New Normal dan Produksi Bahasa Selama Covid-19

Romika Junaidi, Didid Haryadi

Abstract


Penelitian ini membahas tentang produksi bahasa selama pandemi covid-19 di Indonesia dan bagaimana kategorisasi bahasa dan arus informasi dari tingkat pemerintah kepada masyarakat. Sebagaimana diketahui bahwa pemerintah Indonesia telah berusaha mengantisipasi fenomena pandemi covid-19 sejak awal tahun 2020 beserta pelbagai macam regulasi yang dihasilkan. Gestur komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi berubah dan mengalami proses. Seiring dengan penggunaan bahasa selama pandemi dan fase adaptasi kebiasaan baru merupakan suatu isu yang menarik untuk dikaji dari perspektif ilmu komunikasi dan sosiologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan penggunaan studi kasus untuk menjelaskan fenomena produksi bahasa selama pandemi. Hasil penelitian ini yaitu terdapat inkonsistensi penggunaan bahasa yang menggunakan gaya bahasa eufimisme dari level pemerintah ke level masyarakat kelas ekonomi menengah. Hal yang demikian dapat disebut sebagai kegagalan pemerintah dalam hal distribusi informasi dan strategi komunikasi selama pandemi covid-19. 

 


Keywords


pandemi, covid-19, produksi bahasa, new normal

References


Barrow, R., & Woods, R. (2006). An introduction to philosophy of education. In An Introduction to Philosophy of Education. https://doi.org/10.4324/9780203969953

Effendi, Onong. (2011). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Fairclough, Norman. (2003). Analyzing Discourse: Textual Analysis for Social Research. Lancashire: University of Lancester

Kushartanti. (2005). Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik. PT Gramedia Pustaka Utama.

Goffman, E. (2017). Interaction ritual: Essays in face-to-face behavior. In Interaction Ritual: Essays in Face-to-Face Behavior. https://doi.org/10.4324/9780203788387.

Herbert, Antony. (2016). The Role Euphemisms in Healthcare Communication. Journal of Healthcare Communication Vol.1 no.2:14. London UK: ImedPub Ltd

Moleong, LJ. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulyana, Deddy. (2020). Webinar Peluang dan Tantangan Di Tengah Wabah Pandemi Covid-19, Magister Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur, Rabu 17 Juni 2020. Jakarta: Universitas Budi Luhur. https://www.youtube.com/watch?v=u-x0TGQr3BM

Munsyi, Alif D. (2005). Bahasa Menunjukkan Bangsa. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Murwani, Santosa. (2005). Metodologi Penelitian Ilmiah, Jakarta: Pps UHAMKA.

Mead, G. H., Joas, H., Huebner, D. R., & Morris, C. W. (2015). Mind, Self, and Society. In Mind, Self, and Society. https://doi.org/10.7208/chicago/9780226112879.001.0001.

Prajarto, Nunung. (2008). Bencana, Informasi, dan Keterlibatan Media. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada vol.11 no.3. Yogyakarta: JSP. https://doi.org/10.22146/jsp.10989

Rizal, Yon. (2020). Peran Media dalam Menguatkan Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar. Retrieved from https://riauone.com/global/Peran-Media-dalam-Menguatkan-Penggunaan-Bahasa-Indonesia-yang-Baik-dan-Benar

Sari, Y. I. (2020). Sisi Terang Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 89-94.

Surahmat. (2020). Akademisi: Pemerintah Masih Gunakan Bahasa Langit dalam Komunikasi Covid-19. Retrieved from https://theconversation.com/akademisi-pemerintah-masih-gunakan-bahasa-langit-dalam-komunikasi-covid-19-134805

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dapat diakses melalui https://www.kpk.go.id/images/pdf/uu%20pip/UU_No_14_Tahun_2008.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/kjcs.v3i1.12511

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

 

 

 

 

Editorial Office:

2nd Floor, Building of  Dakwah and Communication Faculty of UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru

Email   : jurnalkomunikasiana@uin-suska.ac.id