerukunan dan Toleransi Antar Umat Beragama dalam Membangun Keutuhan Negara Kesatua Republik Indonesia (NKRI). Journal of Government and Civil Society, 35.
Prastiwi, M. (2022, Februari 28). Dipetik Maret 7, 2024, dari https://www.kompas.com/edu/read/2024/02/28/205401871/keunggulan-kurikulum-merdeka-akan-jadi-kurikulum-nasional-2024
Rizky, S., Pia, A., Kandi, S. W., & Tracey, Y. H. (2022). Panduan Pengembangan Projek penguatan profil pelajar Pancasila. Jakarta: Kemendikbud Ristek.
Sandu, S., & M. Ali, S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Karanganyar: Literasi Media Publishing.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sujana, I. W. (2023, Januari 16). Dipetik Maret 1, 2024, dari https://kemenag.go.id/hindu/toleransi-beragama-hyv3tv
Syukur, A. H., & Adrianus, B. (2021). Penanaman Nilai Toleransi Umat Beragama Dikalangan Siswa SMK Negeri 1 Gunungsitoli Utara. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 421-422.
Ubabuddin. (2019). Hakikat Belajar Dan Pembelajaran Di Sekolah Dasarhakikat Belajar Dan Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, 22.
Yogi, A., & Dion, G. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud Ristek.
Yudi, G. D., & Hudaniah. (2013). Self Efficacy dengan Kesiapan Kerja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 41.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.