Perbedaan Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa antara Model Eliciting Activities dan Discovery Learning

Riska Asmara, Ekasatya Aldila Afriansyah

Abstract


Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa terhadap materi pembelajaran menjadikan siswa menganggap matematika merupakan pelajaran yang sulit. Aktivitas pembelajaran yang dilakukan hendaknya berpusat pada siswa, agar siswa memiliki kebebasan untuk memperdalam materi dengan pemahamannya sendiri. Dua model pembelajaran yang berpusat pada siswa dipilih sebagai solusi dalam mengatasi rendahnya kemampuan komunikasi matematis yaitu Model Eliciting Activities dan Discovery Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa antara yang mendapatkan pembelajaran Model Eliciting Activities dengan yang mendapatkan pembelajaran Discovery Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 15 Garut. Sampel dipilih secara acak sebanyak dua kelas yaitu kelas X MIPA 8 sebagai kelas eksperimen I yang berjumlah 32 orang siswa dan kelas X MIPA 7 sebagai kelas eksperimen II yang berjumlah 30 orang siswa. Kelas eksperimen I yaitu kelas yang mendapatkan pembelajaran Model Eliciting Activities dan kelas eksperimen II yaitu kelas yang mendapatkan pembelajaran Discovery Learning. Instrumen penelitian yang digunakan Instrumen tes kemampuan komunikasi matematis berupa soal uraian (Pretest dan Posttest) dan instrumen non tes berupa angket. Berdasarkan hasil analisis secara statistik diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa antara yang mendapatkan pembelajaran Model Eliciting Activities dengan yang mendapatkan pembelajaran Discovery Learning. Peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada kelas Model Eliciting Activities berada pada intepretasi sedang dan kelas Discovery Learning berada pada interpretasi rendah. Respon siswa terhadap pembelajaran Model Eliciting Activities dan pembelajaran Discovery Learning menunjukkan respon yang baik.

Keywords


Kemampuan komunikasi matematis; Model Eliciting Activities; Discovery Learning; Kuasi Eksperimen

Full Text:

PDF PDF

References


Afriansyah, E. A. (2016). INVESTIGASI KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING MATEMATIS MAHASISWA VIA PENDEKATAN REALISTIC. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 269–280. Retrieved from http://e-mosharafa.org/index.php/mosharafa/article/view/mv5n3_9/161

Afriansyah, E. A. (2017). DESAIN LINTASAN PEMBELAJARAN PECAHAN MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 463–474. Retrieved from http://e-mosharafa.org/index.php/mosharafa/article/view/mv6n3_15/137

Arifudin, M., Wilujeng, H., & Utomo, R. B. (2016). Pengaruh Metode Discovery Learning Pada Materi Trigonometri Terhadap Kemampuan Penalaran Adaptif Siswa SMA. Kalamatika: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2). 129-140.

Burais, L., Ikhsan, M., & Duskri, M. (2016). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa melalui Model Discovery Learning. Jurnal Didaktik Matematik, 3(1) 77-86.

Heryani, Y., & Lesmana, D. (2017). Penggunaan Model Discovery Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Koneksi dan Komunikasi Matematik, Jurnal Raden Intan, 8(1), 43–52.

Miftah, R. (2015). Pengaruh Pendekatan Model-Eliciting Activities (Meas) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa Program Dual Mode System (Dms). Matematika, 5(1), 2–3.

Nurdiansyah, B. (2008). Penggunaan Metode Penemuan untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Induktif Siswa. [serial online]. http://newsmath. wordpress.com/2008/06/15/proposal-ptk.htm[25-09-2009]

Permana, Y. (2010). Mengembangkan Kemampuan Pemahaman, Komunikasi, dan Disposisi Matematis Siswa Sekolah Menengah Atas Melalui Model Eliciting Activities. Disertasi PPs UPI, Bandung.

Rahman, R. & Maarif, S. (2014). Pengaruh Penggunaan Metode Discovery Terhadap Kemampuan Analogi Matematis Siswa Smk Al-Ikhsan Pamarican Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Infinity Journal, 3(1), 33-58.

Ruseffendi, E. T. (2005). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Ruseffendi. E. T. (2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalan Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarisito.

Santi, N. L. (2012). Pengaruh Model Eliciting Activities Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V di SDN 1 Baturiti. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Suherman, E. dkk. (2001). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Jica.

Sumarmo, U. & Hendriana, H. (2014). Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: Refika Aditama.

Wijayanti, S. P. (2013). Pengaruh Pendekatan MEAs terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah, Komunikasi Matematis, dan Kepercayaan Diri Siswa. Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 8(2), 181-192.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/sjme.v4i2.5714

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

        

Published by:


Suska Journal of Mathematics Education (ISSN Print: 2477-4758|ISSN Online: 2540-9670)

Department of Mathematics Education
Faculty of Education and Teacher Training
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan
Pekanbaru - 28293
email: sjme.pmt@uin-suska.ac.id
Creative Commons License
Suska Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
STATCOUNTER

 

FLAG COUNTER

Flag Counter