Implementasi Additive Ratio Assessment Model untuk Rekomendasi Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan

Fitriani Muttakin, Kartika Nadim Fatwa, Sarbaini Sarbaini

Abstract


Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui berbagai program mengkoordinir dan menyalurkan berbagai program bantuan sosial dan subsidi bagi masyarakat yang berada pada golongan prasejahtera, diantaranya yaitu Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini merupkan langkah yang bertujuan  untuk memberikan dukungan ekonomi kepada keluarga dengan kondisi dibawah garis kemiskinan. Program ini menerapkan conditional cash transfer (CCT) dengan fokus kepada aspek-aspek peningkatan kesehatan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga, dan  peningkatan pendidikan anak. Proses seleksi calon penerima manfaat PKH didapatkan dari analisis dan pertimbangan yang dilakukan oleh petugas pendamping PKH, sehingga keputusan yang dihasilkan rentan terhadap isu bias penilaian individu. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang dapat meminimalkan subjektifitas dalam menentukan penerima manfaat PKH. Decision support systems (DSS) merupakan salah satu salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memberikan solusi agar penyampaian manfaat PKH lebih tepat sasaran. Pada makalah ini, model additive ratio assessment (ARAS) dipilih untuk membantu pendamping PKH melakukan penilaian alternatif terbaik penerima manfaat PKH. ARAS dipilih karena kesesuaian dengan proses bisnis dan kriteria yang ditentukan oleh Kementerian Sosial dalam menentukan calon penerima manfaat PKH. Pada hasil eksperimen ditunjukkan bahwa ARAS mampu melakukan pemilihan dan memberikan alternatif terbaik penerima manfaat PHK dengan menggunakan kriteria yang ada.

 


Full Text:

PDF

References


Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, “Program Keluarga Harapan (PKH),” Kementerian Sosial Republik Indonesia, 2019. [Online]. Available: https://kemensos.go.id/program-keluarga-harapan-pkh.

Kementerian Sosial, “Pedoman Pelaksanaan PKH Tahun 2019,” pp. 1–69, 2019.

E. Rahmawati and B. Kisworo, “Peran Pendamping dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin melalui Program Keluarga Harapan,” J. Nonform. Educ. Community Empower., vol. 1, no. 2, pp. 161–169, 2017.

A. S. Nadeak, “Penerapan Metode Aras ( Additive Ratio Assessment ) Dalam Penilaian Guru Terbaik,” Semin. Nas. Teknol. Komput. Sains, vol. 2, no. 2010, pp. 571–578, 2019.

D. Amara, D. Kartini, A. Farmadi, and I. Budiman, “Implementasi ARAS Melalui Pendekatan Interpolasi Linier pada Penyeleksian Peserta Magang,” vol. 8, no. 2, pp. 125–136, 2020.

R. Rostamzadeh, A. Esmaeili, A. Shahryari Nia, J. Saparauskas, and M. Keshavarz-Ghorabaee, “A Fuzzy ARAS Method for Supply Chain Management Performance Measurement in SMEs under Uncertainty,” Transform. Bus. Econ., vol. 16, pp. 319–348, 2017.

Betrisandi, “Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Pemberdayaan Untuk Kelompok Peternak Sapi Menggunakan Metode ARAS (Additive Ratio Assessment),” J. Sist. Inf. dan Tek. Komput., vol. 4, no. 1, pp. 40–46, 2019.

S. Alsukri, “Implementasi Program Keluarga Harapan (Pkh) Terhadap Keluarga Penerima Manfaat (Kpm) Di Kota Pekanbaru,” J. Ilm. Muqoddimah J. Ilmu Sos. Polit. dan Hummanioramaniora, vol. 4, no. 1, p. 26, 2020.

A. Ishizaka and S. Siraj, “Are multi-criteria decision-making tools useful? An experimental comparative study of three methods,” Eur. J. Oper. Res., vol. 264, no. 2, pp. 462–471, 2018.

D. A. Vijayakumar, “Comparison of Multi Criteria Decision Making Methods SAW and ARAS: An Application to Performance of Indian Pharmaceutical Companies,” J. Econ. Technol. Res., vol. 1, no. 2, p. p23, 2020.

B. Sarkar, “14 - Fuzzy decision making and its applications in cotton fibre grading,” in Soft Computing in Textile Engineering, A. Majumdar, Ed. Woodhead Publishing, 2011, pp. 353–383.

A. P. R. Pinem, T. Handayani, and L. M. Huizen, “Comparison of the ELECTRE, SMART and ARAS Methods in Determining Priority for Post-Natural Disaster RENAKSI Priorities,” Rekayasa Sist. dan Teknol. Inf., vol. 4, 2020.

E. K. Zavadskas and Z. Turskis, “A new additive ratio assessment (ARAS) method in multicriteria decision-making,” Technol. Econ. Dev. Econ., vol. 16, no. 2, pp. 159–172, 2010.

L. M. Huizen and A. P. R. Pinem, “Pemodelan Penentuan Prioritas Renaksi (Rencana Aksi Rehabilitasi & Rekonstruksi) Menggunakan Metode ARAS,” Pengemb. Rekayasa dan Teknol., vol. 16, no. 1, pp. 82–87, 2020.

J. H. Dahooie, E. K. Zavadskas, M. Abolhasani, A. Vanaki, and Z. Turskis, “A Novel Approach for Evaluation of Projects Using an Interval–Valued Fuzzy Additive Ratio Assessment (ARAS) Method: A Case Study of Oil and Gas Well Drilling Projects,” Symmetry (Basel)., vol. 10, no. 2, 2018.

N. Liu and Z. Xu, “An overview of ARAS method: Theory development, application extension, and future challenge,” Int. J. Intell. Syst., vol. 36, no. 7, pp. 3524–3565, 2021.

D. Radović et al., “Measuring Performance in Transportation Companies in Developing Countries: A Novel Rough ARAS Model,” Symmetry (Basel)., vol. 10, no. 10, 2018.

V. Kutut, E. K. Zavadskas, and M. Lazauskas, “Assessment of Priority Options for Preservation of Historic City Centre Buildings using MCDM (ARAS),” Procedia Eng., vol. 57, pp. 657–661, 2013.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/sitekin.v19i1.14786

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Fitriani Muttakin, Kartika Nadim Fatwa & Sarbaini




Editorial Address:
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SULTAN SYARIF KASIM RIAU

Kampus Raja Ali Haji
Gedung Fakultas Sains & Teknologi UIN Suska Riau
Jl.H.R.Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293
Email: sitekin@uin-suska.ac.id
© 2015 SITEKIN, ISSN 2407-0939

SITEKIN Journal Indexing:

Google Scholar | Garuda | Moraref | IndexCopernicus | SINTA


Creative Commons License
SITEKIN by http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php