Konten Humor Receh Melalui Instagram dalam Proses Emotional Closure Generasi Z

Rifasya Azahra Khoerunisa, Achmad Wildan Kurniawan, Haryadi Mujianto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses emotional closure Generasi Z melalui konten humor receh pada akun Instagram @memecomic.id dan @kuku_salma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten dan wawancara mendalam yang dipandu oleh teori teknik humor Arthur Asa Berger dengan fokus pada teknik bahasa seperti permainan kata, sindiran dan teknik aksi seperti kejadian fisik yang lucu serta pengaturan waktu yang terbukti efektif dalam meningkatkan suasana hati audiens. Temuan menunjukan humor receh tidak hanya digunakan sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media pengalihan emosi sementara. Instagram merupakan platform populer bagi Generasi Z untuk menemukan dan berbagi konten humor dengan pengguna lainnya dalam proses penutupan emosional. Hasil penelitian menunjukan bahwa konten humor hanya memberikan kelegaan sementara bukan solusi permanen untuk penyelesasian emosional yang dialami oleh Generasi Z. Humor receh membantu memberikan jeda sementara tetapi tidak menggantikan upaya dalam mengatasi akar permasalahan. 


Keywords


Humor receh; emotional closure; generasi Z; teknik humor; Instagram

Full Text:

PDF

References


Ahdiat, A. (2024). Media Sosial Favorit Gen Z dan Milenial Indonesia. Databoks.Katadata.Co.Id.

Aiken, S. (2025). Closure in Psychology| Definition, Gestalt Principle & Examples. Study.Com.

Berger, A. A. (2017). An Anatomy of Humor. Transaction Publishers.

Fallahnda, B. (2024). Mengenal Apa itu Closure dalam Hubungan dan Contohnya. Tirto.Id.

Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence. Gramedia Pustaka.

Hartanti. (2008). Apakah Selera Humor Menurunkan Stres? Sebuah Meta-analisis Hartanti. Indonesian Psychological Journal, 24(1), 38–55.

Heriyanto, H. (2018). Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif. Anuva, 2(3), 317. https://doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324

Hikmi, A. N., Fanaqi, C., & Erfan, M. (2025). Praktik Gatekeeping Berbasis Popularitas dalam Pemberitaan Persib di Instagram @radarbandung.id. Komunikasiana: Journal of Communication Studies, 7(1), 72–91. https://doi.org/10.24014/KJCS.V7I1.37044

Kemp, S. (2024). Digital 2024: Indonesia. Datareportal.Com.

Kusnur, V. (2023). An Analysis of Gen-Z Humour: One Big Inside Joke.

Lazarus, R.S & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. Springer Publishing Company.

Martin, R. A., & Ford, T. (2018). Humor & Well-Being.

Mujianto, H., Nurhadi, Z. F., & Kharismawati, K. (2021). Instagram Sebagai Media Pembentuk Personal Branding. Commed Jurnal Komunikasi Dan Media, 5(2), 154–169. https://doi.org/10.33884/COMMED.V5I2.3138

Nabila, C. I. (2014). Prinsip Kerja Sama Grice Dalam Humor Dialog Cekakak-Cekikik Jakarta Karya Abdul Chaer Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia.

Nurhadi, Z. F., Salamah, U., Fadhilah, M. I., & Mogot, Y. D. Y. (2022). Makna Pesan Etika Menggunakan Media Sosial Bagi Santri Di Era Transformasi Digital. Jurnal Common, 6(1), 97–115. https://doi.org/10.34010/common.v6i1.7537

Potter, Z. R. (2023). Laughing Through the Pain: An Analysis of Dark Humor in Trauma-and-Crisis-Centered Occupations. University Honors Theses, 1–47.

Putri, V. (2024). 45% Gen Z Hadapi Masalah Mental dengan Isolasi Diri. Goodstats.Id.

Rahayu, Z. E. (2022). Teknik Komedi Arthur Berger Dalam UBRUG SENTRA AGATA. Jurnal Bebasan, 9(1), 66–78.

Rawis, D. (2025). Peran media sosial dalam membentuk pemahaman kesehatan mental di kalangan generasi z. Universitas Pelita Harapan.

Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Journal Of Social Science Research, 3(2), 1–15.

Samson, A. C., & Gross, J. J. (2012). Humour as emotion regulation: The differential consequences of negative versus positive humour. Cognition and Emotion, 26(2), 375–384. https://doi.org/10.1080/02699931.2011.585069

Setiawan, J. V. N., Kusmawati, M. A., & Nadia, H. L. (2024). Motif Penggunaan Second Account Media Sosial Instagram sebagai KontenHumor di Kalangan Generasi Z. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS), 3, 1067–1076.

Shannon, S. E. (2005). Three Approaches to Qualitative Content Analysis. 15(9), 1277–1288. https://doi.org/10.1177/1049732305276687

Sizuka. (2023). Mengapa Mereka Mudah Terkekeh Oleh Hal-Hal Kecil. Antaranews.

Sugiarto, V. D. (2016). Teknik Humor dalam Film Komedi yang Dibintangi oleh Stand Up Comedian. Jurnal E-Komunikasi, 4(1), 1–12.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Umar, J. N. (2025). Humor Jadi Mekanisme Bertahan GenZ di Tenga Konflik. Rri.Co.Id.

Vivona, B. D. (2014). Humor functions within crime scene investigations: Group dynamics, stress, and the negotiation of emotions. Police Quarterly, 17(2), 127–149. https://doi.org/10.1177/1098611114531418

Zahra, M., Kee, D. M. H., & Usman, M. (2020). The role of humour in emotional intelligence. Journal of Critical Reviews, 7(16), 389–395. https://doi.org/10.31838/jcr.07.16.47




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/kjcs.v7i2.37681

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

    

  

 

Editorial Office:

2nd Floor, Building of  Dakwah and Communication Faculty of UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru

Email   : jurnalkomunikasiana@uin-suska.ac.id