Penerapan Sharing Antenna BTS di Semarang
DOI:
https://doi.org/10.24014/sitekin.v12i2.957Keywords:
Telekomnikasi Seluler, Operator Seluler, Antena Multi-Band, Range Frequency, Antenna SharingAbstract
Kita semua tahu bahwa pesatnya perkembangan telekomunikasi di Indonesia khususnya telekomunikasi seluler membuat beberapa perubahan di negara tersebut. Sisi positifnya negara tersebut menjadi maju dan modern, sedangkan sisi negatifnya negara tersebut mengalami perubahan tata letak ruang atau sistem tata kota yang tidak rapi. Semakin banyaknya tower seluler menjadi penyumbang utama terciptanya hutan menara di suatu negara. Hutan menara yang tumbuh pesat tentu saja membawa dampak negatif bagi wilayah tersebut, salah satunya adalah terganggunya sistem radio pada penerbangan di wilayah tersebut. Selain itu, sarana dan prasarana yang harus disediakan oleh provider atau operator seluler menjadi tidak efektif dan efisien. Untuk menyikapi hal tersebut, dari sisi pemerintahan mengeluarkan beberapa peraturan terkait pembangunan tower baru, kemudian dari sisi perusahaan atau vendor terkait sarana dan prasarana tersebut, dalam hal ini adalah perusahaan penghasil perangkat yang dibutuhkan oleh operator atau provider telekomunikasi seluler, berlomba-lomba menciptakan suatu perangkat yang lebih canggih, efisien, efektif yang tentu saja lebih ramah lingkungan dengan harga yang terjangkau. Salah satu contohnya adalah perangkat antenna multi band, yaitu perangkat antenna yang bisa melayani beberapa range frequency yang berbeda atau range frequency tertentu. Dengan adanya perangkat antenna tersebut akan memungkinkan terjadinya sistem antenna sharing dalam satu operator ataupun antar operator.
References
Alaydrus, Mudrik, Antenna Prinsip & Aplikasi, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2011.
Anaada, Julitra, Inilah Alokasi Frekuensi Operator GSM Indonesia. (Online), 2009.
Camelotlonely, Arsitektur Jaringan GSM. (Online), 2010.
Elko Indonetwork, Jumper Feeder. (Online), 2010.
Evensphere, Base Station Subsystem And Network Switching Subsystem. (Online), 2010.
Fahrial, Alokasi Frekuensi Operator GSM. (Online), 2013.
Gofat, Hierarki Sel GSM. (Online), 2011.
Kurniawan, Uke, Parameter Traffic Seluler, Institut Teknologi Telkom, Bandung. (Online),
2009.
Martin, Ferry, Panduan Telekom Implementasi, NSN, Indonesia, 2009.
OMC, Team, Data Availability BTS, DCS, dan Node B Tanah Putih Tanggal 6 Maret 2013-9 Mei 2013, PT. Indosat, Semarang, 2013.
Quality, Team, Datasheet Antenna Tripleband dengan merk Argus tipe CVVPX310R-BTQ, PT. Indosat, Semarang, 2013.
Quality, Team, WI - FMR Feederless Installation Hybrid Trunk Rev.2.4, PT. Indosat, Jakarta, 2013.
Quality, Team, PreAssembly Process, PT. Indosat, Semarang, 2013.
Quality, Team, Indosat U900 Rollout Preparation_rev01, PT. Indosat, Semarang, 2013.
Quality, Team, Data Performansi Site Tanah Putih Berdasarkan KPI (HOSR, SDSR, TDR, SDBR, TCHBR, CSSR, DCR), PT. Indosat, Semarang, 2013.
S., Cak, Map Info Profesional. (Online), 2011.
Solusi Petir, Grounding Bar. (Online), 2010.
Study Informatics, Jaringan Seluler 2G-3G-LTE. (Online), 2012.
Telecomseva, Elemen Jaringan NMC & OMC. (Online), 2012.
Trends in Telecoms, Open Research And Development Issues. (Online), 2011.
Tutorialspoint, GSM Mobile Station. (Online), 2010.
Ulumasi, Jumlah Frekuensi Pada Masing-Masing Operator. (Online), 2012.
Warassih, Anggit Praharasty, Analisis Kualitas Panggilan Pada Jaringan GSM Menggunakan Tems Investigation, Tugas Akhir Sarjana, Universitas Dipenegoro, Semarang, 2008.
Wardhana, Lingga, 2G/3G RF Planning and Optimization for Consultant, Nulis Buku, Jakarta Selatan, 2011.
Wenkul, Spesifikasi Frekuensi GSM 900/1800. (Online), 2008.
Wibisono, Gunawan., Usman, Uke Kurniawan., dan Dwi Hantoro, Gunadi., Konsep Teknologi Seluler, Lecture handout: Informatika, Institut Teknologi Telkom, Bandung, 2008.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Copyright Notice
An author who publishes in the SITEKIN Journal agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.