Rancang Bangun Perangkat Lunak Transformasi Wavelet Haar Level 3 Pada Least Significant Bit (Lsb) Steganography

Authors

  • Abdul Haris Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Febi Yanto Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Abstract

Least Significant Bit Steganography bekerja dengan menyisipkan beberapa bit teks informasi ke
beberapa bit terakhir citra carrier dan hanya menyebabkan perubahan beberapa bit pada citra carrier
tersebut sehingga tidak berbeda jauh dari sebelumnya, minimal tidak dapat dibedakan oleh indra visual
manusia. Dalam steganografi, setiap informasi yang disisipkan harus dapat di-retrieve kembali untuk
dibaca. Retrieving informasi dilakukan dengan cara mengumpulkan kembali bit-bit rahasia pada citra
carrier yang telah ditanami bit-bit informasi tersebut. Untuk mengumpulkan bit-bit rahasia ini maka
diperlukan informasi dimana persisnya letak bit-bit tersebut. Dalam transformasi wavelet haar, citra carrier
akan didekomposisi menjadi 4 subband baru untuk menggantikan citra semula. Pengembangan penelitian
ini, transformasi akan dilakukan 3 level sehingga subband area penyisipan akan berukuran 1/64 kali
carrier asli dan keseluruhan subband atau kombinasi subband level 3 akan digunakan sebagai area
embedding. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemilihan kombinasi subband terhadap
kualitas citra steganografi dan informasi yang telah disisipkan. Dari hasil pengujian, nilai PSNR yang
berbeda membuktikan bahwa pemilihan kombinasi subband terbukti berpengaruh terhadap citra
steganografi dan terhadap informasi yang telah disisip, dengan hasil pengujian kombinasi subband LL
sebagai subband terbaik untuk penyisipan informasi dan menghasilkan citra steganografi yang berkualitas
tinggi yaitu 72.2628 dB untuk penyisipan maksimal informasi yang dapat disisip pada kombinasi tunggal
subband citra carrier.
Kata kunci : Carrier, Least Significant Bit, PSNR, Steganografi, Subband, Transformasi Wavelet Haar

References

N. F. Johnson, "Steganography," JJTC, 1995.

D. Putra, Pengolahan Citra Digital, Yogyakarta: Andi, 2010.

A. D. Association, TIFF Revision 6.0, Mountain View, CA: Adobe Systems Incorporated., 1992.

R. Munir, Pengolahan Citra Digital, ebook, 2004.

F. Rahmat, Steganografi Menggunakan Metode Least Significant Bit (Lsb) Dengan Modifikasi 4 Bit

Pada Media File Gambar Dan File Suara, Riau: Teknik Informatika UIN Suska Pekanbaru, 2012.

S. Jamasoka, "Perbandingan Steganografi pada Citra Gambar Graphics Interchange Format

dengan Algoritma Gifshuffle dan Metode Least Significant Bit," Makalah IF3058 Kriptografi, 2011.

P.-Y. Chen and H.-J. Lin, "A DWT Based Approach for Image Steganography," International

Journal of Applied Science and Engineering ISSN 1727-2394 , pp. 275-290, 2006.

Handayaningtyas, T. Sistem Penyembunyian File Document dengan Menggunakan Metode Least

Significant Bit (LSB) pada Citra Bitmap. Riau: Teknik Informatika UIN Suska Pekanbaru, 2011

Downloads

Published

2015-11-11

Issue

Section

Information Technology