The Tradition of Mengambat Boru in the Walimatul ‘Urs Procession: A Da'wah Study of Marriage Traditions
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arif, S., Siallagan, L., Hutagalung, N. A., & Anggini, P. (2024). Implementasi pelestarian tradisi mangambat boru pada masyarakat Mandailing dalam menghadapi dinamika globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 43277–43282.
Badan Pusat Statistik. (2019). Kabupaten Padang Lawas dalam angka. Badan Pusat Statistik.
Harahap, O. S. (2024). Perspektif masyarakat Desa Sipirok Baru Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas terhadap tradisi mangolat boru ketika pernikahan: Tinjauan filosofis hukum Islam. 4(1).
Harahap, L. E., Harahap, I., & Siregar, S. A. (2023). Tradisi mengambat boru ditinjau dari hukum Islam.
Ismiati, I. (2024). Strategi komunikasi dakwah dalam mengubah tradisi negatif baronggeng pada walimatul urs. Idarotuna, 6(2), 117. https://doi.org/10.24014/idarotuna.v6i2.32883
Kartini, A., & Azwar, Z. (2024). Tradisi mangan maradat dalam acara walimatul ‘ursy perspektif ‘urf (Studi kasus di Pasaman Barat). SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 8(1), 123–136. https://doi.org/10.52266/sangaji.v8i1.2916
Kasmiati. (2021). Living hadis nyambungan dalam walimatul ‘urs di masyarakat dan dampak dari adanya tradisi nyambungan di masyarakat Desa Cipatik Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat. 167–186.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya: Edisi penyempurnaan. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Lubis, I. (2020). Tradisi mangambat boru dalam prosesi walimatul ‘urs perspektif hukum Islam (Studi kasus Desa Hutaraja Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal).
Nisa, H., Heldaya, H., & Irliya, I. (2023). Tradisi masyarakat terhadap mandi pengantin pra walimatul ursy di Desa Padang Basar Hulu Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(4), 10664–10677. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/519
Reza, F., & Khairuddin. (2024). Budaya pernikahan di Desa Pea Jambu: Antara tradisi, hukum Islam, dan norma sosial. Ahlika: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 1(1), 1–10.
Sutarto, S., Warsah, I., & Ngadri, N. (2021). Konstruksi makna tradisi walimatul ‘ursy bagi masyarakat Barumanis Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Indonesia. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya, 5(1), 59–72. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v5i1.9817
Zainuddin, M., Ali, A. H., & Adawiyah, R. (2024). Analisis ‘urf terhadap tradisi pecotan dalam walimatul ‘urs di Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur. ASASI: Journal of Islamic Family Law, 4(2), 92–109. https://doi.org/10.36420/asasi.v4i2.448
DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jiik.v16i1.39285
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Dipublikasikan oleh:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



