COSPLAY NARUTO DALAM PERSONAL BRANDING USTAZ MARZUKI IMRON DAN KONSUMSI DAKWAH ANAK MUDA DI YOUTUBE
Abstract
Penelitian ini mengkaji personal branding dan media baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis personal branding Ustaz Naruto atau Marzuki Imron dalam konsumsi dakwah generasi muda di media sosial khusunya YouTube. Dalam penelitian ini ada dua masalah yang dirumuskan. Pertama, wacana apa yang menyebabkan lahirnya ustaz YouTube di Indonesia. Kedua, bagaimana peran personal branding mempengaruhi image dan daya tarik Ustaz Naruto terhadap konsumsi dakwah generasi muda di platform YouTube? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penekanan pada karya etnografi online (netnografi). Hasil penelitiannya dibuat dalam beberapa poin penting. Pertama, Ustaz Marzuki Imron adalah seorang pendakwah yang berdakwah dengan cosplay Naruto. Kedua, salah satu faktor yang mendukung keberhasilan dakwah ustaz Naruto adalah model komunikasi interpersonal. Ketiga, Youtube menjadi saluran atau media yang digunakan oleh ustaz Marzuki Imron dalam berdakwah. Keempat, materi dakwahnya meliputi ketakwaan, rezeki, dan syukur. Dan dakwah yang dibawakan oleh ustaz Naruto di media sosial Youtube memberikan respon yang positif dari kalangan anak muda yang mempunyai hobi yang sama.
Keywords
References
Amar, M. F. (n.d.). Peran Kemampuan Komunikasi Interpersonal Pendidik Dalam Menumbuhkan Self-Efficacy. Aafiyah: Jurnal Multi Disiplin Ilmu 2.01 (2024).
Arif, Moh. (2017). Membangun Kepribadian Muslim Melalui Takwa Dan Jihad. Kalam, 7(2), 343. https://doi.org/10.24042/klm.v7i2.383
Bakry, U. S. (2017). Pemanfaatan Metode Etnografi dan Netnografi Dalam Penelitian Hubungan Internasional. Jurnal Global & Strategis, 11(1), 15. https://doi.org/10.20473/jgs.11.1.2017.15-26
Dalimunthe, S. A. Q. (2023). Terminologi Dakwah dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 1415-1420.
Evans, Joel R., and N. Y. Hempstead. "Branding in perspective: Self-branding for professional success." Hofstra University. Hempstead (2017).
Farhatin, U. (n.d.). Strata satu (S-1) dalam Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam.
Farihah, I. (2013). Media Dakwah Pop. ATTABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 1.2.
Fealy, G., & White, S. (Eds.). (2008). 9. Online Fatwa in Indonesia: From Fatwa Shopping to Googling a Kiai. In Expressing Islam (pp. 159–173). ISEAS Publishing. https://doi.org/10.1355/9789812308528-013
Fitriani, S., & Arum Mandalia, S. (2022). Penerapan Strategi Dakwah dalam Meningkatkan Kedisiplinan Beribadah. Journal Of Islamic Social Science And Communication (Jissc) Diksi, 1(01), 62–68. https://doi.org/10.54801/jisscdiksi.v1i01.65
Fitriani, V., & Aliyudin, M. (2021). Dakwah dalam Pendekatan Konsep Ekologi. Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 6(1), 80–99. https://doi.org/10.15575/tabligh.v6i1.2154
Goffman, E. (1959). The Moral Career of the Mental Patient. Psychiatry, 22(2), 123–142. https://doi.org/10.1080/00332747.1959.11023166
Goncing, N. (2015). Nahdatul Ulama Politics and Ner Order Era. The Politics: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin 1(1).
Gorbatov, S., Khapova, S. N., & Lysova, E. I. (2018). Personal Branding: Interdisciplinary Systematic Review and Research Agenda. Frontiers in Psychology, 9, 2238. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2018.02238
Haryanto, H. C., & Kertamuda, F. E. (2016). Syukur Sebagai Sebuah Pemaknaan. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 18(2), 109. https://doi.org/10.26486/psikologi.v18i2.395
Hasan, N. (2009). The making of public Islam: Piety, agency, and commodification on the landscape of the Indonesian public sphere. Contemporary Islam, 3(3), 229–250. https://doi.org/10.1007/s11562-009-0096-9
Hendariningrum, R., & Susilo, M. E. (2008). Fashion Dan Gaya Hidup: Identitas Dan Komunikasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 6.
Jacobson, J. (2020). You are a brand: Social media managers’ personal branding and “the future audience.” Journal of Product & Brand Management, 29(6), 715–727. https://doi.org/10.1108/JPBM-03-2019-2299
Jinan, M. (n.d.). Intervensi New Media dan Impersonalisasi Otoritas Keagamaan di Indonesia. Jurnal Komunikasi Islam (Journal of Islamic Communication) 3.2 (2013).
Meyrowitz, J. (1990). Redefining the situation: Extending dramaturgy into a theory of social change and media effects. In S. H. Riggins (Ed.), Beyond Goffman (pp. 65–98). De Gruyter Mouton. https://doi.org/10.1515/9783110847291.65
Mubasyaroh, M. (2017). Strategi Dakwah Persuasif dalam Mengubah Perilaku Masyarakat. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 11(2), 311–324. https://doi.org/10.15575/idajhs.v11i2.2398
Muhaemin, E. (2017). Dakwah Digital Akademisi Dakwah. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 11(2), 341–356. https://doi.org/10.15575/idajhs.v11i2.1906
Mutmainah, S., Masruroh, S. A., Moefad, A. M., & Muwahhidah, I. (2022). Online Da’wah on Social Media: Personal Branding of a Female Celebrity Preacher on Instagram. Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 39–63. https://doi.org/10.21093/lentera.v6i1.4803
Nanayakkara, N. W. O. K. D. S. P., & Dissanayake, D. M. R. (2020). Application of Social Media for Personal Branding: A Conceptual Review. The International Journal of Business & Management, 8(1). https://doi.org/10.24940/theijbm/2020/v8/i1/BM2001-059
Nisa, E. F. (2018). Creative and Lucrative Daʿwa: The Visual Culture of Instagram amongst Female Muslim Youth in Indonesia. Asiascape: Digital Asia, 5(1–2), 68–99. https://doi.org/10.1163/22142312-12340085
Nursobah, A. (2021). Pemanfaatan Media Sosial Youtube Pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Madrasah Ibtidaiyah. El Midad, 13(2), 76–85. https://doi.org/10.20414/elmidad.v13i2.4122
Parhan, M., Hilmiyah, A., Bastiar, R. D. N., & Wiyana, R. (2022). Sekularisme sebagai tantangan pendidikan Islam kontemporer. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam 11.(2).
Pontoh, W. P. (n.d.). Peranan Komunikasi Interpersonal Guru Dalam Meningkatkan Pengetahuan Anak. Acta Diurma Komunikasi 2.1 (2013).
Pramesti, M. I. (2023). Analisis Gaya Komunikasi Ustadz Adi Hidayat Dalam Berdakwah. Hikmah, 17(1), 99–116. https://doi.org/10.24952/hik.v17i1.6825
Ronaydi, M. (2023). Personal Branding Dai Muda di Media Sosial: Pendekatan Konsep Unsur-Unsur Dakwah. Idarotuna, 5(2), 96. https://doi.org/10.24014/idarotuna.v5i2.25535
Rosana, E. (2018). Agama Dan Sekularisasi Pada Masyarakat Moderen. Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, 13(1), 135–150. https://doi.org/10.24042/ajsla.v13i1.2948
Saputra, M. N. A. (2021). Solusi Terhadap Problematika Entrepreneurship Perspektif Al-Qur’an. IQRO: Journal of Islamic Education, 4(1), 19–30. https://doi.org/10.24256/iqro.v4i1.1788
Shaker, F., & Hafiz, R. (2014). Personal Branding in Online Platform. Global Disclosure of Economics and Business, 3(2), 109–120. https://doi.org/10.18034/gdeb.v3i2.154
Toyiba, U. M., Ilmiana, A. A., Mayardhi, A., & Suryandari, M. (2023). Analisis Pesan Dakwah Pada Channel Youtube Ustad Adi Hidayat Official,.1(1).
Triantoro, D. A. (2020). Ustaz Youtube: Ustaz Abdul Somad And The Dynamics Of Changing Religious Authorities. Penamas, 33(2), 205–224. https://doi.org/10.31330/penamas.v33i2.405
Zaini, A. M., & Mauludin, H. (2022). Strategi Komunikasi Dakwah Ustaz Marzuki Imron (Ustaz Naruto) Di Youtube. 1(1).
Zaluchu, S. E. (2018). Mengkritisi Teologi Sekularisasi. Kurios, 4(1), 26. https://doi.org/10.30995/kur.v4i1.31
DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jrmdk.v7i1.33466
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Editorial Office:
2nd Floor, Building of Da'wah and Communication Faculty, UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru
Email : jrmdk@uin-suska.ac.id