Problematika menghafal al-qur’an dan pengalaman layanan konseling individual pada siswa tahfidz: studi kualitatif di madrasah tsanawiyah berbasis pesantren

Authors

  • Helda Nurdianti Institut Daarul Qur’an, Jakarta
  • Febri Dahlia Institut Daarul Qur’an, Jakarta
  • Fitri Husaibatul Institut Daarul Qur’an, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.24014/ittizaan.v9i2.39831

Keywords:

Kepercayaan diri, Konseling individual, Manajemen waktu, Regulasi diri, Tahfidz al-qur’an.

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi problematika yang dialami siswa tahfidz dalam menghafal Al-Qur’an serta pengalaman mereka terhadap layanan konseling individual di sebuah MTs tahfidz berbasis pesantren di Depok. Di tengah padatnya tuntutan akademik dan target hafalan, banyak siswa menghadapi hambatan psikologis yang belum banyak dikaji secara mendalam, sehingga diperlukan pemahaman dari perspektif partisipan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus pada satu lokasi (single-case study). Partisipan ditentukan secara purposive, terdiri atas lima siswa kelas IX yang teridentifikasi mengalami kesulitan menghafal, satu guru Bimbingan dan Konseling, dan satu guru tahfidz. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik enam fase dengan tahapan pengodean, pengategorian, dan pengembangan tema. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, member check, serta audit trail mengacu pada kriteria Lincoln dan Guba (1985). Analisis menghasilkan empat tema: (1) problematika internal dan kondisi psikologis; (2) problematika eksternal dan manajemen waktu; (3) dampak terhadap konsistensi hafalan dan muroja’ah; serta (4) pengalaman penanganan melalui konseling individual. Temuan menunjukkan bahwa, menurut persepsi partisipan, kesiapan psikologis dan regulasi diri berperan penting dalam menjaga konsistensi hafalan, dan layanan konseling individual dipersepsikan membantu siswa mengelola motivasi, kepercayaan diri, dan waktu. Penelitian ini berkontribusi memberikan pemahaman kontekstual mengenai pengalaman konseling individual bagi siswa tahfidz di lingkungan pesantren.

References

Abidin, Z. (2021). Problematika santri dalam menghafal Al-Qur’an dan upaya penanganannya. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 115–124.

Affandi, S. B. S., & Rahmawati, E. (2024). Communication method in memorizing short surahs at Quranic school. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 18(2), 263–278.

Alawiyah, W. (2016). Panduan cepat menghafal Al-Qur’an. Diva Press.

Ali, M. (2023). Psikologi remaja: Perkembangan peserta didik. Bumi Aksara.

Annuri, A. (2019). Panduan tahsin tilawah Al-Qur’an dan pembahasan ilmu tajwid. Al-Kautsar.

Araudha, N., & Darmayanti, N. (2025). Behavior contract group counseling reduces student gadget addiction. Academia Open, 10(2), 10-21070.

Arfandita, C. A., & Busmayaril, B. (2025). The effectiveness of guidance and counselling services through hypnotherapy in overcoming student academic stress: A systematic literature review. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(1), 501–517.

Astutik, M. C. (2023). Problematika bimbingan dan konseling (hlm. 1–5). CV Mitra Ilmu.

Azizah, N., Rahmawati, D., & Salsabila, R. (2023). Islamic counseling dalam penanganan permasalahan santri di pesantren. Jurnal Konseling Islam, 5(1), 10–18.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.

binti Mohd, R. F., Zulkifli, H., Hamzah, M. I., & Tamur, A. H. (2024). Systematic literature review of ICT integration in teaching and learning. TEM Journal, 13(4), 3146.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Pustaka Pelajar.

Daud, Z., Salleh, N. M., & AN, A. N. (2024). Tracing trends in Quran memorization and cognitive learning: A bibliometric analysis from the Scopus database. Pakistan Journal of Life & Social Sciences, 22(2).

Depdiknas. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Departemen Pendidikan Nasional.

Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.

Fachrurrazi, M. F. (2023). Bimbingan dan konseling di pesantren berlandaskan nilai religiusitas: Kajian teori dan pola dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 596–605.

Faiz Musthofa Abbas, S. (2025). Dinamika psikologis santri dalam mengakses layanan bimbingan dan konseling di pesantren.

Fauz, A. (2023). Pemanfaatan layanan bimbingan dan konseling pada siswa pesantren.

Feleke, M. G., & Ashager, K. (2025). Prevalence and associated factors of diabetes-related distress among type 2 diabetic patients in Africa: A systematic review and meta-analysis. BMC Public Health, 25(1), 3994.

Hamna Jamal, H., Khalik, M. F., & Muchtar, M. (2025). Upaya guru tahfidz menanggulangi problematika menghafal Al-Qur’an peserta didik mata pelajaran tahfidz XB SMK Pesantren Tanwirus Sunnah. Referensi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 13–27. https://doi.org/10.59638/referensi.v3i1.683

Hasibuan, W. (2024). Problematika menghafal Al-Qur’an di MTsN 2 Padangsidimpuan (hlm. 12–30).

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan. Erlangga.

Ishlakhatus Sa’idah, M. (2024). Konsep dasar bimbingan dan konseling.

Jaafar, A., & Kamaruzaman, N. R. (2024). A systematic literature review (SLR) on Quranic memorization: Benefits, methods, and innovations. Asian Social Science and Humanities Research Journal (ASHREJ), 6(2), 37–49.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Mahaly, S. (2021). Efektivitas pelaksanaan layanan bimbingan pribadi oleh guru bimbingan konseling. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nabillah, H. A., Chelsea, Y. G. F., Arion, L. M., Putri, A. E., & Dewi, N. T. K. (2026). Implementation of POAC-based student management to improve the quality of educational services. Educational Management Studies, 1(2), 53–60.

Patton, M. Q. (2002). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). Sage Publications.

Pradja, J. S. (2021). Problematika pendidikan dan upaya penyelesaiannya dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 3(2), 390–395.

Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.

Putri, A. (2023). Pelaksanaan bimbingan dan konseling di lingkungan pesantren. Jurnal Edukasi Islam, 7(1), 7–12.

Rusadi, B. E. (2018). Implementasi pembelajaran tahfiz Al-Qur’an mahasantri Pondok Pesantren Nurul Qur’an.

Shobih, & Thabathaba’i, S. M. (2020). Memahami esensi Al-Qur’an.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sugianto, A. (2020). Kiat praktis menghafal Al-Qur’an. Mujahid Press.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Suhertina. (2014). Dasar-dasar bimbingan dan konseling (hlm. 16–23).

Suryabrata, S. (2018). Psikologi pendidikan. Rajawali Pers.

Suryani. (2020). Motivasi dan kesiapan mental dalam program tahfidz Al-Qur’an.

Syaifuddin, M. H., Isriyah, M., & Masyitoh, D. (2026). Developing social learning theory–based counseling with Godril dance values to reduce negative peer influence in students’ Qur’an memorization. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 8(2).

Syifa, P. A., & Sugiharto, D. Y. P. (2024). The effects of self-regulated learning and school climate on student well-being through academic hardiness. Jurnal Bimbingan Konseling, 15–21.

Tohirin. (2016). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah berbasis integrasi. Rajawali Pers.

Ujang Ahmad Yani, & Hidayat, B. (2020). Manajemen peserta didik dalam program tahsin membaca Al-Qur’an di SMAIT Ummul Quro. Jurnal Teknologi Manajemen, 6(1), 20. https://doi.org/10.30997/jtm.v6i1.5333

Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya. Bumi Aksara.

Winkel, W. S., & Hastuti, M. M. S. (2017). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Media Abadi.

Yusuf, S. (2016). Konseling individual: Konsep dasar dan pendekatan. Refika Aditama.

Zainuddin, A. (2022). Peran konseling individu dalam mengatasi kesulitan belajar santri tahfidz. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 45–53.

Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation: A social cognitive perspective. In M. Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of self-regulation. Academic Press.

Zulkifl, H., Isa Hamzah, M., & Tamuri, A. H. (2024). Systematic literature review of ICT integration in teaching and learning. TEM Journal, 13(4).

Downloads

Published

2026-06-12