EKSPLORASI DAN ISOLASI BAKTERI RHIZOBIUM TUMBUHAN LEGUMINOSA DI LAHAN BERGAMBUT KAMPUS UIN SUSKA RIAU PEKANBARU

R. Danang Suto Pamungkas, Mokhamad Irfan

Abstract


Rhizobium is a group of soil bacteria that is able to fixing nitrogens from the atmosphere throught symbiosis mechanism with legumes. It has an important role as a provider of nutrients the plants. Regarding of the fact, this research was aimed to isolate the Rhizobium from root nodules of legumes in peatland areas of State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau. The Rhizobium isolation was conducted in Laboratory of Pathology Entomology and Microbiology of Faculty of Agriculture and Animal Science. The root nodules of legumes were selected and sterilized using 10 % disinfectant solution for 2 minutes before isolated. The Rhizobium colonies were isolated on Nutrient Agar (NA) media. The results showed there were nine isolates of Rhizobium to be isolated. Macroscopic of the colonies showed there were eight isolates of translucen (white-milk) and one isolate was yellowish-white, with spherical on shape, flat edges, convex surface, and sticky textures of colonies. Microscopic of cells were gram-negative bacill with varies of size i.e. 0.42 ± 0.19 µm to 1.075 ± 0.425 µm of length and 0.25 ± 0.03 µm to 0.6 ± 0.15 µm in width. The Rhizobium isolates of Clitoria laurifolia, Acacia sp., and Albizia sp. were three fastest in growth.

Keywords


legume, nodule, peatland, Rhizobium

Full Text:

PDF

References


Agus, F. dan I.G.M. Subiksa. 2008. Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Centre (ICRAF). Bogor. 40 hal.

Armiadi. 2009. Penambatan Nitrogen Secara Biologis pada Tanaman Leguminosa. Wartazoa, 19 (1): 23-30

Dwidjoseputro, D. 2005. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Djambatan. Jakarta. 214 hal.

Gardner, F. P., R. B. Pearce dan R. L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Alih Bahasa oleh H. Susilo dan Subiyanto. Universitas Indonesia. Jakarta. 428 hal.

Heliati, I. 2003. Teknik Isolasi Rhizobium Alam dari Tanah. Prosiding. Temu Teknis Fungsional Non Peneliti. Bogor. Hal. 62-65

Husin, M. N. 2012. Pengaruh Pupuk Organik Cair NASA terhadap Nitrogen Bintil Akar dan Produksi Macroptilium atropurpureum. Agripet, 12 (2): 20-23

Lestari, A. P. 2009. Pengembangan Pertanian Berkelanjutan Melalui Subtitusi Pupuk Anorganik dengan Pupuk Organik. Jurnal Agronomi, 13 (1): 38-44

Manalu, M. H. I. 2011. Aplikasi Bakteri Penambat Nitrogen Dengan Media Tanah Gambut Terbakar Dan Tidak Terbakar Pada Semai Acacia Crassicarpa Cunn. Ex-Benth. Skripsi. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. 63 hal.

Martani, E., S. Margino, D. Indradewa and A. Supriyo. 2011. Isolation and Selection of Rhizobium Tolerant to Pesticides and Aluminum from Acid Soils in Indonesia. J. Trop. Soils, 16 (1) : 47-54

Mulyadi, A. 2012. Pengaruh Pemberian Legin, Pupuk NPK (15:15:15) dan Urea pada Tanah Gambut Terhadap Kandungan N,P Total Pucuk dan Bintil Akar Kedelai (Glycine max (L.) Mer.). Kaunia, 8 (1): 21-29

Novriani. 2011. Peranan Rhizobium dalam Meningkatkan Ketersediaan Nitrogen bagi Tanaman Kedelai. Agronobis, 3 (5):35-42

Nurhayati. 2011 Pengaruh Jenis Amelioran Terhadap Efektivitas Dan Infektivitas Mikroba Pada Tanah Gambut Dengan Kedelai Sebagai Tanaman Indikator. J. Floratek, 6: 124 – 139

Peoples, M.B., D.F. Herridge, And J.K. Ladha. 1995. Biological Nitrogen Fixation: An Efficient Source of Nitrogen For Sustainable Agriculture Production. Plant and Soil, 174: 3 – 28

Purwaningsih, S. 2005. Isolasi, Enumerasi, dan Karakterisasai Bakteri Rhizobium Dari Tanah Kebun Biologi Wamena, Papua. Biodiversitas, 6(2): 82-84

Purwaningsih, S. 2009. Populasi Bakteri Rhizobium di Tanah pada beberapa Tanaman dariPulau Buton, Kabupaten Muna, Propinsi Sulawesi Tenggara. J. Tanah Trop., 14 (1): 65-70

Rostinawati, T. 2008. Skrining dan Identifikasi Bakteri Penghasil Enzim Kitinase dari Air Laut di Perairan Pantai Pondok Bali. Penelitian Mandiri. Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran Jatinangor. 76 hal.

Sari, P. 2010. Efektivitas Beberapa Formula Pupuk Hayati Rhizobium Toleran Masam pada Tanaman Kedelai di Tanah Masam Ultisol. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. 107 hal.

Surtiningsih, T., Farida, dan T. Nurhariyati. 2009. Biofertilisasi Bakteri Rhizobium pada Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merr.). Berk. Penel. Hayati, 15: 31–35

Sutedjo, M. M., A. G. Kartasapoetra, dan RD. S. Sastroatmodjo. 1991. Mikrobiologi Tanah. PT. Rineka Cipta. Jakarta. 446 hal.

Utomo, B. 2008. Eksplorasi Fungi pada Tanah Gambut yang Berada pada Lapis Fibrik, Hemik, dan Saprik. Media Unika No. 73 edisi ke 4

Waluyo. 2009. Mikrobiologi Lingkungan. UMM Press. Malang. 87 hal.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/ja.v9i1.4290

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Alamat : Jalan H.R Soebrantas KM 15 Panam, Pekanbaru, Riau.

Email : jurnalagroteknologi@yahoo.com


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats