Interpretation QS. an-Nisa’: 34 Perspectives of Amina Wadud Muhsin and The Implication of Her Thinking In Indonesia

Naili Rosa Urbah Rusydiana, Hadiana Trendi Azami

Abstract


This paper describes the gender verse that has become a hot discourse during groups that interpret religious texts as misogynistic. One of them is in QS. an-Nisa’: 34 concerning the position of men against women. The majority of classical commentators interpret this verse textually that men are more powerful than women. However, in this contemporary era, many figures reconstruct this interpretation. One of them is Amina Wadud. Through this paper, the writer tries to reconstruct the interpretation of QS. an-Nisa’: 34 with the method of Hermeneutics Tauhid Amina Wadud. As a result, first, the word “ar-rijalu qawwamuna ‘ala nisa” cannot only be interpreted as a husband and wife. This word applies to two situations that occur. The first situation is the right to take precedence over others and provide a living for women. However, if one of these conditions is nowhere, then the man is considered a failure and is not included in the qawwam meant for women. Second, the word nusyuz does not only apply to women but also men. Third, the implications of Amina Wadud’s thought in Indonesia can be measured through: the intensity of being a resource at Indonesian conferences, the spread of her work and many studies on her thoughts, either critical studies or using them as a methodological basis, and many researchers who are inspired or have the same mindset as.

Keywords


Hermeneutics; Gender; Interpretation of Feminism

Full Text:

PDF

References


Abd, Warist. “Mengagas Fiqh Perempuan : Membangun kekuatan “Hukum” Bagi Perempuan (Telaah Kritis atas Pemikiran KH. Husein Muhammad)”. Proceedings Ancoms (2017).

Abdullah, Mochammad “Pendekatan Feminis Terhadap Penafsiran Al-Qur’an : Studi Atas Pemikiran Kh. Husein Muhammad Tentang Ayat-Ayat Gender Dalam Al-Qur’an”. Skripsi UIN Sunan Ampel Surabaya 2018, 57-60

Andri, Sofia Rosdanila. “Argumen Penafsiran Tekstualis versus Kontekstualis tentang Kepemimpinan Perempuan”. Jurnal Refleksi 13, No. 6, (2014); 770-771

Aspandi, Lc., M.H.I. “Hermeneutika Amina Wadud : Upaya Pembacaan Kontekstual Teks Keagamaan”, dalam jurnal Legitima 1, No. 1(2018): 45

Aulia, Rihlah Nur. “Menakar Kembali Pemikiran Feminisme Amina Wadud”. Jurnal Studi Al- Qur’an 7, No. 1, (2011): 31-47.

Dedi Juneidi, Muhammadong, Sahliah, “Metodologi Tafsir Amina Wadud dalam Menafsirkan Alqur’an”. Jurnal Pendidikan Islam 8, No. 2 (2019): 656-711

Dewi, Ernita. “Pemikiran Amina Wadud Tentang Rekonstruksi Penafsiran Berbasis Metode Hermeneutika”. Jurnal Substantia 15, No, 2 (2013): 111-145.

Dr. Marzuki, M.Ag. “Studi Tentang Kesetaraan Gender dalam Berbagai Aspek” [database online] http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/dr-marzuki-mag/dr-marzuki- mag-studi-tentang-kesetaraan-gender-dalam-berbagai-aspek.pdf diakses pada 20 Desember 2020.

Hanik, Fatmawati. “Penafsiran Amina Wadud Muhsin tentang bidadari dalam Al-Qur’ān (kajian hermeneutika)”. Disertasi IAIN Walisongo, 2013: 41-72

Ilma, Mugniatul.“Kontekstualisasi Konsep Nusyuz di Indonesia”. Skripsi IAIN Ponorogo 30, No.1, 2019, 1-22.

Irsyadunnas. “Tafsir Ayat-ayat Gender ala Amina Wadud Prespektif Hermeneutika Gadamer”. Jurnal Musawa 14, No. 2 (2015): 51.

Khasanah, Liatin. “Konsep Nusyuz Menurut Kompilasi Hukum Islam”. Skripsi IAIN Purwokerti, 2016, 23.

Khotibi, Diana. “Kebebasan Perempuan dalam Al-Qur’an : Studi Komparatif Penafsiran Amina Wadud dan Zaituna Subhan”. Skripsi, Universitas Nurul Jadid, Paiton Probolinggo, 2020, 60-78.

Kholifah, Ai Nurnira. “Perempuan dan pendidikan dalam kajian Tafsir Feminis: Studi analisis terhadap pemikiran KH. Husein Muhammad”. Disertasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2017.

Nasitotul, Janah. "Telaah buku argumentasi kesetaraan gender perspektif al-qur’an karya nasaruddin umar”. Jurnal Sawwa: Jurnal Studi Gender 12. No. 2 (2017): 167-186.

Ma’mur, Jamal. “Dinamika Pemikiran Gender Dalam Nahdlatul Ulama : Keputusan Muktamar Nahdlatu Ulama ke-28 (1989) Sampai Muktamar Nahdlatul Ulama ke-32 (2010)”. Disertasi doktor, IAIN Walisongo, Semarang, 2014.

Ma’shumah M.ag, Hj. Lift Anis.“Teks-Teks Keislaman Dalam Kajian Feminisme Muslim”. Jurnal Sawwa 7, No. 2 (2012): 73-89

Masyruroh, Nanik. “Analisis hukum islam terhadap pemikiran Amina Wadud tentang kesaksian wanita”. Disertasi UIN Sunan Ampel Surabaya, 2017: 29-44

M. Rusydi, “Relasi Laki-Laki dan Perempuan Menurut Amina Wadud”,. Jurnal MIQOT XXXVIII No. 2 (2014): 21-69.

M. Zainuddin, Ismail Maisaroh. “Posisi Wanita dalam Sistem Politik Islam : Telaah Terhadap Pemikiran Politik Yusuf Al-Qardhawi”. Jurnal XXI , No. 2 (2005): 186-193.

Muliadi, Erlan. “Telaah Atas Pemikiran Amina Wadud Muhsin Dalam ‘Inside The Gender Jihad’ : Women’s Reform In Islam”. Jurnal Qawwam 11, No. 2 (2017): 111-123

Mutrofin, “Kesetaraan Gender Dalam Pandangan Amina Wadud dan Riffat Hassan”. Jurnal Teosofi 3, No. 1 (2013): 237-445.

Mushodiqin, “Studi Pemikiran Amina Wadud Muhsin tentang Penyelesaian Nusyuz yang dilakukan oleh istri”. Skripsi IAIN Walisongo Semarang, 2008, 1-19.

Ramadhana, Sari. "Penafsiran Gender Amina Wadud Dalam Pandangan Akademisi Banjar”. Skripsi, UIN Antasari Banjarmasin 2019, 42

Rahmawati Hunawa, Rahmawati. “Kedudukan Suami Istri (Kajian Surah An-Nisa [4] : 34)”. jurnal Potret jurnal penelitian dan pemikiran Islam 22, No. 1, 2018; 33-34.

Rahman, Yusuf. “Feiminist Kyai, KH. Husein Muhammad : The Feminist Interpretation on Gendered Verses and The Qur’an Based Activisme”. Jurnal Al-Jami’ah : Journal of Islamic Studies 55, No. 2 (2017) : 294-296.

Rini. “Kontekstualisasi Tafsir Feminis Amina Wadud Pada Masyarakat Islam di Indonesia”. Fokus : Jurnal kajian keIslaman dan Kemasyarakatan 4, No. 01 (2019): 70-99.

Rofi’ah, Dr. Nur. Memecah Kebisuan : Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan. Jakarta : Komnas Perempuan, 2009.

Sari Ramadhana, “Penafsiran Gender Amina Wadud dalam Pandangan Akademisi Banjar:. Skripsi, Ushuluddin dan Humaniora, Uin Antasari Banjarmasin, 2019, 37-51.

Syamsuddin, Sahiron. Hermeneutika dan Perkembangan Ulumul Qur’an. Yogyakarta : Pesantren Nawesea Press, 2017.

Syahbana, Ali. “Studi Komparatif Pemikiran Ibn Hazim dan Ibn Qudamah tentang Hukum Penyusuan (RADAᾹH),” (Skripsi, IAIN Palangkaraya, 2018), 58-59.

Wadud, Amina. Inside the Gender Jihad Women’s Reform Islam. England: Oneworld Oxford, 2006.

Zuhdi, M. Nurdin. “Hermeneutika Al-Qur’an : Tipologi Tafsir Sebagai Solusi dalam Memecahkan Isu-Isu Budaya Lokal Keindonesiaan”. jurnal Esensia 13, No. 2 2012.

Bahtsul Masail ad Diniyyah al-Waqi’iyyah, Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Maudlu’iyyah, dan Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Qouniyyah. http://www.nu.or.id diakses pada 20 November 2020.

Konbes (Konferensi Besar) atau biasa disebut Konber NU https://www.nu.or.id diakses pada 20 November 2020.

Hj. Sinta Nuriyah Wahid http://www.replubika.co.id diakses pada 19 November 2020.

Dua jalan perjuangan nyai Sinta Nuriyyah untuk perempuan https://www.nu.or.id/post/read/1145660/dua-jalan-perjuangan-nyai-sinta-nuriyah-untuk- perempuan diakses pada 18 November 2020

Sinta Nuriyah https://idm.wikipidia.org/wiki/sinta_Nuriyah diakses pada 18 November 2020.

Ning Hindun Perempuan Pesantren https://www.kalis.id/2020/06/ning-hindun-anisah-ulama- perempuan.html diakses pada 18 November 2020.

Kh. Husein Muhammad, Biografi Singkat, Mendirikan Perguruan TinggiHingga Mendapa Penghargaan dari Pemerintah AS, https://surau.co/kh-husein-muhammad-biografi- singkat-mendirikan-perguruan-tinggi-hingga-mendapat-penghargaan-dari-oemerintah-as/ diakses pada 20 November 2020.

Nur Rofi’ah sebagai tokoh pemuda Nu penggerak pemberdayaan perempuan https://bangkitmedia.com/mengenal-nyai-nur-rofiah-tokoh-muda-nu-penggerak- pemberdayaan-perempuan/ diakses pada 20 November.

Dr. Puan Maharani Naksthatra Kusyala Devi, S.I.Kom adalah seorang politikus Indonesia https://g.co/kgsEvsAms diakses pada 20 November 2020.

Puan maharani keberpihakan pada perempuan https://republika.co.id/berita/pzajzf318/puan-maharani-harus-membuktikan-berpihak-pada-perempuan diakses pada 20 November 2020.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jush.v29i1.11931

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  Jurnal Ushuluddin Indexed By:

     

Alamat Redaksi:

 Whatsapp (Direct Chat)

Fakultas Ushuluddin UIN SUSKA Riau Jl. H.R. Soebrantas KM. 15,5 Panam – Pekanbaru

 E-mail: jurnal.ushuluddin@uin-suska.ac.id

ejournal: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/ushuludin



Lisensi Creative Commons
Jurnal Ushuluddin is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

View My Stats