Pengaruh Penambahan Biji Jarak dalam Briket Campuran Batubara Peringkat Rendah dan Cangkang Sawit (Bio-Briket) terhadap Laju Pembakarannya

Mahidin Mahidin

Abstract


Penggunaan biomassa sebagai bahan bakar pendamping, disamping untuk mereduksi emisi gas yang dihasilkan selama proses pembakaran, juga ditujukan untuk mempermudah penyulutan awal batubara. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengamati pengaruh kandungan perekat dan rasio bahan bakar terhadap laju pembakaran bio-briket yang dibuat dengan mencampurkan batubara peringkat rendah dan cangkang sawit. Perekat yang digunakan dalam riset ini adalah biji jarak pagar. Kandungan perekat dalam bio-briket adalah (% berat) 25, 20, 15, 10, dan 5. Rasio batubara terhadap cangkang sawit adalah (dalm berat) 90:10, 80:20, 70:30, 60:40, dan 50:50. Laju pembakaran didefenisikan sebagai combustion weight-loss ratio (CWR). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perubahan kandungan perekat (biji jarak) tidak memberikan efek yang signifikan terhadap laju pembakaran, tetapi rasio bahan bakar memperlihatkan pengaruh yang lebih seignifikan dimana laju pembakaran meningkat dengan meningkatnya jumlah cangkang sawit dalam bio-briket.


Keywords


batubara peringkat rendah, cangkang sawit, bio-briket, biji jarak, combustion weight-loss ratio

Full Text:

PDF

References


Crelling, J. C., E. J. Hippo dan B. A. Woerner, 1992, Combustion Characteristics of Selected Whole Coals and Macerals, Fuel, Vol. 71, 151-158.

Gani, A., Mahidin dan Khairil, 2010, Studi Pembuatan Bio-briket dan Uji Karakteristik Pembakaran-nya untuk Penggunaan di Industri Rumah Tangga, Jurnal Teknik Mesin, Vol. 10, 156-165.

Hughes, E. E. dan D. A. Tillman, 1998, Biomass cofiring: Status and prospects 1996, Fuel Processing Technology, Vol. 54, 127-142.

Ma, S., J. O. Hill dan S. Heng, 1989, A Thermal Analysis Study of the Combustion Characteristics of Victorian Brown Coals, Journal of Thermal Analysis, Vol. 35, 1985-1996.

Mahidin, Y. Ogaki, H. Usui dan O. Okuma, 2003, The Advantages of Vacuum-treatment in the Thermal Upgrading of Low-rank Coals on the Improvement of Dewatering and Devolatilization, Fuel Processing Technology, Vol. 84, 147-160.

Mahidin, Khairil, Adisalamun dan A. Gani, 2009, Karakteristik Pembakaran Campuran Batubara Peringkat Rendah, Cangkang Sawit dan Campurannya dalam Fluidized Bed Boiler”, Jurnal Reaktor, Vol. 12, 253-259.

Martin, C., M. A. Villamanan, C. R. Chamorro, J. Otero, A. Cabanillas dan J. J. Segovia, 2005, “Low-grade coal and biomass co-combustion on fluidized bed: exergy analysis”, Energy, Vol. 31, 330-344.

Priambodo, A., 2006, “Biomass Gasification in Indonesia”, Presented in the IEA Task 33 Meeting, Dresden, Germany, June 12-14.

Skodras, G., P. Grammelis, P. Samaras, P. Vourliotis, E. Kakaras dan G. P. Sakellaropoulos, 2002, Emissions Monitoring during Coal-Waste Wood Co-combustion in an Industrial Steam Boiler, Fuel, Vol. 81, 547-554.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Sains dan Teknologi Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SUSKA RIAU

Kampus Raja Ali Haji
Gedung Fakultas Sains & Teknologi UIN Suska Riau
Jl.H.R.Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293
Email: sitekin[at]uin-suska[dot]ac[dot]id
© 2015 SITEKIN, ISSN 2407-0939
Creative Commons License
SITEKIN by http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php