PENDIDIKAN ISLAM: Sebuah Tantangan Bagi Pewarna Peradaban
DOI:
https://doi.org/10.24014/jiik.v2i1.4691Abstract
Selama ini, orientasi pendidikan Islam mengalami ketidaktepatan danketidakjelasaan yang digunakan. Ketidaktepatan oientasi ini, sekurung-kurangnya disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut: Pertama, pemahaman tentang pendidikan agama selalu diorientasikan pada belajar agama. Kedua, karena tidak tertibnya penyusunan dan pemilihan materi pendidikan agama, sehingga hal-hal prinsipil yang seharusnya dipelajari lebih awal, malah terlewatkan. Sehingga nuansa pengajaran agama (Islam) cenderung bersifat fiqih oriented. Dan Ketiga, kurangnya penjelasan yang luas dan mendalam serta generik atas istilah-istilah kunci dan pokok dalam ajaran agama. Sehingga sering ditemukan penjelasan yang sudah sangat jauh dan berbeda dari makna, sprit serta konteks yang sebenarnya. Oleh karena itu, diperlukan integrasi ilmu dan wahyu sebagai dasar pijakan dalam pelaksanaan pendidikan Islam.
Downloads
Published
2012-06-28
Issue
Section
Articles
License
Indonesia Journal of Creative Counseing allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of its articles and allow readers to use them for any other lawful purpose. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions. Finally, the journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions
Authors are allowed to archive their submitted article in an open access repository
Authors are allowed to archive the final published article in an open access repository with an acknowledgment of its initial publication in this journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License