KONSTRUKSI MAKNA TENTANG PELECEHAN SEKSUAL DALAM PENULISAN BERITA DI FREKUENSIANTARA.COM

Razhaq Pahlevi Rendra, Suardi Suardi

Abstract


Kasus pelecehan seksual menjadi pemberitaan yang cukup sering diberitakan, Frekuensi Antara sebagai media alternatif yang mendorong orang melihat kembali dan menjelaskan yang tidak disampaikan oleh media konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan teori konstruksi realitas sosial dan teori pembingkaian oleh William A. Gamson yang berbicara tentang model analisis framing William A. Gamson menjelaskan bahwa bingkai sebagai cara bercerita atau gugusan ide-ide yang tersusun sedemikian rupa dan menghadirkan konstruksi makna dari peristiwa yang berkaitan dengan suatu wacana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Frekuensi Antara menyampaikan secara nyata realitas yang ada, dengan memberikan detail kepada timeline waktu, tidak menutup identitas pelaku, serta pernyataan bersifat edukatif dan persuasif yang merekomendasikan pembacanya untuk tidak melakukan pelecehan seksual. Pemaknaan tersebut dibangun oleh Frekuensi Antara pada pemberitaan tersebut yang menunjukan kecendrungan Frekuensi Antara untuk melawan tindakan pelecehan seksual, dari penekanan diksi yang digunakan.


Keywords


Konstruksi Makna, Pelecehan Seksual, Media Alternatif, Pembingkaia

Full Text:

PDF

References


Bungin Burhan. (2007) Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi. Kencana

Dewi, I. A. A. (2017). Catcalling: Candaan, Pujian Atau Pelecehan Seksual. Acta Comitas, 4(2), 198-211.

FA Staff. (2020) “Mungkinkah Kampanye #Traffickinghub Mengakhiri Kejayaan Pornhub?” Frekuensiantara.com

FA Staff. (2020) “DJ Empress Angkat Bicara Atas Pelecehan Seksual Yang Dilakukan Erick Morello”. Frekuensiantara.com.

FA Staff (2020) “Para Korban Pelecehan Seksual Derrick May Angkat Bicara” Frekuensiantara.com

Flores, Vikky. (2019) The Gender Accelerationist Manifesto. theanarchistlibrary.org.

Imam Gunawan, (2014) Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan Praktek) Bumi Aksara

Lexi J Moleong, (2008) Metodologi Penelitian Kualitatif PT Remaja Rosdakarya, 2008

Nasrullah, R., (2020) Metode Peneltian Jurnalisme, Simbiosa Rekatama Sosial

Rachmat Kriyantono, (2006), Teknik Praktis Riset Komunikasi, Kencana Prenada Media Group

Rusyidi, B., Bintari, A., & Wibowo, H. (2019). Pengalaman Dan Pengetahuan Tentang Pelecehan Seksual: Studi Awal Di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi (Experience And Knowledge On Sexual Harassment: A Preliminary Study Among Indonesian University Students). Share: Social Work Journal, 9(1), 75-85

Septiawan. (2005) Jurnalisme Kontemporer, Jakarta Yayasan Obor Indonesia

Siregar, A. (1998). Bagaimana Meliput Dan Menulis Berita Untuk Media Massa. Yogyakarta: Kanisius.

Sugiyono, (2009) Metode Penelitian Kualitatif, CV. Alfabeta

Wardhani, Y. F., & Lestari, W. (2007). Gangguan Stres Pasca Trauma Pada Korban Pelecehan Seksual Dan Perkosaan. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sistim Dan Kebijakan Kesehatan: Surabaya.

Witig, R. (2020) “Predator Seksual Kembali Seliweran dalam Skena Musik”. Frekuensiantara.com




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jrmdk.v3i6.18823

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


        

 

Editorial Office:

2nd Floor, Building of Da'wah and Communication Faculty, UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru

Email   : jrmdk@uin-suska.ac.id