Eksperimen Kulit Jeruk sebagai Desain Didaktis untuk Menemukan Luas Permukaan Bola dalam Pembelajaran Matematika Kontekstual

Tiara Trirahmayati, M Fikri Hamdani, Risnawati Risnawati

Abstract


Pemahaman konsep luas merupakan tantangan bagi siswa sekolah dasar karena sifatnya yang abstrak dan cenderung diajarkan secara prosedural. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis desain didaktis berbasis eksperimen kulit jeruk guna membantu siswa kelas VI Sekolah Dasar memahami konsep luas permukaan bola secara konkret, visual, dan kontekstual. Pendekatan yang digunakan adalah kualitaitf deskriptif dengan kerangka Didactical Design Research (DDR) yang mencakup tiga tahapan : analisis prospektif, metapedadidaktik, dan analisis retrospektif. Subjek penelitian terdiri atas lima siswa kelas VI Sekolah Dasar yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis hasil pekerjaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksperimen kulit jeruk efektif dalam mengatasi hambatan belajar ontogenik, didaktik, dan epistemologis. Siswa mampu mengonstruksi konsep luas permukaan bola secara mandiri melalui aktivitas membelah jeruk, menempel kulit pada lingkaran datar, dan menyimpulkan bahwa luas permukaan bola setara dengan empat kali luas lingkaran. Desain ini juga meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan desain didaktis serupa pada topik geometri ruang lainnya serta integrasi media digital untuk mendukung proses visualisasi konsep matematika.


References


Brousseau, G. (1997). Theory of didactical situations in mathematics. Kluwer Academic Publishers.

Clements, D. H., & Battista, M. T. (2001). Research on children’s geometrical thinking. In D. A. Grouws (Ed.), Handbook of research on mathematics teaching and learning (pp. 420–464). National Council of Teachers of Mathematics.

Fitriani, R. (2022). Pengaruh penggunaan media konkret terhadap hasil belajar matematika siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 98–106.

Gravemeijer, K. (2004). Developing realistic mathematics education. Freudenthal Institute.

Gravemeijer, K., & Cobb, P. (2006). Design research from a learning design perspective. In Educational design research (pp. 17–51). Routledge.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.

Niryan, S., & Habibi, A. (2024). Identifikasi learning obstacles berdasarkan teori situasi didaktis. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 9(1), 15–29.

Prasetya, D. (2021). Eksperimen kulit jeruk sebagai pendekatan konstruktif. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 9(1), 45–53.

Sarama, J., & Clements, D. H. (2009). Early childhood mathematics education research. Routledge.

Suryadi, D. (2010). Mengatasi masalah belajar matematika dengan pendekatan pedagogi didaktik. UPI Press.

Suryadi, D. (2013). Didactical Design Research (DDR) dalam pengembangan pembelajaran matematika. Mimbar Pendidikan.

Van Hiele, P. M. (1957). The child’s thought and geometry.

Wijayanti, S. (2023). Pengaruh media konkret terhadap pemahaman konsep geometri siswa SD. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 11(1), 73–82.

Zacharia, Z. C., & Olympiou, G. (2011). Physical versus virtual manipulative experimentation. Educational Technology & Society, 14(3), 205–214.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/ejpe.v9i1.38809

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Terindeks:

       

Dipublikasikan oleh:

Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah FTK Univ. Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan
Pekanbaru - 28293
email: elibtidaiy.pgmi@uin-suska.ac.id
Creative Commons License
el-ibitadiy : Journal of Primary Education is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.