Status Trofik dan Keanekaragaman Fitoplankton pada Dua Musim di Waduk Cengklik, Kabupaten Boyolali
Abstract
. Kualitas air danau dapat tercemar akibat tingginya sumber nutrien dan tinggi pertumbuhan alga seperti fitoplankton secara signifikan. Waduk Cengklik dimanfaatkan untuk aktivitas domestik, saluran irigasi, dan budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status trofik, kelimpahan fitoplankton, dan faktor pembatas pertumbuhan fitoplankton selama dua musim di Waduk Cengklik, Kabupaten Boyolali. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif, yang melibatkan 3 parameter yaitu fitoplankton, klorofil-a, dan nutrien. Data fitoplankton diperoleh dari hasil identifikasi jenis dan kelimpahannya, sedangkan untuk data klorofil-a dan nutrient diperoleh dari hasil pembacaan nilai absorbansi dari masing-masing sampel. Pengambilan sampel dilakukan pada 8 titik dengan 2 musim yang berbeda. Analisis hubungan TN-TP dan fitoplankton cukup erat dengan nilai regresi (R2) tertinggi pada bulan Juli 2024 hanya mencapai 57,11%, dan menurun drastis pada bulan Mei 2025 yang hanya mencapai 2,97%. Pada bulan Juli 2024 nilai TSI mencapai 60,05 (eutrofik sedang) dengan nilai konsentrasi nutrien tertinggi berada pada titik 1, konsentrasi nitrat yang mencapai 6,76 mg N/L, total fosfor 0,26 mg P/L, klorofil-a 16,64 mg/m3, dan nilai kedalaman secchi-disk sebesar 0,33 m. Nilai TSI menurun pada bulan Mei 2025 sebesar 50,78 (eutrofik rendah) dengan nilai konsentrasi nutrien tertinggi berada pada titik 5, konsentrasi total nitrogen yang mencapai 1,69 mg N/L, total fosfor <0,027 mg P/L, klorofil-a 2,60 mg/m3, dan nilai kedalaman secci-disk sebesar 1,69 m. Fitoplankton di Waduk Cengklik didominasi oleh jenis kelompok (filum) Chlorophyta.
Kata kunci: Status Trofik, Fitoplankton, Nutrien, TSI
Full Text:
PDFReferences
[APHA] Rice, E. W., Baird, R. B., & Eaton, A. D. (2017). Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater, 23rd Edition (Nos. 4500-NO3-C). American Public Health Association [APHA].
[APHA] Rice, E. W., Baird, R. B., & Eaton, A. D. (2017). Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater, 23rd Edition (Nos. 10200-F). American Public Health Association [APHA].
[APHA] Rice, E. W., Baird, R. B., & Eaton, A. D. (2017). Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater, 23rd Edition (Nos. 10200-H). American Public Health Assosiation [APHA].
Basmi, H.J. (2000). Planktonologi: Plankton sebagai indikator kualitas perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor. 60 hlm.
Bellinger, Edward. G., & Sigee, David. C. (2010). Freshwater algae identification and use as bioindicators. A John Wiley & Sons, Ltd.
Carlson, R. E. (1977). A trophic state index for lakes1. Limnology and Oceanography, 22(2), 361–369. https://doi.org/10.4319/lo.1977.22.2.0361
Fanni, N. A., & Shaleh, F. R. (2021). Trophic status in joto reservoir, lamongan. Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan, 19(2), 354. https://doi.org/10.32663/ja.v19i2.2298
Maulana, A. A., Irnawati, R., & Aryani, D. (2024). Phytoplankton diversity and relationship with water quality of cikoncang reservoir, lebak regency: Habitus Aquatica, 5(2), 89–98. https://doi.org/10.29244/HAJ.5.2.89
Maylanda, D. A., Paryono, P., & Rahman, I. (2024). Studi kandungan dan sebaran nutrien pada perairan teluk swage, lombok timur. Jurnal Perikanan Unram, 13(4), 1225–1234. https://doi.org/10.29303/jp.v13i4.634
Nasution, A., Widyorini, N., & Purwanti, F. (2019). Analisis hubungan kelimpahan fitoplankton dengan kandungan nitrat dan fosfat di perairan morosari, demak relationship analysis of phytoplankton abundance to nitrate and phosphate in the morosari waters, demak. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 8(2), 78–86. https://doi.org/10.14710/marj.v8i2.24230
Pradana, P. R. R. W., Rahman, A., & Ain, C. (2024). Analysis of the relationship between primary productivity, phytoplankton abundance and nutrients in Cengklik Reservoir, Boyolali. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 11(2), 104. https://doi.org/10.29103/aa.v11i2.12597
Putra, M. I. W., Afiati, N., & Purnomo, P. W. (2025). Dampak kualitas air terhadap sumber daya ikan di sungai seklenting, kabupaten demak. Jurnal Pasir Laut, 9(2), 31–40. https://doi.org/10.14710/jpl.2025.69495
Rahmah, N., Zulfikar, A., & Apriadi, T. (2022). Kelimpahan fitoplankton dan kaitannya dengan beberapa parameter lingkungan perairan di estuari sei carang kota tanjungpinang. Journal of Marine Research, 11(2), 189–200. https://doi.org/10.14710/jmr.v11i2.32945
Roziaty, E., Aksiwi, D. H., & Setyowati, N. A. D. (2018). Keragaman plankton di wilayah perairan waduk cengklik boyolali jawa tengah. Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 4(1), 69–77. https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v4i1.5935
[SNI]Standar Nasional Indonesia. (2004). Air dan Air Limbah—Bagian 9: Cara Uji Nitrit (NO2-N) Secara Spektrofotometri (Nos. 06–6989; Versi 9). Badan Standardisasi Nasional.
[SNI]Standar Nasional Indonesia. (2005). Air dan Air Limbah—Bagian 30: Cara Uji Kadar Amonia dengan Spektrofotometer Secara Fenat (Nos. 06–6989; Versi 30). Badan Standardisasi Nasional.
[SNI]Standar Nasional Indonesia. (2021). Air dan Air Limbah—Bagian 31: Cara Uji Kadar Orthofosfat dan Total Fosfor Menggunakan Spektrofotometer dengan Reduksi Asam Askorbat (No. 6989; Versi 31). Badan Standardisasi Nasional.
Suhartini, I., Kurniawan, I. D., & Taufiq, R. (2021). Struktur Komunitas Fitoplankton Sebagai Bioindikator Status Trofik Perairan Waduk Jangasari Kabupaten Cianjur. Gunung Djati Conference Series, 6, 38–46. https://conference.uinsgd.ac.id/index.php/
Wahyuningsih, S., Gitarama, A. M., & Gitarama, A. M. (2020). Amonia pada sistem budidaya ikan. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(2), 112. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v5i2.929
Yuni, Y., & Mustaqim, M. (2020). Study kelimpahan fitoplankton dengan ketinggian air tambak yang berbeda di Desa Jangka Alue Bie. Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 2(1). https://doi.org/10.51179/jipsbp.v2i1.373
DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jej.v5i2.37915
Refbacks
- There are currently no refbacks.
INDEXED BY:
![]() | ![]() ![]() | ![]() ![]() | ![]() |
![]() ![]() | ![]() ![]() | ![]() ![]() | ![]() |
![]() ![]() | ![]() ![]() | ![]() |
Published By:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.