PIDANA MATI DITINJAU DARI PERSPEKTIF TEORI HUKUM DAN KAITANNYA DENGAN HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI KEJAKSAAN NEGERI PEKANBARU DAN PENGADILAN NEGERI PEKANBARU)

Febri Handayani

Abstract


Pidana mati atau yang lebih dikenal sebagai hukuman mati, dewasa ini menjadi topik menarik dalam berbagai diskursus politik, kemanusiaan, akademik, hingga keagamaan. Fenomena hukuman mati begitu booming seiring dengan bertambahnya jumlah orang yang dijerat pidana mati karena telah melakukan tindak pidana tertentu yang secara yuridis telah memenuhi syarat untuk dipidana dengan pidana mati. Sekalipun demikian pada kenyataannya secara yuridis formalnya pidana mati memang dibenarkan. Dalam konteks Indonesia, pidana mati masih diadopsi sebagai salah satu hukuman pokok yang dapat dijatuhkan, sekalipun pelaksanaan itu tidaklah sesederhana yang dibayangkan, kapan eksekusi terhadap pidana mati itu harus dilaksanakan. Masih dibutuhkan sebuah kepastian hukum terhadap tindak pidana yang dilakukan seseorang. Maka pertimbangan dan keyakinan hakim menjadi satu hal yang sangat penting untuk menjatuhkan pidana mati di Indonesia.

Keywords


Pidana mati; Teori Hukum; Hukum Islam

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24014/hi.v16i1.2690

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


@ FASIH Uin Suska Riau email : jurnal.hukumislam@uin-suska.ac.id

View My Stats

Creative Commons License
Hukum Islam by Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. Based on a work at http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/hukumislam.

ISJD LIPI MendeleyAcademia Edu