PENDIDIKAN ISLAM DAN MULTIPLE INTELLIGENCES
Keywords:
Pendidikan, multiple intelengeAbstract
Abad 21 ini adalah suatu masa dimana para praktisi pendidikan sedang “dijelajali” dengan konsep Multiple Intelligences. Padahal dalam Pendidikan Islam multiple intelligences ini telah lama dibahas melalui pendekatan dan konsep “fitrah”. Dengan pengertian lain bahwa didalam Islam (al-Quran) sebenarnya sudah dikemukakan berbagai pengembangan tentang kecerdasan dan berbagai potensi manusia. Kecerdasan eksistensial spiritual umpamanya, merupakan kemampuan untuk menempatkan diri dalam hubungannya dengan suatu kosmos yang tak terbatas dengan kondisi manusia seperti makna penciptaan dirinya, kehidupan, kematian dan perjalanan akhir dari dunia. Kini sudah saatnya praktik pendidikan di berbagai jenjang lembaga pendidikan untuk mengaplikasikan multiple intelligences yang dikembangkan sesuai dengan kemampuan dan potensi peserta didik dan bukan lagi menjejali sejumlah bahan ajar yang akhir menjadi “momok” bagi peserta didik ituDownloads
Published
2014-12-10
Issue
Section
Articles
License
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam operates an Open Access policy under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.