Implementasi Kurikulum berbasis Cinta dalam Mewujudkan Pendidikan Islam yang Humanis dan Berkarakter: Studi Kasus di MAS Darul Muttaqien Kumbara Utama

Authors

  • Khusnul Nur Azizah Institut Keislaman Tuah Negeri

DOI:

https://doi.org/10.24014/af.v24i2.39849

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan berbagai persoalan yang dihadapi pendidikan Islam pada era kontemporer, di antaranya melemahnya moral dan karakter peserta didik, dampak globalisasi dan perkembangan teknologi digital, serta kecenderungan sistem pendidikan yang lebih menitikberatkan pada pencapaian kognitif daripada pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Situasi tersebut melatarbelakangi lahirnya Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma pendidikan yang menjadikan nilai kasih sayang, empati, keteladanan, dan penghargaan terhadap harkat manusia sebagai landasan utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di MAS Darul Muttaqien Kumbara Utama. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kurikulum Berbasis Cinta dipahami sebagai suatu pendekatan pendidikan yang berlandaskan nilai mahabbah sebagai dasar filosofis, etis, dan pedagogis yang bersumber dari sifat Allah Swt., yaitu Ar-Rahman dan Ar-Rahim. (2) Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di MAS Darul Muttaqien Kumbara Utama dilakukan secara terstruktur melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan dengan mengintegrasikan nilai-nilai cinta ke dalam visi, misi, dan perangkat pembelajaran; pelaksanaan melalui proses pembelajaran yang bersifat dialogis, reflektif, dan berorientasi pada empati; serta tahap evaluasi yang dilaksanakan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek intelektual, emosional, dan spiritual sekaligus membangun budaya madrasah yang humanis. (3) Keberhasilan implementasi kurikulum didukung oleh komitmen kepala madrasah dan para guru, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi belum meratanya pemahaman pendidik mengenai konsep Kurikulum Berbasis Cinta serta dominannya orientasi kurikulum nasional pada aspek kognitif. (4) Secara praktis, Kurikulum Berbasis Cinta menghadirkan pembaruan paradigma pendidikan Islam humanis dengan mengalihkan orientasi pendidikan dari sekadar penyampaian ilmu pengetahuan menuju proses internalisasi nilai dan penguatan spiritualitas. Pendekatan ini terbukti mampu mengembangkan dimensi afektif sekaligus memperkuat karakter peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya sebatas gagasan ideal, melainkan sebuah model pendidikan yang aplikatif dalam mengembalikan hakikat pendidikan Islam sebagai sarana humanisasi dan spiritualisasi manusia, sekaligus menjadi alternatif solusi dalam menjawab persoalan dehumanisasi pendidikan pada era modern.


References

Aisyah, N. A. N., & Fitriatin, N. (2025). Krisis Moral dan Etika di Kalangan Generasi Muda Indonesia dalam Perspektif Profesi Guru. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(1), 329-337.

Guci, A., Nurdin, N., & Ajizah, S. (2024). Tantangan Pendidikan Islam Zaman Modern. TARQIYATUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Madrasah Ibtidaiyah, 3(2), 106-114.

Hidayati, L., & Maula, I. (2025). Peradaban Pesantren Sebagai Model Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta:(Analisis Terhadap Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 Tentang Panduan Kurikulum Berbasis Cinta). QALAM: Jurnal Pendidikan Islam, 6(02), 49-59.

Kholidin, K., & Sunhaji, S. (1847). Eksplorasi nilai-nilai kurikulum berbasis cinta sebagai fondasi pendidikan karakter di madrasah ibtidaiyah. Jurnal Tawadhu. https://doi. org/10.52802/twd. v9i2.

Rafi, M., Hakim, A. R., Shiddiq, A., Amnur, I., & Tanjung, M. (2025). Kurikulum Cinta dalam Perspektif Al-Qur’an: Analisis Nilai Rahmah dalam QS. Al-Anbiya [21]: 107. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(2), 3526-3536.

Downloads

Published

2025-12-31