Validitas Model “Produksi” Sebagai Alternatif Model Pembelajaran Untuk Mendukung Kurikulum 2013

Wirawan Fadly

Abstract


Kurikulum 2013 (K13) merekomendasikan guru/pendidik menggunakan pendekatan pembelajaran yang diorientasikan pada pembelajaran berbasis proyek (Permendikbud 65 Tahun 2013), dan untuk keterampilan yang perlu diberikan perhatian pada pembelajaran abad 21 sesuai K13 salah satu di antaranya adalah keterampilan berkomunikasi. Model pembelajaran berbasis proyek yang dikembangkan perlu disesuaikan dengan tuntutan pembelajaran abad 21 dan K13 tersebut, yaitu model pembelajaran fisika berbasis proyek yang diorientasikan pada keterampilan berkomunikasi, sehingga dilakukan inovasi mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dengan nama model pembelajaran PRODUKSI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kualitas model PRODUKSI beserta perangkat pendukungnya. Metode penelitian untuk melihat validitas produk hasil pengembangan adalah melalui penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian survey terbatas.Survey dilakukan untuk memperoleh informasi kualitas dari produk yang dikembangkan, dan bersifat terbatas bagi ahli terkait.Analisis data hasil validasi meliputi validasi konstruksi model pembelajaran dan validasi konten berupa perangkat pendukungnya yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Penilaian validitas model pembelajaran PRODUKSI dan perangkat pendukungnya menggunakan instrumen validasi model dan perangkat pembelajaran. Berdasarkan hasil penilaian ahli dapat disimpulkan jika model yang telah dikembangkan (model PRODUKSI) secara konstruksi valid dan layak diimplementasikan dalam pembelajaran yang berkarakteristik scientific approach sesuai dengan rekomendasi K13, dan perangkat pendukungnya berupa RPP, LKPD, LE dan LP secara konten valid dan layak diimplementasikan dalam pembelajaran fisika, mendukung aktivitas proyek serta penyelesaian masalah fisika, dan mampu mengembangkan salah satu keterampilan abad 21 yaitu keterampilan berkomunikasi sains

Full Text:

PDF

References


Arends, R. I. (2007). Learning to teach: jilid dua (terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Beers, K. (2003). When Kids Can’t Read. Diunduh Januari 3, 2013, dari http://www.nald.ca/clr/btg/ed/evaluation/reading.htm

Chen, J. J., Lin, H. S., Hsu, Y. S., & Lee, H. (2011). Data and claim the refinement of science fair work through argumentation. International Journal of Science Education, Part B, 1, 147-164.

Cohen, R. J., & Swerdik, M. E. (2010).Psychological testing and assessment. 7th ed. Singapore: McGraw-Hill International Edition.

Dahar, R. W. (2011). Teori-teori belajar dan pembelajaran. Jakarta: Erlangga.

Ewell, P. T. (1997). Organizing for Learning: A point of entr.draft prepared for discussion at the 1997 AAHE Summer academy at snowbird. New York: National Center for Higher Education Management Systems (NCHEMS).

Gallagher, S. S., Stepien, W. J., Sher, B. T., & Workman, D. (1995). Implementing problem based learning in science classroom. Scholl Science and Mathematic, 95, 136-146.

Hanbury, L. (1996). Constructivism: so what? Melbourne: The Mathematical Assciation of Victoria.

Hung, D. W., & Wong, A. F. (2000).Activity theory as a framework for project work in learning environment.Educational Technology, 40, 30-37.

Nur, M. (2000).Buku panduan keterampilan proses dan hakekat sains. Surabaya: University Press UNESA.

Pratiwi, D. A. (2010).Pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dengan metode proyek dan resitasi ditinjau dari kreativitas dan konsep diri (self concept) siswa.Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.Tesis tidak diterbitkan.

Sampson, V., & Gleim, L. (2009).Argument-driven Inquiry to promote the understanding of important concepts and practices in biology.The American Biology Teacher, 71, 471477.

Slavin, R. (2006). Educational psychology theory and practice sixth edition. Boston: Allyn and Bacon.

Thomas, J. W. (1999). Project Based Learning: A handbook of middle and high school teacher. Novato CA: The Buck Institute For Education.

Treise, D., & Weigold, M. F. (2002).Advancing science communication: A survey of science communicators.Science Communication, 23, 310-322.

Woolfolk, A. (2009). Educational psychology: Bagian Kedua. Boston: Pearson Education.

WPI.(2008). Writing, reading, and presentation rubric. Massachusetts: Massachusetts Academy of Mathematics and Science.

Yalcin, A. U., Turgut, & Buyukkasap, E. (2009). The effect of project based learning on science undergraduate’s learning of electricity, attitude toward physics and scientific process skills. International Online Journal of Educational Science, 1, 81-105.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jnsi.v1i2.6594

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Journal of Natural Science and Integration

P-ISSN 2620-4967 | E-ISSN 2620-5092

Published by:

Program Studi Tadris IPA Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Alamat Redaksi:

Jl. H.R. Soebrantas KM 15,5, Tuah Madani, Tampan,

Pekanbaru, Riau, Indonesia 28293

email: jnsi.tadrisipa@uin-suska.ac.id

 

Indexed by:

   Flag Counter 

Visitors Statistics