Efektifitas Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Mengurangi Burnout Belajar Pada Perkuliahan Bimbingan dan Konseling Keluarga di Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Bengkulu

Anna Ayu Herawati, Vira Afriyati, Suci Habibah, Cici Pratiwi

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum optimalnya pembelajaran di kelas dengan metode ceramah, Mahasiswa mengalami kejenuhan belajar yang disebut dengan burnout belajar. Upaya yang dilakukan dalam mengurangi tingkat burnout belajar mahasiswa adalah dengan menggunakan media pembelajaran berbasis blended learning. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas penggunaan media pembelajaran berbasis blended learning untuk mengurangi tingkat burnout belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa BK UNIB semester 3B. Instrument penelitian yang digunakan adalah skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis blended learning efektif untuk mengurangi burnout belajar mahasiswa. Implikasi hasil penelitian ini adalah dapat dijadikan bahan masukan bagi dosen untuk memanfaatkan media pembelajaran berbasis blended learning dalam perkuliahan.

 

Kata kunci: Burnout Belajar, Blended Learning.


Full Text:

PDF

References


Bahrer-Kohler, S. (2012). Burnout for Expert: Prevention in the context of living and working. London: Springer Science & Business Media

Carman, J,M. 2005.Blended Learning Design: Five Key Ingredients. diunduhdarimelaluihttp://www.agilantlearning.edu/pdf/blended(tanggal2Mei2016)

Cherniss, C. (1980). Staff Burnout : Job Stress in the Human Services. California: Sage Publications.

Demerouti, E. et al. (2002). From Mental Strain to Burnout. Diakses dari https://www.researchgate.net/profile/FriedhelmNachreiner/publication/46629458Frommentalstraintoburnout/links/0fcfd5062e0a0145b0c000000.pdf. pada tanggal 23 februari, jam 01:07 WIB

Driscoll, M. (2002) Blended Learning: Let’s Get beyond the Hype. IBM Global Services.

Firmansyah, R. (2012). Efektivitas Teknik Self Instruction Untuk Mereduksi Gejala Kejenuhan Belajar Siswa.SkripsiJurusan PPB-FIP UPI.

Frajerman, A., Morvan, Y., Krebs, M. O., Gorwood, P., & Chaumette, B. (2019). Burnout in medical students before residency: A systematic review and meta-analysis. European Psychiatry, 55, 36–42. https://doi.org/10.1016/j.eurpsy.2018.08.006

Graham, C. R. (2006). Blended learning systems: Definition, current trends, and future directions. San Francisco, CA: John Wiley & Sons, Inc.

Graham, C.R. (2004). Blended Learning Systems: Definition, Current Trends, and Future Directions. Diakses darihttp://www.publicationshare.com/grahamintro.

Heinze, A. (2008). Blended learning : An interpretive action reseach study. Disertasi doktor, tidak diterbitkan, University of Salford, Salford, UK

Husamah. (2014). Pembelajaran Bauran (Blended Learning) Terampil Memadukan Keunggulan Pembelajaran Face-To-Face, E-learning Offline-Online, dan Mobile Learning. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Maslach, C., & Leiter, M P. (1997). The Truth About Burnout : How Organizations Cause Personal Stress. San Francisco: Jossey-Bass.

Nurwangid, Purwanti., & Fathiyah (2010). Penerapan Bimbingan Kelompok (Grub Activity) dalam Mengatasi Burnout Bersekolah Pada Siswa Sekolah Dasar. Laporan Penelitian Kelompok. Universitas Negeri Yogyakarta.

Rahman, U. (2007). Mengenal Burnout Pada Guru. Jurnal Lentera Pendidikan edisi X No. 2

Ramsay, G. 2001. Teaching and Learning with Information and Communication Technologi: succes through a whole school approach. National educational computing conference, Chicago. July 25-27.

Salmela-Aro,dkk, 2009.”School Burnout Inventory (SBI) Reability and Validity”, European Journal of Psychological Assesment, No. 25 (1)

Schaufeli, W. B., & Bruunk, B. P. (1996). Professional Burnout. Diakses dari http://www.wilmarschaufeli.nlpublications/Schaufeli/043.pdf.pada tanggal 28 januari 2018

Schaufeli, W. B., & Bruunk, B. P. (1996). Professional Burnout. Diakses dari http://www.wilmarschaufeli.nlpublications/Schaufeli/043.pdf.pada tanggal 28 januari 2016, jam 13.56 WIB

Slivar, 2001. The Syndrome of Burnout Companion to Study and Practice : Critical

Slivar, B. (2001). The Syndrome of Burnout, Self Image, and Anxiety With Grammar School Student. Horizons of Psychology, 10, 2, 21-32.

Sonhadji, A. 2013. Manusia, Teknologi, dan Pendidikan Menuju Peradaban Baru. Malang: Penerbit Universitas Negeri Malang. Tim Pengembang LMS Universitas

Staker, H., Horn, M.B. 2012 Classifying K-12Blended Learning. Innosight Institute.

Suwarjo & Diana Septi Purnama. (2014). Model Bimbingan Pengembangan Kompetensi Pribadi Sosial Bagi Siswa SMA yang Mengalami Kejenuhan Belajar (Burnout). Universitas Negeri Yogyakarta. Tidak Diterbitkan.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/egcdj.v3i2.10784

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Educational Guidance and Counseling Development Journal



INDEXED BY:

      

EGCDJ is published by Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Mailing Address:

Gedung PMU Lt. II Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau  
Jl. H.R. Soebrantas Km. 15 No. 155, Pekanbaru - Riau 28293, Email: egcdj.bk@uin-suska.ac.id

Creative Commons License
EGCDJ is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats