Nilai-Nilai Pancasila Dalam Budaya Ndyadran (Ki Djayeng Rono di Dusun Doplang 1, Desa Pakis, Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang)

Prio Salman Rusdi

Abstract


Artikel ini adalah studi sosio religius terhadap akulturasi Islam dengan budaya lokal terhadap implikasian Pancasila sebagai Ideologi dan budaya negara Indonesia dengan fokus penelitian pada tradisi Nyadran Ki Djayeng Rono di Dusun Doplang 1 Desa Pakis Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara secara langsung. Subjek pengumpulan data pada artikel ini adalah masyarakat di Dusun Doplang 1 Desa Pakis Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini menujukan bahwa (1) masyarakat memaknai sebuah tradisi Nyadran ke Ki Djayeng Rono merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT (2) Prosesi pelaksanaan Nyadran Ki Djayeng Rono di Dusun Doplang 1 di adakan rutin setiap satu tahun sekali pada akhir bulan Dzulhijjah, prosesi pertama kali diadakan thahlilan bersama di makam kemudian diadakan arak-arakan mengelilingi dusun dengan beragam pertunjukan seperti drumband menuju Mosholla lalu di lakukan bancaan di Mosholla tersebut menjadi acara penutup yang menjadi perekat kebersamaan. (3) pengaruh tradisi Nyadran yang dapat dialami oleh masyarakat Doplang 1 tersebut Sebagai penyambung tali silaturrahmi dan mempererat hubungan kepada Allah SWT sebagai wujud implikasian sila-sila di Pancasila. Pelestarian tradisi Nyadran adalah implementasi pelestarian budaya peninggalan dari leluhur, dimana terdapat kearifan dalam prosesi tradisi nyadran yang sangat sesuai dengan konteks masa kini.
Kata Kunci: Nyadran, Kebudayaan, Pancasila, Masyarakat, Doplang 1.
Abstract
This article is a study sosio religious against the Islamic acculturation with the local culture against implication Pancasila as Ideologi and a culture of the country of Indonesia to focus research on a tradition Nyadran Ki Djayeng Rono in orchard Doplang 1 Village Pakis District Bringin District Semarang. Collecting the methods used data is kualitatif with the interview directly. The subject of collecting data on the article is a society in orchard Doplang 1 Village Pakis District Bringin District Semarang. The results into that (1) of the people interpret a tradition Nyadran to Ki Djayeng Rono is an expression of gratitude to Allah Almighty (2) The procession of the implementation of Nyadran Ki Djayeng Rono in Doplang 1 Hamlet is held routinely once a year at the end of the month of Dhulhijjah, the procession is first held together with the thahlilan at the tomb then the procession is held around the village with various performances such as the drumband to Mosholla and then held the bancaan in Mosholla became the closing event which became the glue of togetherness. (3) the influence of the Nyadran tradition that can be experienced by the Doplang 1 community as a connector of silaturrahmi and strengthen the relationship to Allah SWT as a manifestation of the implications of the precepts in Pancasila. The preservation of the Nyadran tradition is the implementation of cultural preservation from the ancestors, where there is wisdom in the procession of the Nyadran tradition that is very appropriate to the present context.
Keywords: Nyadran, Culture, Pancasila, Society, Doplang.


Keywords


Nilai nilai pancasila dalam budaya nyadran

Full Text:

PDF

References


Aminullah, Inplementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Jurnal Ilmiah Ikip Mataram, Volume 3, Nomor 1.

Agus, 2019. Wawancara dengan Kepala Dusun Doplang 1 pada 12 September Pukul 17.00 WIB.

Binti, 2019. Wawancara dengan Masyarkat Dusun Doplang 1 pada 12 September Pukul 16.30 WIB.

Baedhowi, 2008. Kearifan Lokal Kosmologi Kejawen dalam Agama dan Kearifan Lokal dalam Tantangan Global, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Denzin, Norman K. & Yvonna S. Lincoln, 1994. Handbook of Qualitative Research. USA: SAGE Publication.

Fitriyani, 2012. Islam dan Kebudayaan, Jurnal Al- Ulum, Volume 12, Nomor 1.

Horton, P. B & Chester L. H., 1996. Sosiologi, Erlangga,Jakarta.

Kaelan, 2016. Pendidikan Pancasila, Edisi Revisi Ke XI, Paradigma, Yogyakarta.

Kartono kamajaya, 1995. Kebudayaan Jawa Perpaduannya dengan Islam, Ikatan Penerbit Indonesia, Yogyakarta.

Kastolani DKK, 2016. Relasi Islam Dan Budaya Lokal Studi Tentang Tradisi Nyadran Di Desa Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Kontemplasi, Volume 04 Nomor 01.

Kisom, 2019. Wawancara dengan Masyarakat Dusun Doplang 1 pada 27 Oktober 2019 Pukul 14.30 WIB.

Koentjaraningrat, 2009. Pengantar ilmu antropologi, Rineka Cipta, Jakarta.

Sopan, 2019. Wawancara dengan Ketua Pemuda Keluarga Besar Ki Djayeng Rono Dusun Doplang 1 pada 12 September 2019 Pukul 18.30 WIB.

Tomimah, 2019. Wawancara dengan Masyarakat Desa Pakis 1 pada 12 September 2019 Pukul 15.00 WIB.

Winataputra & Budimansyah, 2012. Civic education: Konteks, Landasan, bahan ajar, dan kultur kelas, Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan SPS UPI Bandung.

Yudistira, 2016. Aktualisasi & Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menumbuh Kembangkan Karakter Bangsa, Seminar Nasional Hukum, Volume 2 Nomor 1.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/sb.v17i1.8499

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Center for Research and Community Development

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Jl. H. R. Soebrantas KM 15,5 ,Tuah Madani, Tampan,

Pekanbaru, Riau 28293

Indexed By:

 

     

      

Statistik Pengunjung