Memanfaatkan Kekuatan Komunitas: Edukasi Penanggulangan Berita Hoaks dan Propaganda Radikalisme di Komunitas Pendidikan berbasis Sosial Media di Indragiri Hulu
DOI:
https://doi.org/10.24014/af.v23i2.35114Abstract
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai hoaks serta propaganda radikalisasi di kalangan komunitas pendidikan Indragiri Hulu. Mengusung pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini memanfaatkan sumber daya lokal, khususnya keahlian pendidik dan dukungan lembaga pendidikan, sebagai strategi utama dalam penanggulangan masalah sosial ini. Hasil pengabdian mencakup peningkatan kesadaran masyarakat, kolaborasi yang kuat antar-stakeholder, pengembangan program edukasi sesuai kebutuhan lokal, serta penyebarluasan hasil melalui berbagai saluran. Proses evaluasi berkelanjutan juga diterapkan untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan program. Model pendekatan ABCD dan program edukasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi panduan replikabel bagi komunitas pendidikan lain yang menghadapi tantangan serupa.References
Adawiyah, R., Kurniawan, K., Amirullah, F., & Aroyandini, E. N. (2022). Edukasi Pencegahan Penyebaran Berita Hoaks Melalui Sosial Media Di Smk Negeri 71 Jakarta. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 160–167. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v4i2.2769
Agus SB, , 2016. Deradikalisasi Dunia Maya, Melncegah Simbiosis Terorisme dan Media. Jakarta:Daulat Press.
Amrullah, H. (2021). Pendampingan Pengurus Pondok Pesantren Mengembangkan Website. 4(2), 73–78.
Anderson, L. W., & David R. Krathwohl, D. R., et al. .2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom`s Taxonomy of Educational Objectives. Allyn & Bacon. Boston, MA (Pearson Education Group).
Asrori, A. (2015). Radicalism in Indonesia: Between Historicity and Anthropicity. Kalam, 9(2), 253–263.
Brown, J. A., Neuberger, L., Durden, T. R., & Lawson, C. M. (2020). Preparing Students to Navigate an Era of Misinformation. Journal of Political Science Education, 16(4), 433-454.
Creswell, J., W. 2012 Educational Research: palnning, conducting abd evakuating quantitative dan qualitative research (4th ed.). Boston; Pearson Education, Inc.,
Dick, W. & Carey, L. 1985. The systematic design of instruction. (2nd ed.). Glenview, IL: Scott, Foresman & Co.
Dulkiah, M., & Setia, P. (2020). Pola Penyebaran Hoaks pada Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam di Bandung Jawa Barat. Jurnal SMaRt, 06(02), 245–259.
Endri Kusumaratih. 4 Januari, 2017. Renik Media Sosial. Hadila, hlm, 9.
Johnson, M. P., & Kaye, B. K. (2019). Seeking (and Resisting) Validation: The Relationship Between Social Media Use and Public Perceptions of News Media Credibility. Social Media + Society, 5(1), 2056305118820063.
Misbah, A. (2018). Understanding and Combating Fake News: A Review of the Relevant Literature. Library Philosophy and Practice (e-journal).
Setiawan, B. (2019). The Impact of Media Literacy on Recognizing Fake News: An Empirical Survey among Indonesian University Students. Journal of Media Literacy Education, 11(3), 29-45.
Smith, A. N., Fischer, E., & Yongjian, C. (2017). How Does Brand-related User-generated Content Differ across YouTube, Facebook, and Twitter? Journal of Interactive Marketing, 38, 102-113.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.