Hubungan Antara Berpikir Kritis Dan Konsep Diri Dengan Sikap Terhadap Pengembangan Karir Pegawai Negeri Sipil Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Riau

Yuliana Intan Lestari, Asmadi Alsa

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan antara berpikir kritis dan konsep diri dengan sikap pegawai negeri sipil terhadap pengembangan karir. Subjek penelitian adalah pegawai negeri sipil Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Riau berjumlah 80 orang. Data penelitian ini dikumpulkan melalui tiga skala dari tiga variabel yang akan diukur yaitu skala berpikir kritis, skala konsep diri dan skala sikap terhadap pengembangan karir. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Ganda.. Berdasarkan hasil analisis regresi terhadap data kemampuan berpikir kritis dan konsep diri dengan sikap terhadap pengembangan karir diperoleh hasil koefisien regresi R = 0,842, koefisien korelasi F-reg = 93,569 dengan nilai p = 0,000 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,708 atau 70,8 %. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi tersebut maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima yaitu ada hubungan positif yang sangat signifikan antara berpikir kritis dan konsep diri dengan sikap terhadap pengembangan karir pegawai negeri sipil. Kedua variabel memberikan sumbangan efektif yang berpengaruh pada sikap terhadap pengembangan karir pegawai, dimana sumbangan efektif dari variabel berpikir kritis adalah 22,51% dan sumbangan efektif dari variabel konsep diri adalah 48,29%.

Keywords


berpikir kritis, konsep diri, sikap terhadap pengembangan karir.

Full Text:

PDF

References


Alazzi, F. K. (2008). Teachers' Perceptions of Critical Thinking: A Study of Jordanian Secondary School Social Studies Teachers. New York: Heldref Publications.

Ajzen, I. (2005). Attitude, Personality and Behavior. New York: Open University Press.

Ajzen, I & Fishbein, M. (1990). Understanding Attitude and Predicting Social Behavior. Englewood Cliff. New York: Prevtice Hall.

Beach. (1984). The content of career planning and career management as components development. Journal of Career Development, 3 (1), 384.

Beane, J.A. & Lipka, R.P. (1986). Self Concept, Self Esteem and The Curiculum. Teacher. New York: College Press.

Burns.R.B. (1993). Konsep Diri: Teori, Pengukuran, Perkembangan dan Perilaku. Jakarta : Arcan.

Campbell, D.J., Trapnell, P.D., Heine, S.J., Katz, I.M.,Lavalle, L.F & Lehman, D.R. (1996). Self concept clarity: Measurement, personality correlates and cultural boundaries, Journal of Personality and Social Psychology, 70 (1), 141-156.

Chaim. BD, Ron. S & Zoller, U. (2000). The disposition of eleventh-grade science students toward critical thinking. Journal of Science Education and Technology, 9 (2), 288.

Chaplin, J.P. (2006). Kamus Lengkap

Psikologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Chung, Y. B., Baskin, M. L., & Case, A. B. (1999). Career development of employee: Case studies. Journal of Career Development, 25(3), 161–171.

Dewi, R, & Zulaifah, E. (2005). Hubungan antara religiusitas dengan etika kerja pada PNS. Naskah publikasi. UII Yogyakarta.

Diemer, M.A., & Blustein, D.L. (2005). Critical consciousness and career development among urban youth. Journal of vocational behavior, 68 (2), 220-232.

Facione, P. (1990). The California Critical Thinking Test : College Level Technical Repor-Experimental Validation and Content Validity. New York: Eric. Doc.

Fishbein, M & Ajzen, I (1990). Belief, Attitude, Intention, and Behavior: An Introduction to Theory and Research Reading. INA: Addison-Wesley.

Handoko, T.H., (2003). Management Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Liberty.

Hasan, B. (2006). Career maturity of indian adolescents as a fuction of self-concept, vocational aspiration and gender. Journal of Indian Academic of Applied Psychology, 32 (2), 127-134

Hasanah, U. (2009). Hubungan antara Konsep Diri dan Sikap terhadap Perilaku Merokok pada Remaja. Skripsi. UII Yogyakarta.

Hofmann, dkk. (2005). Leadership, collective personality, and performance. Journal of Applied Psychology, 90 (5), 509-522.

Hurlock. (1990). Psikologi

Perkembangan Anak. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.

Koentjoroningrat. (1998). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Komalasari, N. (2010). Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan serta Prestasi Kerja terhadap Pengembangan Karir Pegawai pada Kantor Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Tesis. USU Medan.

Kummerouw, J.M. (1991). New Directions in Careers Planning and the Workplace. California: Palo Alto.

Meichati, S. (1970). Pendidikan Sistematis. Yogyakarta: Yayasan Penerbit FIP IKIP

Muhadjir, N. (1972). Teori Pendidikan. Yogyakarta: Rake Press.

Mussen, P.H.., Conger, J.J., & Kagan, J. (1979). Child Development and Personality. New York: Harper and Row Publisher.

Rakhmat, J. (1986). Psikologi

Komunikasi. Bandung: CV Remaja Karya.

Rivai, V. & Sagala, E. J., (2009), Manajemen Sumber daya Manusia Untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. (Edisi II), PT Raja Grafindo Perkasa, Jakarta.

Setyowati, K. (2009). Strategi pengembangansumber daya aparatur berbasis kompetensi. Journal of Spirit Public, 5 (1), 19-36.

Shavelson, B.J. & Roger, B. (1982). Self-concept: The interplay of theory methods. Journal of educational Psychology, 72 (1), 3-17




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jp.v8i1.182

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


REDAKSI : JURNAL PSIKOLOGI

Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Simpang Baru Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293. 

E-mail : jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id 

 

 

Lisensi Creative Commons


Jurnal Psikologi oleh Fakultas Psikologi disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.