Urgensi Penyelenggaraan Kursus Pra Nikah Dan Relevansinya Dengan Esensi Perkawinan (Perspektif Maqasid aSy-Syari'ah)
DOI:
https://doi.org/10.24014/af.v19i1.10379Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya program kursus pra nikah yang dicanangkan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas) dengan tujuan menciptakan keluarga sakinah dengan cara memberikan bekal pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam hidup berumah tangga. Program kursus ini menjadi sangat penting dan vital bagi pasangan calon pengantin. Sebab, menjaga keutuhan rumah tangga merupakan esensi yang dengannya pula akan terwujud lahirnya keturunan bermutu serta kemaslahatan rumah tangga itu sendiri. Dalam kaitannya dengan maqāṣid asy-syarī’ah, penulis berkesimpulan bahwa kursus pra nikah memiliki urgensi karena mengandung nilai-nilai kebaikan (maṣlahaḥ) dan kursus pra nikah merupakan al-maqāṣid at-tābi’ah (tujuan pengikut) bagi sebuah pernikahan yang memperkuat dan mendukung terwujudnya hifẓ an-nasl sebagai al-maqāṣid al-aṣliyyah (tujuan asal). Di samping itu, kurikulum kursus pra nikah memiliki relevansi dengan aspek pendidikan, aspek agama dan ibadah, aspek ekonomi, aspek sosiologis, aspek psikologis dan aspek biologis, serta penyelenggaraan kursus pra nikah juga memiliki relevansi dengan ḥifẓ an-nasl dan ḥifẓ al-‘irḍ.
Kata Kunci. urgensi, relevansi, esensi, maqāṣid asy-syarī’ah
References
Ahmad, Afrizal, “Reformulasi Konsep Maqashid Syari’ah; Memahami Kembali Tujuan Syari’at Islam Dengan Pendekatan Psikologi”, Jurnal Hukum Islam, Vol 14, Nomor 1 Juni 2014.
‘Alī, Muḥammad ‘Abdu al-‘Āṭī Muḥammad, al-Maqāṣid asy-Syar’īyyah wa Aṡaruḥa fi al-Fiqh al-Islāmy, Kairo: Dar al-Hadits, 2007.
Ansyory , M. Hasby, “Mahalnya Harga Sebuah Keharmonisan”, dalam Bungaran Antonius Simanjuntak (ed.), Harmonious Family Upaya Membangun Keluarga Harmonis, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2013.
Asmaya, Enung, “Implementasi Agama dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah” Komunika, Jurnal Dakwah dan Komunikasi, Vol. 6, No. 1, Juni 2012.
‘Asrī al-, Muḥammad Naṣīf, al-Fikru al-Maqāṣidiyyu ‘inda al-Imām Mālik wa ‘Alaqātuhu bi al-Munāẓarāt al-Uṣūliyyah wa al-Fiqhiyyah fi al-Qarn aṡ-Ṡānī al-Ḥijrī, Kairo: Darul Hadits, 2008.
Auda, Jasser, al-Māqāṣid untuk Pemula, terj. ‘Ali ‘Abd el-Mon’im, Yogyakarta: Suka Press, t.t.
Azhari, Ari, “Pelaksanaan Kursus Pra Nikah (Studi Komparatif Di Kantor Urusan Agama Kec. Gondokusuman Kota Yogyakarta Dengan Lembaga Pembinaan Persiapan Hidup Berkeluarga Kevikepan DIY)”, Tesis tidak diterbitkan,
Fauzia, Ika Yunia dan Abdul Kadir Riyadi, Prinsip Dasar Ekonomi Islam Perspektif Maqāshid al-Syāri’ah, Jakarta: Kencana, 2014.
Ghozali, Abdul Rahman, Fiqh Munakahat, cet. ke-1, Jakarta: Kencana, 2003.
Ḥarīrī al-, Ibrahim Muḥammad Maḥmūd, al-Madkhal ila al-Qawā’id al-Fiqhiyyah al-Kulliyyah, Yordania: Dar ‘ammār, 1998.
Jaizāni al-, Muḥammad bin Ḥusain, Ma’ālim al-Uṣūl al-Fiqh ‘inda Ahli as-Sunnah wa al-Jamā’ah, cet. ke-5, T.tp: Dar Ibnu al-Jauzi, 1997.
Juhar, “Persiapan Perkawinan Ditinjau dari Segi Biologis dan Psikologis”, dalam http://bdkpadang.kemenag.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=537:persiapan-perkawinan-ditinjau-dari-segi-biologis-dan-psikologis&catid=41:top-headlines. Diakses pada Sabtu, 13 Mei 2017.
Kustini, “Relevansi Penelitian Perkawinan di Bawah Umur dan Perkawinan Tidak Tercatat: Sebuah Pengantar”, dalam Kustini (ed.), Menelusuri Makna di Balik Fenomena Perkawinan di Bawah Umur dan Perkawinan Tidak Tercatat, Jakarta: Kementerian Agama RI Badan Litbang dan Diklat, 2013.
Mawardi, Ahmad Imam, Fiqh Minoritas Fiqh al-Aqalliyāt dan Evolusi Maqāṣid al-Syarī’ah dari Konsep ke Pendekatan, Yogyakarta: LKIS, 2010.
Mubasyaroh, “Konseling Pra Nikah dalam Mewujudkan Keluarga Bahagia”, Jurnal Bimbingan Konseling Islam, Vol. 7, No. 2, Desember 2016.
Nasution, Khoiruddin, Islam Tentang Relasi Suami dan Istri Hukum Perkawinan 1 Dilengkapi Perbandingan UU Negara Muslim, Yogyakarta: Academia+Tazzafa, 2004.
Nasution, Muhammad Syukri Albani, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2013.
Rajafi, Ahmad, Nalar Hukum Keluarga Islam di Indonesia, Yogyakarta: Istana Publisihing, 2015.
Rofiq, Ahmad, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: Rajawali Pers, 2013.
Setiono, Kusdwiratri, Psikologi Keluarga, Bandung: Alumni, 2011.
Shiddieqy Ash-, T.M. Hasbi, Falsafah Hukum Islam, Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2002.
Shihab, Muhammad Quraish, Membumikan Al-Qur’an; Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, Bandung: Mizan, 1994.
______________________, Pengantin al-Qur’an: Kalung Permata buat Anak-anakku, cet. ke-5, Jakarta: Lentera Hati, 2007.
Suḥailī, Muḥammad Amīn, Qā’idatu Dar’i al-Mafāsid Aula min Jalbi al-Maṣalih, Kairo: Dar as-Salām, 2010.
Summa, Muhammad Amin, Hukum Keluarga Islam di Dunia Islam, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2005.
Thahir ath-, Fathi Muhammad, Petunjuk Mencapai Kebahagiaan dalam Pernikahan, terj. Zacky Mubarak, Jakarta: Amzah, 2005.
Tihami dan Sohari Sahrani, Fikih Munakahat Kajian Fikih NIkah Lengkap, cet. ke-2, Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2010.
Yasid, Abu, Aspek-aspek Penelitian Hukum; Hukum Islam-Hukum Barat, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Yendra, Nofri, “Analisa Kebijakan BP4 Tentang Kursus Pra Nikah Sebagai Upaya Mengurangi Angka Perceraian di Kabupaten Pesisir Selatan”, Jurnal Bimas Islam, Vol. 6 No. I, Tahun 2013.
Yūbi al-, Muḥammad Sa’ad bin Aḥmad bin Mas’ūd, Maqāṣid asy-Syarī’ah al-Islāmiyyah wa’Alāqatuḥa bi al-Adillah asy-Syar’iyyah, Riyadh: Dar Ibnu al-Jauziyah, 2007.
Zarwāq, Nuṣair, Maqāṣid asy-syarī’ah al-Islāmiyyah fī Fikr al-Imām Sayyid Quṭub, Kairo: Dar as-Salām, 2009.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.