GENDER DAN KOMUNIKASI POLITIK: TANTANGAN PEREMPUAN PKS DALAM PROGRAM RUMAH KELUARGA INDONESIA
Abstract
Komunikasi politik perempuan Partai Keadilan Sejahtera Kota Pekanbaru pada Pemilu Legislatif tahun 2024 menggunakan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) sebagai program pemenangan untuk calon legislatif perempuan. Namun, hasil Pemilu Legislatif 2024 menunjukkan tidak satu pun kursi aleg PKS di DPRD Kota Pekanbaru diduduki politisi PKS yang menggunakan program RKI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi politik perempuan PKS Kota Pekanbaru dikaitkan dengan program RKI tersebut. Penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan hambatan komunikasi politik perempuan PKS meliputi adanya norma dan stereotip perempuan, akses jaringan dan sumber daya yang lemah. Pada aspek gender masih adanya stereorip gender, masalah domestik, dan jaringan yang tidak optimal. Kompetensi juga masih lemah dalam hal penguasaan isu politik dan pengelolaannya, komunikasi massa seperti diskusi dan beretorika di publik juga terbilang lemah. Sedangkan secara empati meliputi pendekatan emosional, isu sosial dan kesejahteraan yang juga perlu ditingkatkan.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.24014/jrmdk.v6i3.33894
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Editorial Office:
2nd Floor, Building of Da'wah and Communication Faculty, UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru
Email : jrmdk@uin-suska.ac.id







.png)


