Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Penderita Hipertensi di Puskesmas Tualang

Rahayu Sri Utami, Raudatussalamah Raudatussalamah

Abstract


Kepatuhan Berobat merupakan  aspek utama dalam menjalankan pengobatan hipertensi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan berobat adalah dengan memberikan dukungan sosial keluarga kepada penderita
hipertensi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan socialkeluarga dengan kepatuhan berobat penderita hipertensi.. Sampel
ditentukan dengan menggunakan non random dengan jumlah 109 penderita hipertensi yang terdiri dari 46 orang penderita laki laki dan 63 orang perempuan yang berobat di Puskesmas Tualang. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kepatuhan berobat dari Horne, Weinman, Barber, Elliott, dan Morgan, sedangkan skala dukungan sosial dari Sarafino.Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment diperoleh nilai koefisien korelasi dukungansosial keluarga dengan kepatuhan berobat adalah sebesar r = 0,501 dengan taraf signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kepatuhan berobat penderita hipertensi di Puskesmas Tualang. Artinya, semakin tinggi dukungan yang diberikan keluarga terhadap penderita hipertensi maka semakin tinggi pula kepatuhan berobat penderita hipertensi di Puskesmas Tualang.

Kata Kunci: Dukungan sosial Keluarga, Kepatuhan Berobat, hipertensi


References


Agrina, Sunarti Swastika Rini, Riyan Hairitama. (2011). Kepatuhan Lansia Penderita Hipertensi Dalam Pemenuhan Diet Hipertensi.Vol. 6, No 1, 46-53.

Agung. I. M. (2014). Modul Pelatihan SPSS. Fakultas Psikologi UIN Suska Riau.

Azwar, S. (2010).Dasar-Dasar Psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2011).Tes Prestasi: Fungsi Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

DiMatteo, M. R. (2004). Social Support and Patient Adherence To Medical Treatment: A Meta-Analysis. Health Psychology Vol. 23 No. 2, 207-218

Elvida, D., Agung, I. M., Harmaini, Herwanto, J., Husni, D. (2012).Pedoman Penulisan Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Horne, R., Weinman, J., Barber, N., Elliot, R., & Morgan, M. (2005).Concordance, Adherence And Compliance In Medicine Taking: Report For The National Co-Ordinating Centre For NHS Service Delivery And Organization R & D (NCCSDO). University Of Brighton, Falmer, Brighton BN1 9PH

Idrus, M. (2009).Metode Penelitan Ilmu Sosial. Yogyakarta: Penerbit Erlangga.

Jahja, Y. (2011). Psikologi Perkembangan. Kencana: Jakarta

Mutmainah, N dan rahmawati, M. (2010).Hubungan Antara Kepatuhan Penggunaan Obat dan Keberhasilan Terapi Pada Pasien Hipertensi Di Rumah Sakit Daerah Surakarta. Jurnal Farmasi Indonesia Vol. 11 No. 2 Desember.

Niven, N. (2002). Psikologi Kesehatan Pengantar Untuk Perawat Dan Professional Kesehatan Lain. Jakarta: Buku Kedokteran EGC

Notoadmodjo, S. (2005).Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC

Osamor. P. A. (2015). Social Support and Management Of Hypertension In Sout-West Nigeria. Cardiovascular Journal Of Africa Volume 26 No 1

Osterberg, L & Blaschke, T. (2005). Drug therapy adherence to medication.New England Journal Medicine 353;5

Padila. (2012). Buku Ajar: Keperawatan Keluarga Dilengkapi Aplikasi Kasus Askep Keluarga Terapi Herbal Dan Terapi Modalitas. Yogyakarta: nuha medika.

Palmer, A & Williams, B. (2007). Simple Guide, Tekanan Darah. Erlangga;Jakarta

Prasetyaningrum, Y. I. (2014). Hipertensi Bukan Untuk Ditakuti. Jakarta: FMedia

Pratita. (2012). Hubungan Dukungan Pasangan Dan Health Locus Of Control Dengan Kepatuhan Dalam Menjalani Proses Pengobatan Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Univ Surabaya, 1 (1)

Pujiyanto.(2008). Faktor Sosio Ekonomi yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi. KESMAS, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 3, No. 3, Desember

Sarafino.E.P & Smith. T.W. (1990).Health Pshycholology Biopsychosocial Interactions7th Edition.

Smet, B. (1994). Psikologi Kesehatan. PT. Gramedia Widiasarana Indonesia: Jakarta.

Sugiharto, A. (2007). Faktor-Faktor Risiko Hipertensi Grade II Pada Masyarakat (Studi Kasus Di Kabupaten Karanganyar).Tesis

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Trianni, L. (2013). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Berobat Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Ngaliyan Semarang.Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol. 1 No. 3.

Tumenggung, I. (2013). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Di Rsud Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango.Jurnal Health And Sport. Vol 07. No 01.

WHO.(2003). Adherence to long-term therapies.Evidence for action.

WHO. (2010). Library Cataloguing-in-Publication Data

Wibowo, A., & Wahyuningsih, A. (2011).Hubungan Kepatuhan Diet Dengan Kejadian Komplikasi Pada Penderita Hipertensi Di Ruang Rawat Inap Di RS. Baptis Kediri. Jurnal Stikes RS.Baptisz Kediri Vol 4, No. 1.

Widhiarso, W. (2001).Berurusan Dengan Outliers. Fakultas Psikologi UGM


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


REDAKSI : JURNAL PSIKOLOGI

Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Simpang Baru Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293 HP. 081378063164

E-mail : jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id/jurnalpsikologi@yahoo.com

Lisensi Creative Commons

Jurnal Psikologi oleh Fakultas Psikologi disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.