PERBEDAAN TINGKAT KEBERSYUKURAN PADA PEREMPUAN LAJANG DAN SUDAH MENIKAH

Rosadi Rosadi

Abstract


The sense of gratitude that women have is not always the same between single and married women. Subjects in this study were 46 participants aged 22-36 years. The instrument used in this study was the GQ-6 gratitude scale compiled by McCullough, Emmons & Tsang. The data analysis used was the 2-sample difference test technique, namely the Independent sample t-test. Based on the results of the research data analysis, it can be concluded that there are significant differences in single and married women related to the level of gratitude. This can be seen from the results of statistical data analysis with the t test technique which shows a probability value of 0.034> 0.05 which indicates a significant difference. Thus the difference in the average actually occurs in real terms. In conclusion, married women have a higher level of gratitude (M = 35.95) than single women (M = 34.04).

 

Rasa kebersyukuran yang dimiliki oleh perempuan tidak selalu sama antara perempuan lajang dan menikah. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 46 orang partisipan yang berumur 22-36 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala syukur GQ-6 yang di susun oleh McCullough, Emmons & Tsang. Analisis data yang digunakan adalah teknik uji perbedaan 2 sampel yaitu Independent sampel t-test. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada perempuan lajang dan sudah menikah terkait dengan tingkat kebersyukuran. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil analisis data statistik dengan teknik uji t yang menunjukkan nilai probabilitas 0,034 > 0,05 yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan. Dengan demikian perbedaan rata-rata yang ada benar-benar terjadi secara nyata. Sebagai kesimpulannya adalah perempuan yang sudah menikah memiliki tingkat kebersyukuran yang lebih tinggi (M = 35,95) dibandingkan perempuan lajang (M = 34,04).


Keywords


Kebersyukuran; Perempuan Lajang; Perempuan Sudah Menikah

Full Text:

PDF

References


Abu Rizki Tazaka. (2014). Energi Syukur, istigfar, muhasabah (tiga pintu kearifan). Al-Kamil.

Al-Bantanie, S. (2009). Dahsyatnya syukur. Qultum Media.

Rahmalia, D. (2018). Makna Hidup Pada Wanita Dewasa Madya Yang Belum Menikah. Kognisi Jurnal, 3(1), 23–32.

Emmons, R. A. (2008). Gratitude, subjective well-being, and the brain. Dalam The science of subjective well-being (hlm. 469–489). Guilford Press.

Emmons, R. A., & Mishra, A. (2012). Why gratitude enhances well-being: What we know, what we need to know. Oxford University Press.

Emmons, R. A., McCullough, M. E., & Tsang, J.-A. (2003). The assessment of gratitude. Dalam Positive psychological assessment: A handbook of models and measures (hlm. 327–341). American

Psychological Association. https://doi.org/10.1037/10612-021

Froh, J. J., Bono, G., & Emmons, R. (2010). Being grateful is beyond good manners: Gratitude and motivation to contribute to society among early adolescents. Motivation and Emotion,

(2), 144–157. https://doi.org/10.1007/s11031-010-9163-z

Froh, J.J., Yurkewicz, C., & Kashdan, T.B. (2009). Gratitude and subjective well-being in early adolescence: Examining gender differences. Journal of Adolescence, 32(3), 633–650.

https://doi.org/10.1016/j.adolescence. 2008.06.006

Gordon, C., Arnette, R., & Smith, R. (2011). Have you thanked your spouse today?: Felt and expressed gratitude among married couples. Personality and Individual Differences, 50, 339–

https://doi.org/10.1016/j.paid.2010.10.012

Haryanto,H.C. & Kertamuda, F.E. (2016). Syukur Sebagai Sebuah Pemaknaan. InSight, 18(2), 109–

Julike, Sarinah, & Sri Hartini. (2019). Hubungan antara Gratitude dengan Kepuasan Perkawinan Pada Pasangan Menikah di Komplek Merbau Mas Medan. InSight, 15(1).

https://doi.org/10.32528/ins.v15i1.1618

Kashdan, T. B., Mishra, A., Breen, W. E., & Froh, J. J. (2009). Gender Differences in Gratitude: Examining Appraisals, Narratives, the Willingness to Express Emotions, and Changes in Psychological Needs. Journal of Personality, 77(3), 691–730. https://doi.org/10.1111/j.1467-6494.2009.00562.x

Marwah: Jurnal Perempuan, Agama danJender

(p-ISSN: 1412-6095|e-Issn: 2407-1587

Vol. 19, No. 2, 2020, Hal. 121 - 130

24014/Marwah.v19i2.10541

Kashdan, T., Uswatte, G., & Julian, T. (2006). Gratitude and hedonic and eudaimonic well-being in Vietnam War veterans. Behaviour research and therapy, 44, 177–199.

https://doi.org/10.1016/j.brat.2005.01.005

Kristanto, E. (2016). Perbedaan Tingkat Kebersyukuaran pada Laki-laki dan Perempuan. 7.

Maulidah, I. L. (2016). Kebersyukuran dan Kebermaknaan Hidup pada Penderita Jantung Koroner. Psycho Idea, 14(2), 10-16–16. https://doi.org/10.30595/psychoidea.v14i2.2116

Khairani, M., Rachmatan, R., Sari, K., Sulistyani, A., & Soraiya. P. (2016). Kebersyukuran dan Kepuasan dalam Pernikahan: Sebuah Tinjauan Psikologis pada Wanita Dewasa Muda. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 2(1), 77–87.

Marettih, A.K.E., & Wahdani, S.R. (2017). Melatih kesabaran dan wujud rasa syukur sebagai makna coping bagi orang tua yang memiliki anak autis, Marwah: Jurnal Perempuan, Agama, dan Gender, 16 (1), 13-31.

McCullough, M. E., Emmons, R. A., & Tsang, J.-A. (2002). The grateful disposition: A conceptual and empirical topography. Journal of Personality and Social Psychology, 82(1), 112–127. https://doi.org/10.1037/0022-3514.82.1.112

McCullough, M. E., Tsang, J.-A., & Emmons, R. A. (2004). Gratitude in Intermediate Affective Terrain: Links of Grateful Moods to Individual Differences and Daily Emotional Experience. Journal of Personality and Social Psychology, 86(2), 295–309.

https://doi.org/10.1037/0022-3514.86.2.295

Peterson, J. (2013). Three Forms of Meaning and the Management of Complexity.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2014). SPSS untuk Penelitian / V. Wiratna Sujarweni ; editor, Florent (Ed.1 Cet. 1). Pustaka Baru Press.

Kusumastuti, W., Setyorini, N., & Laksono, R.A. (2017). Makna Kebersyukuran Berdasarkan Kajian Psikologis dan Kajian Tafsir Al Misbah. SEMNASBAHTERA.

Wijayanti, S., Listiyandini, R. A., & Rahmatika, R. (2018). Peran Kebersyukuran terhadap Kualitas Hidup Kesehatan pada Remaja di Panti Asuhan [Text]. Peran Kebersyukuran terhadap Kualitas Hidup Kesehatan pada Remaja di Panti Asuhan.

https://doi.org/10.13140/rg.2.2.32145.07527

Christie, Y., Hartanti, H., & Nanik, N. (2013). Perbedaan Kesejahteraan Psikologi pada Wanita Lajang Ditinjau dari Tipe Wanita Lajang. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas

Surabaya, 2(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/marwah.v19i2.10541

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender

Diindeks oleh:

Dipublikasikan oleh:

Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender (ISSN Print: 1412-6095 l ISSN Online 2407-1587)

Alamat Redaksi:

Pusat Studi Gender dan Anak LPPM UIN Suska Riau
Gedung Islamic Center Lantai 1
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan
Pekanbaru - 28293
email: jurnal.marwah@uin-suska.ac.id

Creative Commons License
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International


View My Stats