Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Kemampuan Manajemen Konflik Pada Istri

Teti Devita Sari, Ami Widyastuti

Abstract


Manajemen konflik adalah kemampuan dalam proses atau cara yang digunakan indvidu untuk menghadapi permasalahan dengan menemukan jalan keluar sehingga dapat mengakhiri konflik atau permasalahan. Kemampuan manajemen konflik sangat tergantung pada banyaknya faktor, salah satunya kecerdasan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara kecerdasan emosi dengan kemampuan manajemen konflik pada istri. Jumlah sampel penelitian sebanyak 153 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala kemampuan manajemen konflik dengan koefisien reliabilitas ( sebesar 0,861 dan skala kecerdasan emosi dengan koefisien reliabilitas (sebesar 0,835. Hasil analisa dengan menggunakan teknik product moment dengan bantuan program SPSS 18.0 for Windows diperoleh nilai koefisien korelasi (r) antara X dan Y adalah 0,390 dan probabilitas ( ) = 0,000 ( yang berarti terdapat hubungan sangat signifikan. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan positif antara kecerdasan
emosi dengan kemampuan manajemen konflik pada istri.


Kata kunci: kecerdasan emosi, kemampuan manajemen konflik, istri


Conflict Management are the availability in process or the ways which individual used for encounter the conflict with found the way out in a strife and discrepancy nor a misconception which that happened so that could ended the conflict or the problems. The management conflict availability very dependent on many factors, one of them is emotional intelligence. This study aims to tested the hypothesis is any relationship between emotional intelligence and conflict management capability to the wife. The number of research subjects as many as153 people. The sampling technique used purposive sampling. Data study showed using scale conflict management capabilities with the reliability coefficient (α) of 0.861 and emotional intelligence scale with a reliability coefficient (α) of 0.835. Results of analysis using product moment technique with SPSS18.0 for Windows was obtained correlation coefficient (r) between X and Y is 0.390 and the probability (ρ) =0,000(ρ <0.01), which means there is a very significant relationship. Thus the hypothesis proposed in this study received, that there is a positive
relationship between emotional intelligence and conflict management capability to the wife.
.
Keywords: emotional intelligence, conflict management capability


References


Akintayo, D. I. (2010). Influence of emotional intelligence on work-family role conflict management and reduction in withdrawal intentions of workers in Private Organizations. International

Business & Economics Research Journal, 9 (12), 131-140.

Andayani, B. (2001). Marital Conflict Resolution Of Middle Class Javanese Couples. Jurnal Psikologi, No.1, 19-34.

Anjani, Cinde dan Suryanto. (2006). Pola penyesuaian perkawinan pada periode awal. INSAN, Vol 8, No 3.

Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian Edisi Revisi V. Jakarta: Rineka Cipta Azwar, S. (2009). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

----------.(2010). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Elfida, D. (2011). Penyesuaian Perkawinan Di Tinjau Dari Beberapa Faktor Demografi. Jurnal Psikologi. Vol 7 No 2 Hal 190-214

Goleman, D. (2004). Emotional Intelligence. Mengapa EQ lebih penting daripada IQ. Cetakan-14. Ahli Bahasa:Hermaya. Jakarta: Gramedai PustakaUtama.

Hadi, S. (2002). Metodologi Research. Penerbit Andi: Yogyakarta

----------. (2004). Statistik (jilid 2). Yogyakarta: Andi

Hesti S, A. (2008). Persepsi Istri Terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ditinjau Dari Kecerdasan Emosi Dan Tingkat Pendidikan . Skripsi. Semarang. Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata.

Hendrati, F. (2010). Peningkatan Keharmonisan Perkawinan Pada Pasangan Suami-Istri Di Tahap Awal Usia Perkawinan Melalui Penerapan Modifikasi Program Enneagram. Laporan Akhir Kegiatan Penelitian Hibah Disertasi Doktor Jurnal-sdm.com.(2010.manajemen-konflik-definisi-ciri-sumber.http://jurnal-sdm.blogspot.com/2010/04/manajemen-

konflik-definisi-ciri-sumber.html. Diakses pada 3 desember 2012

Kartono, K. (1992). Psikologi Wanita 1 (Mengenal Gadis Remaja & Wanita Dewasa). Bandung: Mandar Maju.

---------, (2006). Psikologi Wanita 1 (Mengenal Gadis Remaja & Wanita Dewasa). Bandung: Mandar Maju.

Kurdek,L.A.(1999).http://books.google.co.id/books?id=8smBuRecmDsC&pg=PT6 65&dq=the+nature+and+predictors+o

f+the+trajectory+of+change&hl=en&sa=X&ei=151GUefrAcn4rQeRtoDwA w&redir_esc=y. Diakses 7 januari 2013

Kusumo S,T N. (2008). Kemampuan Istri Mengelola Konflik Dalam Perkawinan Di Tinjau Dari Kecerdasan Emosional. Skripsi. Semarang. Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata.

Lestari, S. (2012). Psikologi keluarga (penanaman nilai, penanganan konflik dalam kelurga). Yogyakarta: Kencana

Maharani, E, A, (2008). Hubungan Adult Attachment dengan Kemampuan Manajemen Konflik Pada Perkawinan. Naskah Pulikasi. Yogyakarta. Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya. UII

Miyarso, Estu. (2012). Staff. uny. ad / sites/default/ files/ manajemen konflik-artikel. Pdf. diakses 11 januari 2013

Pamangsah.com.(2009). http://pamangsah.blogspot.com/2009/04/perkem-

bangan-sosial-fase-dewasa awal.html. diakses 11 januari 2013

Puspita D.E.M,. (2008). Konflik Perkawinan Dan Model Penyelesaian Konflik Pada Pasangan Suami Istri. Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Jurnal Psikologi Volume 2, No. 1.

Ratnani, I.P. (2008). Hubungan antara persepsi tehadap Perkawinan dan sikap terhadap penunda usia menikah. Jurnal Psikologi. Vol 4. No 2 Hal Repository.usu.ac.id.(2011). http://repository.usu.ac.id/bitstream/

/23368/3/Chapter%20II.pdf.diakses 11 januari 2013

Supratiknya, A. (1995). Komunikasi Antar Pribadi. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Suyatno, N. (2005). Perbedaan Manajemen Konflik Antara Tipe Kepribadian Ekstrovert Dengan Introvert. Naskah Pulikasi. Yogyakarta. Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya. UII

Widjaya, A.W. (2000). Ilmu Komunikasi. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Winardi, J. (1994). Manajemen Konflik (Konflik Perubahan dan Pengembangan). Bandung: Mandar Maju Wirawan. (2010). Konflik dan Manajemen Konflik (teori, aplikasi , dan penelitian). Jakarta: Salemba

Yani, T,. Milla,N,M,.(2011). Studi Fenomena Penyesuaian Perkawinan Pada Perempuan Yang Menikah Melalui Proses Ta’aruf. Jurnal Psikologi. Vol 7 No 2 Hal 33-46

Yuliarini, (2005). Kecerdasan Emosional Pada Istri Pertama Dalam Menjalani Perkawinan Poligami. Naskah Publikasi. Universitas Guna Darma.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jp.v11i1.1433

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


REDAKSI : JURNAL PSIKOLOGI

Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Simpang Baru Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293. 

E-mail : jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id 

 

Lisensi Creative Commons


Jurnal Psikologi oleh Fakultas Psikologi disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.