Identifikasi dan Analisis Pengembangan Wisata Halal di Sumatera Barat Menggunakan Fuzzy Delphi Method

Dina Rahmayanti, Hafizh Ahmad, Khairunnisa Aswidra, Melfa Yola

Abstract


 Sumatera Barat merupakan salah satu dari tiga destinasi wisata halal di Indonesia yang ditetapkan oleh Kementrian Pariwisata. Hal ini tentunya dinilai dari potensi dan kesiapan Sumatera Barat dari berbagai aspek pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi wisata halal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan Fuzzy Delphi Method (FDM) yang dibagi kedalam dua tahap, tahap pertama menentukan faktor utama yang berpengaruh terhadap wisata halal dan tahap kedua dilakukan untuk menentukan  subfaktor yang merupakan detail faktor utama. Penelitian ini menggunakan lima orang pakar yang berasal dari pemerintahan, praktisi dan akademisi. Dari hasil penelitian didapat 36 Subfaktor yang berpengaruh terhadap pengembangan wisata halal dimana 27 subfaktor dikategorikan sebagai peluang, sedangkan 9 subfaktor dikategorikan sebagai tantangan. Penduduk Sumatera Barat yang hampir seratus persen beragama islam menjadi potensi besar pengembangan wisata halal, namun dari hasil penelitian ini diketahui bahwa sikap masyarakat yang dinilai kurang ramah menjadi tantangan dalam pengembangan wisata halal di Sunatera Barat. Peluang akan mendorong pengembangan wisata halal, sedangkan tantangan jika tidak ditindak lanjuti akan menjadi faktor penghambat berkembangnya wisata halal di Sumatera Barat. Diperlukan kerjasama setiap pihak baik pemerintan, swasta sebagai pengelola dan masyarakat untuk mengubah tantangan tersebut menjadi suatu potensi di Sumatera Barat.


Full Text:

PDF

References


Arrifiyyati, m. F. Et al. (2020). Wisata halal trend baru industri. Jurnal penelitian, xiv(1), 153-166.

Battour, m. & ismail, m.n. (2016). Halal tourism: concepts, practises, challenges and future. Tourism management perspectives, 19(b), 150-154.

Badan pusat statistik nasioanal 2020. Diakses 27 juni 2020 pada

Cheng, j.h., lee, c.m., dan tang, c.h. (2009). An application of fuzzy delphi and fuzzy ahp on evaluating wafer supplier in semiconductor industry. Wseas transaction on information science and applications. Volume 6, nomor 2, 756-767.

Chen, p. & hsieh, h. (2012.) Personalized mobile advertising: its key attributes, trends, and social impact. Technological forecasting & social change, 79: 543–557. Https://doi.org/10.1016/j.techfore.2011.08.011

Christyaningsih. (25 maret 2019). Masyarakat masih salah paham pengertian wisata halal. Diakses 27 september 2020 dari https://nasional.republika.co.id/berita/gaya-hidup/travelling/19/03/25/pox1lw459-masyarakat-masih-salah-paham-pengertian-wisata-halal.

Djakfar, m. (2017). Pariwisata halal perspektif multi dimensi. Ed.1 malang: uin maliki press.

El-gohary, h. (2016). Halal tourism, is it really halal?. Tourism management perspektives, 19(b), 124-130.

Badan pusat statistik, 2020.

Farnad, a.d.p. (2016). The application of fuzzy delphi method (fdm) for evaluating the factors affecting sustainable tourism in order to develop a model for sustanable tourism. Journal of business and management (iosr-jbm) e-issn: 2278-487x, p-issn: 2319-7668. 18(9), 23-29.

Fattkurohman. (2017). Developing yogyakarta’s halal tourism potential for strengthening islamic economy in indonesia. Afkaruna, 8(1), 1-16.

Febriansyah, h. Et al. (2020). Pengembangan pariwisata halal di indonesia melalui konsep smart tourism. Tornare, 2(1), 30-34.

Ma, z., shao, c., ma, s., & ye, z. (2011). Constructing road safety performance indicators using fuzzy delphi method and grey delphi method. Expert systems with applications, 38: 1509–1514.

Maulana, a. (2020). Preferensi masyarakat jakarta terhadap wisata halal dan pengaruhnya terhadap minat berkunjung, jakarta: universitas islam negeri (uin) syarif hidayatullah.

Nurbaiti. (2019). Perkembangan minat masyarakat terhadap produk halal dan label halal indonesia: google trends analysis. Jakarta, universitas trisakti.

Mohsin, a. Et al. (2016). Halal tourism: emerging opportunities. Tourism management perspectives, 19(b), 137-143.

Rimet. (2019). Strategi pengembangan wisata syariah di sumatera barat : analisis swot (strength, weakness, opportunity, threath). Jurnal rumpun ekonomi syariah, volume 2, nomor 1, juni 2019. P-issn 2654-3923. E-issn 2621-605.

Rozalinda rozalinda, nurhasnah nurhasnah, sri ramadhan. (2019). Industri wisata halal di sumatera barat: potensi, peluang dan tantangan. Jurnal kajian islam, 4(1), 45-56.

Satriana, e. D. & faridah, h. D. (2018). Wisata halal trend baru industri. Halal Product and Research, 1(2), 32-43.

Subarkah, A. R. (2018). Potensi dan prospek wisata halal dalam meningkatkan ekonomi daerah (Studi Kasus: Nusa Tenggara Barat). Sosial Politik, 4(2), 49-72.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/sitekin.v18i2.12356

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Sains, Teknologi dan Industri




Editorial Address:
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SULTAN SYARIF KASIM RIAU

Kampus Raja Ali Haji
Gedung Fakultas Sains & Teknologi UIN Suska Riau
Jl.H.R.Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293
Email: sitekin@uin-suska.ac.id
© 2015 SITEKIN, ISSN 2407-0939

SITEKIN Journal Indexing:

Google Scholar | Garuda | Moraref | IndexCopernicus | SINTA


Creative Commons License
SITEKIN by http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php