Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying

Rosya Linda Hasibuan, Rr. Lita Hadiati Wulandari

Abstract


Rational emotive behavior therapy (REBT) adalah terapi yang berusaha mengubah pikiran irasional menjadi rasional sehingga subjek memiliki perasaan berharga, mampu, dan diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas REBT untuk meningkatkan self esteem pada siswa SMP korban bullying. Terapi berlangsung selama 10 jam yang disajikan dalam 4 sesi dan setiap sesinya berlangsung sekitar 2,5 jam. Subjek penelitian adalah sepuluh siswa SMP korban bullying secara fisik, verbal dan relasional, memiliki self esteem yang rendah, dan memiliki skor IQ minimal rata-rata. Sepuluh subjek dibagi menjadi dua kelompok, 5 ke dalam kelompok eksperimen dan 5 kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Self Esteem, lembar tugas, buku rumah subjek dan wawancara. Analisis data adalah statistik nonparametrik, yakni uji komparatif (Mann Whitney dan Wilcoxon) untuk membandingkan perubahan skor self esteem pada kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rational emotive behavior therapy terbukti efektif meningkatkan self esteem dari kategori rendah (pretest) menjadi kategori sedang (post test) dan tetap bertahan setelah 2 minggu perlakuan. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa rational emotive behavior therapy akan memberikan hasil yang lebih optimal apabila diberikan kepada subjek yang memiliki kapasitas intelektual rata-rata atas dan aktif selama sesi terapi berlangsung.
Kata kunci: rational emotive behavior therapy; self esteem, bullying


References


Beck, J.S. (2011). Cognitive Behavior Therapy: basic and beyond. (2nd ed.). New York: The Guilford Press.

Bos, A., Murris, P., Mulkens, S., & Schaalma, H. (2006). Changing self esteem in children and adolescents: A Roadmap for future Interventions. Netherlands Journal of Psychpatology. Available

FTP: www.repub.eur.nl/res/pub/8078. Tanggal Akses: 5 Januari 2013.

Branden, N. (1994). Six pillars of self esteem. New York: Random, Inc.

Christner, Ray W., Stewart, Jessica L., & Freeman, Arthur. (2007). Handbook of cognitive-behavior group therapy with children and adolescents: specific settings and presenting problems. New York: Routledge Taylor & Francis Group.

Coetzee, M. (2009). The Relationship Between Personality Preferences, Self Esteem and Emotional Competence, Available

FTP:http://uir.inusa.ac.za/dspace/handle/10500/2045. Tanggal Akses: 3 April 2013.

Coloroso, Barbara. (2003). The Bully,The Bullied, and The Bystander: from Preschool to High School-How Parents and Teachers Can Help Break the Cycle of Violence. New York: Harper Collins Publishers.

Elliot, Michele. (2002). Bullying: A practical guide to coping for scholls. London: Pearson Education.

Ellis, A., & Bernard M.E. (2006). Rational Emotive Behavioral Approaches to Childhood Disorders. Theory, Practice and Research. New York: Springer Science Business Media, Inc.

Ellis, Albert. (2007) Terapi R-E-B Rational Emotive Behavior Agar Hidup Bebas Derita. Yogyakarta: B-firs.

Guindon, M.H. (2010). Self Esteem Across the Lifespan. New York: Routledge Taylor & Francis Group.

Krahe, Barbara. (2005). Perilaku Agresif, Buku Panduan Psikologi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Moutappa, M., Valente, T., Gallaher, P., Rohrbach, L.N. & Unger, J.B. (2004). Social Network Predictors of Bullying and Victimization. Adolescence Journal, Vol. 39, No.154, p. 315-336.

[on-line]. Available FTP:http://proquest.umi.com/pqdweb?index =3&sid=9&srchmode=1&vinst=P ROD&fmt=3&startpage=1&clientid=8

&vname=PQD&RQT=309&did=7 33454521&scaling=FULL&ts

=1219974975&vtype=PQD&rqt =309&TS=1219975018&client

Id=8028. Tanggal Akses: 22 Oktober 2011.

Mruk, C.J. (2006). Self-esteem research, theory, and practice: toward a positive psychology of self-esteem. New York: Springer Publishing Company, Inc.

Ollendick, T.H., & Schroeder, C.S. (2003). Encyclopedia of clinical child and pediatric psychology. New York: Kluwer Academic/ Plenum Publisher.

Papalia, D.E., Olds, S.W., & Feldman, R.D. (2001). Human development. New York: McGraw-Hill.

Pontzer, Daniel. (2009). A Theoretical Test of Bullying Behavior: Parenting, Personality, and the Bully/Victim Relationship. Florida: Springer Science.

Ravichandra, K., Beena, C., & Regani, R. (2007). Psychological Well-being: Correlational and Intervention Studies. New Delhi: Global Vision Publishing House.

Riauskina, Intan, Indira., Djuwita, Ratna., Soesetio, & Rochani, Sri. (2005). ”Gencet-Gencetan” Di Mata Siswa/Siswi Kelas I SMA : Naskah Kognitif Tentang Arti Skenario, dan Dampak. ”Gencet-Gencetan”. Jurnal Psikologi Sosial. Volume. 12. Nomor.01, September. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Rieckert & Moller (2000). Rational-Emotive Behavior Therapy In The Treatment Of Adult Victims of Childhood Sexual Abuse. Journal of Rational Emotive Behavior & Cognitive-Behavior Therapy, Vol 18, No. 2, Summer.

Sonia, Vera. (2009). Perbedaan Depresi Ditinjau dari Kategori Bullying dan Jenis Kelamin. Fakultas Psikologi USU, skripsi.

Swearer, S.M., Espelage, D.L., Vaillancourt, T., & Hymel, S. (2010). What can be done about school bullying?: linking research to educational practice. Educational Research.

Teaster, F.J. (2004). Positive Self-Talk Statement as a Self Esteem Buliding Tecnique Among Female Survivors of Abuse. ProQuest Information and Learning Company.

Vernon, A. (2002). What Works When With Children and Adolescents: A Hand book of Individual Counseling Techniques. Champaign: Research Press.

Woolfolk, A. (2004). Educational Psychology. (9th ed.). New Mexico: Allyyn & Bacon.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jp.v11i2.1559

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


REDAKSI : JURNAL PSIKOLOGI

Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Tuahmadani Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293. 

E-mail : jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id / Website : http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/psikologi

 

 

Lisensi Creative Commons


Jurnal Psikologi oleh Fakultas Psikologi disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.