ADDITIONAL MENU
PERLINDUNGAN HUKUM ISTRI DAN ANAK DALAM PERNIKAHAN SIRI: Tantangan Era Digital di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perlindungan hukum bagi istri dan anak dalam praktik pernikahan siri yang semakin berkembang di Indonesia, terutama di era digital. Fenomena pernikahan siri yang tidak tercatat secara resmi menimbulkan berbagai masalah hukum, seperti status hukum, hak keperdataan, serta perlindungan perempuan dan anak. Dengan kemajuan teknologi dan media sosial, praktik pernikahan siri menjadi semakin sulit diawasi dan ditegakkan secara hukum. Pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan digunakan dalam penelitian ini, menganalisis peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, serta literatur hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pernikahan siri dianggap sah menurut hukum Islam jika memenuhi rukun dan syarat, ia tidak memiliki kekuatan hukum dalam hukum positif, sehingga perlindungan hukum terhadap istri dan anak menjadi lemah, terutama terkait nafkah, waris, status hukum anak, dan hak administratif. Selain itu, penggunaan teknologi digital memperluas praktik pernikahan siri yang belum diatur secara cukup. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, dan optimalisasi peran negara demi perlindungan perempuan dan anak yang lebih efektif dalam praktik pernikahan siri.
Full Text:
PDFReferences
Abdurrahman. (1992). Kompilasi Hukum Islam Indonesia. Akademi Pressindo.
Abror, A. M. (2020). Maqasid al-Shari’ah dan Ijtihad Maqasidi. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam , 1(1).
Afda’u, F., Wahyuni, H. H., & Ahmad, R. S. (2025). Dinamika Perkawinan Virtual di Era Digital serta Implikasinya terhadap Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Perspektif Hukum. Equality: Law and Social, 2(1), 48–55. https://ejournal.risetanakbangsa.id/jhs
Affan, M. S. (2021). Dekonstruksi Konsep Kafa’ah (Analisis Antropologi Hukum Di Kalangan Keluarga Nikah Beda Agama). IJTIHAD.
Akmal, A. M., & Asti, M. J. (2021). PROBLEMATIKA NIKAH SIRI, NIKAH ONLINE DAN TALAK SIRI SERTA IMPLIKASI HUKUMNYA DALAM FIKIH NIKAH. Al-Risalah Jurnal Ilmu Syariah Dan Hukum, 1(1). https://doi.org/10.24252/al-risalah.v1i1.22247
Al-Amruzi, M. F. (2021). Pencatatan Perkawinan Dan Problematika Kawin Siri. Ulumul Syar’i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum Dan Syariah, 9(2). https://doi.org/10.52051/ulumulsyari.v9i2.79
Anshari, N. (2023). Inheritance rights of children from sirri marriages: An analysis based on fiqh and positive law in Indonesia. International Journal of Sharia Studies, 1(1). https://doi.org/10.61810/ijss.v1i1.1
Basyih, A. A. (2000). Hukum Perkawinan Islam. UII Press.
Campbell, A., & Wu, A. S. (2011). Multi-agent role allocation: Issues, approaches, and multiple perspectives. Autonomous Agents and Multi-Agent Systems, 22(2). https://doi.org/10.1007/s10458-010-9127-4
Dewi, C. I. D. L. (2023). Sistem Hukum dalam Perjanjian Perkawinan pada Perkawinan Campuran. Jurnal Yustitia, 16(2). https://doi.org/10.62279/yustitia.v16i2.977
Faizah, S. (2014). Dualisme Hukum Islam Di Indonesia Tentang Nikah Siri. ISTI’DAL; Jurnal Studi Hukum Islam, 1(1).
Fitriah, M., Mashuri, M. M., Mufid, M. A., & Rohtih, W. A. (2023). HAK PRIORITAS KELUARGA DALAM AL-QUR’AN (TELAAH TAFSIR MAQASHIDI). Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia, 2(2).
Ghozali, A. R. (2008). Fiqh Munakahat. Kencana.
Hadjon, P. (1987). Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Indonesia. Bina Ilmu.
Hasanah, N., & Niskaromah. (2025). The Phenomenon of Siri Marriage in Indonesia: A Review of Munakahat Fiqh. Zabags International Journal of Islamic Studies, 2(1). https://doi.org/10.61233/zijis.v2i1.14
Ilhammuddin Aribbillah, Nadi Putra, Zia Ulfuat Hisam Abdillah, & Saiin, A. (2025). Legalitas dan Pengakuan Perkawinan Siri dalam Perspektif Hukum Keluarga di Era Digital. Al Fuadiy Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1). https://doi.org/10.55606/af.v7i01.1271
Iwan, I. (2022). Akta Nikah Sebagai Bukti Otentik Perkawinan di Indonesia; Analisis Maqashid Syariah Terhadap Pencatatan Perkawinan. Al-Usrah : Jurnal Al Ahwal As Syakhsiyah, 10(1). https://doi.org/10.30821/al-usrah.v10i2.14713
Jahroh Siti. (2014). Perspektif Fiqh Perempuan dalam Pembelajaran Fiqh Munakahat. Agama Dan Hak Asasi Manusia, 4.
Jefford, C, W., Kabengele, T., Kovacs, J., & Burger, U. (1974). problematika nikah sirri di Indonesia (kedudukan nikah sirri menurut hukum positif Indonesia). TetrahedrHendra Suryaon Lett., 3(1).
Kamali, M. H. (2025). Ijtihad Maqasidi . In Goals and Purposes of Shariah. https://doi.org/10.1093/9780197786390.003.0014
Kamaludin, A., & Saefudin, S. (2022). POLA IMPLEMENTASI TAFSIR MAQĀȘIDÎ. Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran Dan Keislaman, 5(02). https://doi.org/10.36671/mumtaz.v5i02.211
Khafifah Anjar Riani, Raisa Mahfuzhia Aufa, & Anwar Hafidzi. (2025). Implikasi Hukum Teknologi Digital Terhadap Institusi Perkawinan: Pernikahan Virtual, Aset Digital Dalam Harta Bersama, Dan Cyber Divorce. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(2). https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1158
Kusmana. (2018). Epistemologi Tafsir Maqasidi. MUTAWATIR, 6(2). https://doi.org/10.15642/mutawatir.2016.6.2.206-231
Luthfi, F., Hasan, A., & Jalaluddin, J. (2024). Tantangan Dan Regulasi Dalam Pewarisan Aset Digital: Studi Perbandingan Hukum Positif Dan Hukum Islam. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 2(4). https://doi.org/10.62976/ijijel.v2i4.823
Manurung, A., & Lusia Sulastri. (2021). Polemik Pencatatan Anak Dari Nikah Siri. Jurnal Hukum Sasana, 7(2). https://doi.org/10.31599/sasana.v7i2.858
Maswir, M. (2019). NIKAH NIAT TALAK PERSPEKTIF ANTROPOLOGI HUKUM ISLAM. Hukum Islam, 18(2). https://doi.org/10.24014/hi.v18i2.6832
Moore, S. F. (1973). Law and Social Change: The Semi-Autonomous Social Field as an Appropriate Subject of Study. Law & Society Review, 7(4). https://doi.org/10.2307/3052967
Moore, S. F. (2000). Uncertainties in situations, indeterminacies in culture; Law and social change: the semi-autonomous social field as an appropriate subject of study. In Law as Process: An Anthropological Approach.
Nadriana, L., & Yunani, E. (2023). IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HILANGNYA HAK ISTRI DAN ANAK AKIBAT PERNIKAHAN SIRI. Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum, 2(01). https://doi.org/10.24967/jaeap.v2i01.2065
Ningrum, F. W. (2025). Nikah Siri dan Dampaknya Terhadap Hak Perempuan dan Anak dalam Itsbat Nikah. Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam Dan Kajian Filsafat Syariah, 2(1).
Novri Hanafiah, Surya Sukti, & Mustar. (2025). Reformasi Hukum Keluarga di Era Disrupsi: Menyikapi Perkembangan Digital Dalam Isu Pernikahan dan Perceraian. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(5). https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i5.300
Paijar, P. (2022). PROBLEMATIKA PASCA NIKAH SIRI DAN ALTERNATIF PENYELESAIANNYA. Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Peradilan Islam, 3(1). https://doi.org/10.15575/as.v3i1.17463
Prodjohamidjojo. (2017). Hukum Perkawinan Indonesia. Karya Gemilang.
Raihani. (2011). A whole-school approach: A proposal for education for tolerance in Indonesia. Theory and Research in Education, 9(1). https://doi.org/10.1177/1477878510394806
Roslan, M. M., & Zainuri, A. O. (2023). Arguments In Applying Maqasid Syariʻah In The Fatwa Issuance: An Ijtihad Maqasidi Analysis. Journal of Fatwa Management and Research, 28(1). https://doi.org/10.33102/jfatwa.vol28no1.464
Salomo Jitmau, Naim, S., & Muh Akhdharisa SJ. (2025). Implementation of the Principle of Equality Before the Law in the Dynamics of Indonesian Law. JUSTISI, 11(2). https://doi.org/10.33506/js.v11i2.4088
Sani, H. (2023). Problematika Nikah Siri (Analisis Urgensi Pencatatan Perkawinan Perspektif Ushul Fiqh). ABSHAR: Jurnal Hukum Keluarga Islam, Pendidikan, Kajian Islam Dan Humaniora, 1(1).
Sari, T. J. M. (2018). Analisis Hukum Keabsahan Pernikahan Siri Secara Online Melalui Mobile Aplikasi “Nikah Siri” Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.
Smith, L. T. (2015). Imagining our own approaches. Cataloging and Classification Quarterly, 53(5–6). https://doi.org/10.1080/01639374.2015.1027982
Tahir, M. (2011). Meredam Kemelut Kontroversi Nikah Sirri (Perspektif Maslahah). Al-Mawarid, 11(2). https://doi.org/10.20885/almawarid.vol11.iss2.art8
Taufiq, M. (2019). Nikah Sirri Perspektif Maqashid Syariah. Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law, 1(2). https://doi.org/10.19105/al-manhaj.v1i2.3138
Topchiev, M. S. (2025). “Societal Security”: Concepts and Approaches. Voprosy Filosofii, 2025(1). https://doi.org/10.21146/0042-8744-2025-1-25-33
Warisni, R., Heniarti, D. D., & Nurhasanah, N. (2025). Perlindungan Hak Nafkah Anak Dari Perkawinan Siri Kajian Itsbat Nikah Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Keadilan. Journal of Islamic Law, 4(2).
Wirna, & Nelli, J. (2025). Hak Waris dalam Nikah Sirri Era Digital: Antara Fiqh Munakahat dan Hukum Positif Indonesia. Kutubkhannah; Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 25(2), 418–430. https://doi.org/10.24014/kutubkhanah.v25i1.38765
Zubairin, A. (2024). Metode Tafsir Maqasidisistemik (Sebuah Pendekatan Tafsir Maqasisi Berbasis Sistem Dalam Memahami Teks dan Konteks Al-Qur’an). Αγαη, 15(1).
DOI: http://dx.doi.org/10.24014/nusantara.v22i1.39426
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Nusantara; Journal for Southeast Asian Islamic Studies Indexed By:
Mailing Address:
Nusantara Journal for Southeast Asian Islamic Studies is published by Institute for Southeast Asian Islamic Studies (ISAIS) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Gedung Islamic Center Lt. I Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Jl. H.R. Soebrantas Km. 15 No. 155 Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru - Riau 28293, PO. BOX 1004.








