FUNDAMENTALISME DAN RADIKALISME: Diskursus Komprehensif tentang Karakteristik dan Kiprahnya

St Halimang

Abstract


Artikel ini memfokuskan pada eksistensi fundamentalisme dan juga radikalisme yang ditinjau dari konstruksi diskursus hukum Islam. Wacana ini muncul berdasarkan pada penyimpangan cita idealitas al-Qur’an dan al-Hadist. Oleh karenanya, artikel ini mengurai pola dan karakteristik dari fundamentalisme dan radikalisme yang poros pahamnya berbasis pada kerangka keagamaan.  Dari diskursus ini, penulis mengidentifikasi paham dan gerakan ini akan berpeluang muncul di tengah masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa para penganut fundamentalisme dan radikalisme sangat keras di dalam menyampaikan gagasannya. Bahkan mereka tidak segan-segan melakukan tindak kekerasan dalam bentuk anarkistik. Tapi, ia tetap perlu diakui sebagai bagian dari komponen masyarakat yang tidak keluar dari keIslaman. Pada dasarnya, gerakan mereka merupakan bentuk sikap menentang Barat dan modernisme yang dianggap telah melahirkan westernisasi, sekularisasi, hedonisme, pragmatisme, ketidakpastian dan kehampaan hidup.

References


Abd. Salam Arief, Ijtihad dan Dinamika Hukum Islam, In Right: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia 7(1) 2017, 1-15.

Abdul Halim (Edit.), Menembus batas Tradisi menuju Masa Depan yang Membebaskan: Refleksi atas Pemikiran Nurcholish Madjid, (Jakarta: Buku Kompas, 2016).

Abudin Nata, Peta Keragaman Pemikiran Islam di Indonesia, (Jakarta: Raawali Pers, 2001).

Adnan Mahmud, dkk (Edit.), Pemikiran Islam Kontemporer di Indonesia, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005).

Ahmad Asrori, Radikalisme di Indonesia: Antara Historisitas dan Antropisitas, Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam 9(2) 2015, 253-268.

Ahmad Mustafa al-Maragi, Tafsir a-Maragi, Jilid III, (Beirut: Dar al-Fikr, t.th).

Arief Rifkiawan Hamzah, Radikalisme dan Toleransi Berbasis Islam Nusantara, Jurnal Sosiologi Reflektif 13(1) 2018, 19-35.

Azyumardi Azra, Pergolakan Politik Islam: dari Fundamentalisme, Modernisme hingga Postmoderinsme, (Jakarta: Paramadina, 1996).

Badri Yatim, Sejarah Sosial Keagamaan Tanah Suci Hijaz (Makkah dan Madinah) 1800-1925, (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999), 105.

Dede Rodin, Islam dan Radikalisme: Telaah atas Ayat-Ayat “Kekerasan” dalam al-Qur’an, Addin: Media Dialektika Ilmu Islam 10(1) 2016, 30-60.

Dwi Ratnasari, Fundamentalisme Islam, Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi 4(1) 2010, 40-57.

Hafizi, Asbab an-Nuzul dalam Penafsiran al-Qur’an: Aspek Sejarah dan Kontekstual Penafsiran, al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an dan al-Hadist 14(1) 2020, 43-62.

Halimah B., Tafwid Method in Understanding Mutashabihat Verses, Jurnal Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an dan Hadis 21(2) 2020, 293-312.

Harun Nasution, Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran, (Bandung: Mizan, 1998).

Jamhari Jajang Jahroni, Gerakan Salafi Radikal di Indonesia, (Jakarta: Rajawali Pers, 2004).

John L. Esposito, Ensiklopedia Oxford: Dunia Islam Modern, Jilid 2, Peterj.: Eva Y.N & Femy Syahrani, (Bandung: Mizan, 2002).

John M. Echols & Hassan Shadily, Kamus Bahasa Inggris-Indonesia, (Jakarta: Gramedia, 1979).

Junaidi Abdillah, Radikalisme Agama: Dekonstruksi Tafsir Ayat-Ayat “Kekerasan” dalam al-Qur’an, Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam 8(2) 2014, 281-300.

Karen Amstrong, Sepintas Sejarah Islam, Peterj.: Ira Puspito Rini, (Yogyakarta: Ikon Teralitera, 2002).

Khamami Zada, Islam Radikal: Pergulatan Ormas-Ormas Islam Garis Keras di Indonesia, (Jakarta: Teraju, 2002).

Khoirul Hadi, Hukum Ijtihad dalam Proses Legislasi Hukum Islam, Isti’dal: Jurnal Studi Hukum Islam 1(2) 2014, 181-189.

Lewis Momfrod Adams & C. Ralph Taylor, News Master Pictorial Encyclopedia: A Conciet and Comprehensive Reference Work, Vol. III, (New York: Book Inc Publisher’s, 1953).

Loenard Binder, Religion and Politics in Pakistan, (Los Angeles: The University of California Press, 1961).

Louis Ma’luf, al-Munjid fi al-Lughah, (Beirut: Dar al-Masyriq, 1977).

Luqman, al-Musytarak al-Lafzy Mendekonstruksi Argumen Tafsir Tekstual, al-Bayan: Jurnal Studi al-Qur’an dan Tafsir 3(2) 2018, 189-200.

M. Abduh Wahid, Fundamentalisme dan Radikalisme Islam: Telaah Kritis tentang Eksistensinya Masa Kini, Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman 12(1) 2018, 61-75.

M. Ridlwan Nasir (Edit.), Dialetika Islam dengan Problem Kontemporer, (Yogyakarta: LKiS, 2006).

Maimun Fuadi, Fundamentalisme dan Inklusifisme dalam Paradigma Perubahan Keagamaan, Jurnal Substantia 15(1) 2013, 114-126.

Mansur Mangasing, Muhammad ‘Abd al-Wahhab dan Gerakan Wahabi, Jurnal Hunafa 5(3) 2008, 319-328.

Moh. Shofan, Jalan Ketiga Pemikiran Islam: Mencari Solusi Perdebatan Tradisionalisme dan Liberalisme, (Yogyakarta: IRCiSoD, 2006), 97-98.

Muhammad Fakhry Ghafur, Problematika Kekuatan Politik Islam di Yaman, Suriah, dan Aljazair, Jurnal Penelitian Politik 12(2) 2015, 119-135.

Muhammad Zuhdi Karimuddin, Kedudukan Mazhab, Taklid dan Ijtihad dalam Islam, al-Qadha’: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan 6(1) 2019, 55-65.

Nur Rosidah, Fundamentalisme Agama, Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 20(1) 2012, 1-24.

Reflita & Jonni Syatri, Konstruksi Hermeneutika Tafsir Sufi, Mashdar: Jurnal Studi al-Qur’an dan Hadis 2(2) 2020, 169-198.

Rinaldi Isnawan, dkk., Gerakan Sosial Anti Riba sebagai Gerakan Fundamentalisme Keagamaan, Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama 19(1) 2019, 53-68.

Robingatun, Radikalisme Islam dan Ancaman Kebangsaan, Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam 26(1) 2017, 97-106.

Rumadi, Renungan Santri: dari Jihad hingga Kritik Wacana Agama, (Jakarta: Erlangga, 2006).

run Nasution, Teologi Islam, (Jakarta: UI Press, 1972).

Saleh, Khawarij: Sejarah dan Perkembangannya, el-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis 7(2) 2018, 25-34.

Suswanto, Mu’jizat al-Qur’an, Edu-Religia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan 2(1) 2018, 30-35.

Umar Latif, al-Qur’an sebagai Sumber Rahmat dan Obat Penawar (syifa’) bagi Manusia, Jurnal al-Bayan 21(30) 2014, 77-88.

William Montgomery Watt, Fundamentalis dan Modernitas dalam Islam, Peterj.: Kurnia Sastrapraja & Badiri Khaeruman, (Bandung: Pustaka Setia, 2003).

Yusril Ihza Mahendra, Modernisme dan Fundamentalisme dalam Politik Islam: Perbandingan Partai Masyumi (Indonesia) dan Parta Jama’at-Islam (Pakistan), (Bandung: Mizan, 1999).

Yusuf Qardhawi, Islam Radikal: Analisis Terhadap Radikalisme dalam Berislam, Peterj.: Hawin Murthado, (Solo: Era Intermedia, 2014).

Zaenal Abidin, Wahabisme, Transnasionalisme dan Gerakan-Gerakan Radikal Islam di Indonesia, Tasamuh: Jurnal Komunikasi & Pengembangan Masyarakat Islam 12(2) 2015, 130-148.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/af.v20i1.10680

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office Board

Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Jl. KH. Ahmad Dahlan, No. 94 Kode Pos : 28129.

 

Contact Person :

Khairunnas Jamal

khairunnasjamal@uin-suska.ac.id

0823 6130 7171

  

 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. View My Stats