BUDAYA dan AGAMA SEBAGAI IDENTITAS ISLAM NUSANTARA; Kajian atas Tradisi Marhaba’an/Maulid Nabi di Tanah Sunda
DOI:
https://doi.org/10.24014/jiik.v5i2.4796Abstract
Islam datang di bumi Nusantara, sesungguhnya tidak untuk menghancurkan budaya yang telah dianut suatu masyarakat, akan tetapi dalam waktu yang bersamaan Islam menginginkan agar umat mengindari dari hal-hal yang yang tidak bermanfaat. Islam hadir untuk meluruskan dan membimbing kebudayaan yang berkembang di masyarakat menuju kebudayaan yang beradab dan berkemajuan. Tradisi Marhaba’an yang sudah begitu mengakar di Masyarakat Sunda, direspon oleh masyarakat pada dua opini; Pertama. mereka menilai bahwa ada hal-hal yang baik yang terkandung dalam tradisi tersebut, semisal zikr Allah, adanya upaya menanamkan rasa cinta kepada Nabi saw., dan menjalin silaturahim. Kedua, menolak tradisi ini dengan alasan tidak ada dalil syar’i yang menganjurkan pelaksanaan tradisi tersebut, sehingga hal ini dianggap sebagai hal yang “baru” (bid’ah).Downloads
Published
2015-12-29
Issue
Section
Articles
License
Indonesia Journal of Creative Counseing allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of its articles and allow readers to use them for any other lawful purpose. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions. Finally, the journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions
Authors are allowed to archive their submitted article in an open access repository
Authors are allowed to archive the final published article in an open access repository with an acknowledgment of its initial publication in this journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License