Proses Berpikir Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Teori Pemrosesan Informasi

Kusaeri Kusaeri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan teori pemrosesan informasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di salah satu SMAN favorit di kota Surabaya kelas XIMIA-4. Subjek penelitian dipilih berdasarkan skor Tes Kemampuan Matematika (TKM) dan masukan dari guru bidang studi matematika. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari masing-masing dua siswa yang berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua siswa menerima informasi atau stimulus berupa soal matematika melalui sensory register dengan indra penglihatan dan pendengaran. Kemudian terjadi attention setelah siswa membaca soal dan muncul perception saat memahami soal. Perception terjadi ketika siswa melakukan retrieval konsep yang dibutuhkan dari long term memory untuk menyelesaikan masalah. Perbedaan saat melakukan retrieval pada masing-masing siswa yaitu siswa yang berkemampuan matematika tinggi mengalami lupa atau forgotten lost terhadap suatu konsep tertentu. Sedangkan siswa yang berkemampuan matematika sedang mengalami kesalahan atau retrieval failure dalam menjelaskan konsep terkait pengertian sudut elevasi. Sedangkan bagi siswa yang berkemampuan matematika rendah sering mengalami kesalahan dan lupa dikarenakan konsep-konsep yang dibutuhkan di short term memory tidak tersimpan dengan baik oleh long term memory.


Keywords


proses berpikir, masalah matematika, teori pemrosesan informasi

Full Text:

PDF

References


Amamah, S, dkk.(2016). Proses Berpikir Siswa SMP Bergaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent dalam Menyelesaikan Masalah Berdasarkan Teori Pemrosesan Informasi, Jurnal Pendidikan, 1(2), 237-245.

Amamah, S.(2016). Proses Berpikir Siswa SMP Field Dependent dan Field Independent dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Universitas Negeri Malang.

Arnold, J. (2011). Attention to Affect in Language Learning. Anglistik International Journal of English Studies, 22(1), 11-22.

Ernest, P. (2004). The Philosophy of Mathematics Education. UK: Taylor & Francis.

Fardani, Z. & Surya, E. (2017). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika untuk Membangun Karakter Bangsa. Diakses dari ResearchGate, pada 12 Desember 2017.

Gagne, R.M. (1975). Esentials of Learning for Instruction. New York: Holt, Rinehart, and Wiston.

Hasan, B. (2016). Proses Berpikir Mahasiswa dalam Mengkonstruksi Bukti Menggunakan Induksi Matematika Berdasarkan Teori Pemrosesan Informasi. Jurnal Apotema, 2(1), 33-40.

Haji, S. (2013). Pertanyaan yang Memicu Kemampuan Berpikir Matematis Siswa dalam Pembelajaran Matematika. Artikel yang Dimuat dalm Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. Bandung: STKIP Siliwangi Bandung.

Haeley, L & Hoyles, C. (2000). A Study of Proof Conception in Algebra. Jurnal Research for Mathematics Education, 31(4), 396-428.

Hitipiew, L. (2009). Belajar dan Pembelajaran. UM, Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan.

Jorczak, R. L. (2011). An Information Processing Perspective on Divergence and Convergence in Collaborative Learning. International Journal of Computer-Supported Collaborative Learning, 6(2), 207-221.

Juliangkary, E, dkk. (2012). Proses Berpikir Mahasiswa Matematika IKIP Mataram dalam Pembuktian Keterbagian Berdasarkan Teori Pemrosesan Informasi. Jurnal Media Pendidikan Matematika, 1(2), 120-126.

Khan, L. (2015). What is Mathematics - an Overview, International Journal of Mathematics and Computational Science, 1(3), 98-101.

Kusaeri, K. (2012). Pengembangan Tes Diagnostik dengan Menggunakan Model DINA, untuk Mendapatkan Informasi Salah Konsepsi dalam Aljabar (Doctoral dissertation, UNY).

Kusaeri, K. (2017). Terbentuknya Konsepsi Matematika pada Diri Anak dari Perspektif Teori Reifikasi dan APOS. Jurnal Pendidikan Matematika, 1, 101-105.

Lailiyah, S. (2015). Karakterisasi Penstrukturan Pada Penalaran Analogi Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Universitas Negeri Malang.

Lunenburg, F. C. (2012). Teacher’s Use of Theoretical Frames for Instructional Planning: Information Processing Theories. Journal of Mathematical Sciences and Mathematics Education. 3(1), 1-14.

Murdiono, M. (2010). Peningkatan Keterampilan Kewarganegaraan (Civic Skills) Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah, Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 3(1), 16-29.

Mitchelmore, M. C. & White, P. (2004). Abstraction in Mathematics and Mathematics Learning. Artikel dimuat dalam Proceedings of The 28th Conference of The International Group for the Psychology of Mathematics Education, 3, 329-336.

Nayazik, A. & Sukestiyarno (2012). Pembelajaran Matematika Model Ideal Problem Solving dengan Teori Pemrosesan Informasi untuk Pembentukan Pendidikan Karakter dan Pemecahan Masalah Materi Dimensi Tiga Kelas X SMA, Phytagoras, 7(2), 1-8.

Ngilawajan, D. A. (2013). Proses Berpikir Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Turunan Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent, Pedagogia, 2(1), 71-83.

Panjaitan, B. (2013). Proses Kognitif Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika, Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 17-25.

Putra, D. B. P.dkk. (2017). Proses Berpikir Mahasiswa Teknik Informatika dalam Menyelesaikan Statistika Berdasarkan Teori Pemrosesan Informasi. Jombang: Universitas Hasyim Asy’ari.

Rehalat, A. (2014). Model Pembelajaran Pemrosesan Informasi, Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(2), 1-10.

Riyadi, S. (2011). Pemrosesan Informasi dalam Belajar Gerak, Jurnal Ilmiah SPIRIT, 11 (2), 1-12.

Rohana, R. (2015). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa Calon Guru Melalui Pembelajaran Reflektif, Infinity Journal, 4(1), 105-119.

Ruggiero, V. R. (2011). Beyond Feelings: A guide to Critical Thinking. New York: Mc Graw Hill.

Slavin, R.E. (2009). Educational Psychology: Theory and Practice (9th ed.). Boston: Allyn and Bacon.

Soedjadi, R. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia; Konstatasi Keadaan Masa Kini Menuju Harapan Masa Depan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.

Solso, R. L., Maclin, O.H. & Maclin, M.K. (2008). Psikologi Kognitif. Jakarta: Erlangga.

Sternberg, R.J. (2006). Cognitive Psychology (4th ed.). Belmont, CA: Thompson Wadsworth.

Supriadi, D., Mardiyana, M, & Subanti, S. (2015). Analisis Proses Berpikir Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Langkah Polya Ditinjau Dari Kecerdasan Emosional Siswa Kelas VIII SMP Al Azhar Syifa Budi Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 3(2), 204-214.

Van De Walle, J.A. (2008). Matematika Sekolah Dasar dan Menengah: Pengembangan Pengajaran. Jakarta: Gramedia.

Woolfolk, A. (2008). Educational Psychology (10th ed.). Boston, MA: Allyn & Bacon.

Zaslavsky, O. (2008). Meeting the challenges of mathematics teacher education through design and use of tasks that facilitate teacher learning. In B. Jaworski and T. Wood (eds), The Mathematics Teacher Educator as a Developing Professional (pp 93-114). Rotterdam, Netherlands: Sense Publishers.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/sjme.v4i2.6098

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

        

Published by:


Suska Journal of Mathematics Education (ISSN Print: 2477-4758|ISSN Online: 2540-9670)

Department of Mathematics Education
Faculty of Education and Teacher Training
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan
Pekanbaru - 28293
email: sjme.pmt@uin-suska.ac.id
Creative Commons License
Suska Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
STATCOUNTER

 

FLAG COUNTER

Flag Counter