Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Tipe Kepribadian Thinking-Feeling Dalam Menyelesaikan Soal PISA

Ade Miftah Fauzi, Zainal Abidin

Abstract


Hasil PISA dalam kompetensi matematika Indonesia tahun 2015 berada pada peringkat 62 dari 70 negara. Soal PISA berhubungan dengan permasalahan konkret, sehingga mampu meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis siswa untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses berpikir kritis siswa tipe kepribadian Thinking-Feeling dalam menyelesaikan soal PISA. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 1 siswa tipe kepribadian Thinking dan 1 siswa tipe kerpibadian Feeling kelas IX SMP swasta di Surabaya. Instrumen penelitian terdiri atas tes kepribadian MBTI, soal PISA, dan pedoman wawancara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa Thinking dan Feeling dapat memahami masalah dan kemampuan klarifikasi. Tahap perencanaan siswa kepribadian Thinking dapat memprediksi sedangkan siswa Feeling tidak dapat dalam penyelesaian masalah dengan tepat. Pada tahap membuat kesimpulan siswa Thinking dapat memenuhi indikator tersebut, sedangkah siswa Feeling tidak dapat menunjukkan kemampuan membuat kesimpulan. Proses memeriksa kembali siswa Feeling hanya memenuhi Keterampilan Berpikir Kritis asesmen dan inferensi pada indikator menilai kebenaran langkah pemcehan dan membuat generalisasi. Sedangkan siswa Thinking dapat memenuhi semua kemampuan inferensi dan asesmen. Siswa tipe kepribadian Thinking telah memenuhi semua indikator keterampilan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal PISA, sedangkan siswa tipe kepribadian Feeling tidak memenuhi semua indikator dalam menyelesaikan soal PISA.

Keywords


berpikir kritis, tipe kepribadian, menyelesaikan soal PISA

Full Text:

PDF

References


Amir, M. F. (2015). Proses Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Dalam Memecahkan. Jurnal Math Educator Nusantara, 12, 159–170.

Chukwuyenum, A.N. (2013). Impact of Critical Thinking of Perfomance in Mathematics Among Senior Secondary School Studnet in Logos state. Journal of Research & Matode in Education. Vol 3 Issue 5, 18-25.

Cohen, J.J. 2008. Learning Styles of Myer-Briggs Type Indicators. A Master's Thesis, School of Graduate Studies Indiana State University Terre Haute, Indiana.

Ennis, R.H. 1996. Critical Thinking. New Jersey Printice Hall Inc.

Estenberg, K. G. (2002). Qualitative methods in social research. Mc Graw Hill:New York.

Fisher, A. 2009. Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta Erlangga. Hudojo,

Ghufron, Nur M. dan Risnawita, Rini. 2012. Gaya Belajar Kajian Teoritik. Yogyakarta Pustaka Pelajar.

Hudojo, H. (1988). Teori dasar belajar mengajar matematika. Jakarta:Depdikbud.

Istiyono, E., Mardapi, D., & Suparno. (2014). Pengembangan tes kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika (PysTHOTS) peserta didik sma. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi

Pendidikan, 18(1), 1–12.

Johar, R. (2012). Domain Soal PISA untuk Literasi Matematika. Jurnal Peluang, 1(1), 30.

Johnson, E.B. 2007. Contextual Teaching and Learning what it is and why it’s here to stay. Diterjemahkan oleh Ibnu Setiawan, Contextual Teaching& Learning Menjadikan kegiatan belajar-mengajar mengasyikkan dan bermakna. Bandung Mizan Media Utama.

Kurniati, D., Harimukti, R., & Jamil, N. A. (2016). Kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP di kabupaten jember dalam menyelesaikan soal berstandar PISA. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 20(2), 142-155.

Kief, J. 1999. Berpikir Apa dan Bagaimana. Surabaya Indah Surabaya.

Misbakhul Abid, M. O. K. H. A. M. M. A. D., & Budi Rahaju, E. N. D. A. H. (2018). Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sma Dalam Memecahkan Masalah Turunan Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Sensing Dan Intuitive. Mathedunesa, 7(2), 340-349.

OECD. 2010. Draft PISA 2012 Assessment Framework. (Online). Tersedia http//www.oecd.org/dataoecd/61/15/46241909.pdf. Diakses 01 November 2018.

Pithers, R. T., & Soden, R. (2000). Critical Thinking in education A review. Educational research, 42(3), 237-249.

Ramalisa, Y. (2013). Proses Berpikir Kritis Siswa Sma Tipe Kepribadian Thinking Dalam Memecahkan Masalah Matematika. Edumatica, 03(01), 42–47.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung Alfabeta.

Tohir, M., Jember, U., View, U. J., View, M. N., & Tohir, M. (2018). Hasil PISA Indonesia Tahun 2015 Mengalami Peningkatan Hasil PISA Indonesia Tahun 2015 Mengalami Peningkatan, (January), 2015–2017.

Walker, G. H., 2005. Critical Thinking in Asynchronous Discussions. International Journal of Instrucyio- nal Technology and Distance Learning, 2(6), hlm. 19-21.

Zoller, U., Ben-Chaim, D., & Ron, S. 2000. The Disposition toward Critical Thinking of High School and University Science Students An Inter-Intra Isreaeli-Italian Study. International Journal of Science Education, 22(6), hlm. 571- 582.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/sjme.v5i1.6769

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

         DRJI Indexed Journal

Published by:


Suska Journal of Mathematics Education (ISSN Print: 2477-4758|ISSN Online: 2540-9670)


Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan
Pekanbaru - 28293
email: sjme.pmt@uin-suska.ac.id
Creative Commons License
Suska Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
STATCOUNTER

 

FLAG COUNTER

Flag Counter