Penguatan Infrastruktur Manajemen Pendidikan dalam Pengembangan Wisata Halal berbasis Pondok Pesantren di Kabupaten Indragiri Hulu
DOI:
https://doi.org/10.24014/af.v23i2.39878Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan merumuskan model konseptual penguatan infrastruktur manajemen pendidikan dalam pengembangan wisata halal berbasis pondok pesantren melalui pendekatan ABCD. Metode yang digunakan adalah SLR dengan mengadopsi protokol PRISMA untuk menyaring, menilai, dan mensintesis literatur ilmiah bereputasi yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil tinjauan sistematis menunjukkan bahwa pondok pesantren tidak lagi dipandang sebagai entitas sosiologis yang terisolasi, melainkan diakui sebagai penyedia aset sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas fisik yang vital bagi ekosistem pariwisata ramah muslim. Integrasi antara mutu infrastruktur pendidikan Islam, keunikan arsitektur budaya, dan tata kelola berbasis komunitas CBT menjadi determinan utama dalam mendongkrak nilai pengalaman (experience value) wisatawan tanpa mengorbankan sakralitas institusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akuntabilitas finansial dan optimalisasi instrumen keuangan Islam, seperti wakaf produktif, merupakan pilar krusial yang menjamin keberlanjutan wisata halal di pesantren. Rekomendasi riset ini mendorong perlunya perumusan masterplan regulasi yang sinergis antara pemerintah dan otoritas pesantren untuk mewujudkan kemandirian ekonomi institusi sekaligus kemaslahatan masyarakat luas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.