BEBERAPA ASPEK FIKIH BIAS GENDER DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGEMBANGAN DAKWAH

Johari Johari

Abstract


Umumnya, penelitian ini menyajikan beberapa apik fikih bias gender yang pengaruhnya terhadap perkembangan misionaris agama. Produk berbasis Fikih cenderung menghasilkan pemikiran yang bias. Al-Jabiri menyebutnya "bayani epistimologi" dan Syahrur menyebutnya al-Qira'ah al-mustabiddah. Beberapa bias gender ada pada ibadah, pernikahan, kepemimpinan publik, dan sebagainya. Semua pengaruh terhadap perkembangan misionaris religius karena tidak semua aktivitas misionaris memiliki kepekaan gender. Begitu. Sangat dibutuhkan untuk mengembangkan produk fikih, yang menjamin wanita dalam kondisi aman dan terlindungi yang membatasi kegiatan dan kreativitas mereka.

Keywords


Fikih, bias gender, dakwah

Full Text:

PDF

References


Al-Jabiri, Muhammad Abid, Post Tadisionalisme Islam (terj), Yogyakarta: LKIS, 2000.

Cyril Glasse, The New Encyclopedia of Islam, Altamira, 2001.

Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan RI dan Women Support Project II/CIDA, Gender dan Pembangunan, Jakarta: Kementerian Negera Pemberdayaan Perempuan, 2001.

Syafaul Mudawam, “Syari’ah-Fiqih-Hukum Islam: Studi tentang Konstruksi Pemikiran Kontemporer, dalam Jurnal Asy-Syir’ah, dalam Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum Vol. 46 No. II, Juli-Desember 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/marwah.v16i2.4136

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender

Diindeks oleh:

        

Dipublikasikan oleh:

Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender (ISSN Print: 1412-6095 l ISSN Online 2407-1587)

Pusat Studi Gender dan Anak LPPM UIN Suska Riau
Gedung Islamic Center Lantai 1
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan
Pekanbaru - 28293
email: riswani@uin-suska.ac.id or psga.lppm@uin-suska.ac.id

Creative Commons License
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License


View My Stats