Optimalisasi Kandungan Gizi Makanan Pada Penderita Diabetes Mellitus Menggunakan Metode Simpleks Modifikasi (Studi Kasus: Rumah Sakit Islam Ibnu sina Pekanbaru)
DOI:
https://doi.org/10.24014/jsms.v5i2.7638Abstract
Diabetes mellitus merupakan penyebab kematian nomor 4 terbesar di dunia dan menyebabkan kematian lebih banyak dibandingkan dengan penyakit lain sehingga di perlukan perhatian khusus. Penderita diabetes mellitus membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk meminimalisirkan kandungan gula. Permasalahannya adalah bagaimana cara mengoptimalkan kandungan gizi makanan penderita diabetes mellitus. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menyusun perencanaan konsumsi atau yang biasa kita sebut dengan diet untuk memenuhi kandungan gizi pada penderita diabetes mellitus. Penyelesaian masalah kandungan gizi pada penderita diabetes mellitus diperlukan suatu metode yang mampu menyelesaikan permasalahan dengan tujuan lebih dari satu yaitu model Goal Programming. Salah satu metode goal programming yang digunakan adalah metode simpleks modifikasi. Hasil perhitungan diperoleh bahwa jumlah konsumsi yang optimal untuk penderita diabetes mellitusadalah jumlah beras yang dikonsumsi sebanyak 3,808 gr per sekali makan, jumlah tempe yang dikonsumsi sebanyak 0,109 gr per sekali makan dan jumlah telur yang dikonsumsi sebanyak 2,712 gr per sekali makan dengan biaya minimum sebesar Rp 44.910. Berdasarkan penelitian ini diperoleh bahwa kandungan gizi energi, lemak dan karbohidrat terpenuhi karena nilainya masih berada dalam batas interval yang ada, sedangkan untuk kandungan gizi protein tidak terpenuhi karena melebihi batas interval.
Downloads
Published
Issue
Section
License
JSMS : Jurnal Sains Matematika dan Statistika operates an Open Access policy under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.