PEMIKIRAN TASAWUF HAMKA DALAM KEHIDUPAN MODERN

Silawati Silawati

Abstract


Tasawuf modern Hamka sangat penting artinya bagi dunia saat ini, karena masyarakat telah terperangkap dalam pola pikir rasional dan mencampakkan dimensi batin, hingga melahirkan gaya hidup yang materialis dan hidonis, dalam arti masyarakat hanya berfikir kehidupan duniawi semata tanpa menghiraukan kehidupan ukhrawi, akibatnya berbagai penyimpangan kemanusian terjadi disegala sektor kehidupan, seperti; koropsi, penindasan terhadap kaum lemah, penyalahgunaan kekuasaan, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, eksploitasi sumberdaya alam hingga menimbulkan kerusakan lingkungan, dekadensi moral dan lain sebagainya. Disisi lain ada sebagian orang yang terlalu terlena dengan tradisi mistik sufistik, mereka meyakini dengan meninggalkan kehidupan dunia akan mendapatkan kebahagian batin yang akhirnya menghantarkan mereka pada singgasana kemuliaan kelak di akhirat, dari pemahaman ini mereka tidak mautau terhadap berbagai penyimpangan yang terjadi di sekeliling mereka. Mereka acuh terhadap hirukpikuk keramaian zaman, karena mengurusi yang demikian dianggap sebagai kesiasiaan belaka. Melihat gejala seperti itu, tasawuf modern Hamka layak dijadikan rujukan dalam kehidupan yang delematis tersebut, karena itu pemikiran tasawuf hamka, mampu memberikan pemahaman untuk mengatasi krisis spiritual manusia modern dan dampak yang ditimbulkan, tawaran tasawuf terhadap kebutuhan spiritual manusia modern, tasawuf sebagai instrumen pembinaan moral manusia modern, serta integrasi syari’ah dan tasawuf sebagai wujud sufistik modern.

Keywords


Tasawuf; sufistik; hidonis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons LicenseAn-Nida by http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/Anida is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats